M O M S M O N E Y I D
Bugar

Simak 4 Cara Memilih Produk Perawatan Kulit Bayi Baru Lahir

Penulis: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Jangan asal pilih, Anda bisa coba cara memilih produk perawatan kulit bayi baru lahir. Seperti yang Anda tahu, bayi baru lahir cenderung memiliki kulit yang lebih sensitif.

Dilansir dari situs kesehatan asal Amerika, WebMD, bayi yang baru lahir membutuhkan produk perawatan kulit, seperti lotion bayi serta sabun dan shampoo bayi yang bebas pewarna dan pewangi, khususnya ketika bayi baru lahir mengalami kondisi kulit ruam akibat kulit kering.

Sehingga Anda harus memilih produk perawatan kulit bayi yang tepat. Sebelum membeli, hal paling penting yang harus Anda lakukan adalah memperhatikan kandungan bahan yang ada di dalamnya. 

Maka dari itu, simak beberapa cara memilih produk perawatan kulit bayi baru lahir dikutip dari aveeno.co.id, yaitu: 

Baca Juga: Hindari Keluar di Siang Hari, Masih Ada Sinar UV Berbahaya Tinggi hingga Ekstrem!

1. Cek Kondisi dan Kemasan Produk

Cara pertama memilih produk perawatan kulit bayi baru lahir adalah cek kondisi dan kemasan produk. Sebelum memilih produk perawatan kulit bayi baru lahir, pastikan terlebih dahulu tanggal kadaluarsa produk dan jangka waktu produk dapat bertahan setelah kemasan dibuka.

Jangan lupa juga untuk mengecek kondisi kemasan produk, pilih produk yang masih tersegel rapat, tidak penyok, dan tidak kotor

2. Baca Label Kemasan dengan Cermat

Cara memilih produk perawatan kulit bayi selanjutnya adalah baca label kemasan dengan cermat. Sebisa mungkin, perhatikan label kemasan produk perawatan kulit bayi baru lahir dengan cermat ya.

Sebaiknya hindari sabun bayi yang mengandung antiseptik, (fenol, kresol), deodoran (triklosan, heksaklorofen), maupun detergen seperti sodium lauryl sulphate (SLS) yang dapat menimbulkan iritasi maupun sodium laureth sulphate (SLES) yang beracun bila terserap kulit bayi.

Baca Juga: 5 Tips Tetap Eksis Liburan saat Bokek, Coba yuk

3. Hindari Kandungan yang Dapat Menyebabkan Iritasi

Berikutnya, Anda harus menghindari kandungan yang dapat menyebabkan iritasi. Secara umum, ada beberapa kandungan bahan dalam skincare bayi yang sebaiknya dihindari saat memilih produk perawatan kulit bayi baru lahir agar kulitnya terhindar dari risiko alergi.

Bahan-bahan yang tersebut antara lain pewangi, pewarna sintetis, parabens, phthalates, formaldehyde, propylene glycol, dan sulfates.

4. Jangan Ragu Berkonsultasi dengan Expert

Cara memilih produk perawatan kulit bayi lainnya adalah jangan ragu berkonsultasi dengan expert. Jika bayi memiliki gejala ruam, kulit kering, dan pecah-pecah yang tidak hilang dalam beberapa hari, apalagi sampai disertai demam di atas 37°C, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan expert atau dokter bayi agar dapat direkomendasikan produk perawatan kulit bayi baru lahir yang tepat untuk merawat dan menjaga kulit bayi.

Jadi, itulah beberapa cara memilih produk perawatan kulit bayi baru lahir yang bisa Anda lakukan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.