MOMSMONEY.ID - Pemanis stevia dikenal sebagai salah satu alternatif pengganti gula yang lebih sehat. Dengan stevia Anda bisa tetap menikmati hidangan manis tanpa rasa bersalah.
Jadi, wajar saja jika pemanis ini banyak dipilih orang-orang yang sedang menjalankan hidup sehat, diet, serta orang dengan diabetes.
Nah, stevia sendiri sebenarnya nama populer dari bahan yang berasal dari tanaman Stevia rebaudiana. Daun tanaman ini mengandung sejumlah senyawa yang rasanya sangat manis, lo.
Baca Juga: Kadar Gula Darah Tinggi? Suplemen Ini Mampu Amankan Respons Insulin!
Saat diolah jadi pemanis, tingkat kemanisannya bisa mencapai 50 sampai 350 kali lipat gula pasir. Selain itu, pemanis stevia juga mengandung nol kalori dan hanya sedikit karbohidrat, jadi memang cocok banget dijadikan pengganti gula.
Meski begitu, di balik citra sehat yang selama ini populer di tengah masyarakat, pemanis stevia tetap punya kekurangan yang perlu Anda tahu ya.
Jadi, buat Anda yang sering mengonsumsi pemanis stevia, ada baiknya lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakannya.
Berikut beberapa kekurangan pemanis stevia yang perlu Anda ketahui, dikutip dari hellosehat.com:
Baca Juga: Makan Nasi Tanpa Lonjakan Gula Darah, Ikuti Kebiasaan Makan Unik Warga Jepang Ini
1. Tidak sepenuhnya alami
Tahukah Anda bahwa pemanis stevia itu tidak sepenuhnya alami?
Stevia yang dijual dan Anda konsumsi bukanlah bahan alami. Tetapi sudah dimurnikan dengan bahan kimia, seperti halnya dengan gula tebu.
Nah, jik mengonsumsi daun stevia secara langsung, maka bisa berbahaya untuk fungsi ginjal dan jantung Anda.
2. Memicu konsumsi makanan tinggi kalori
Kekurangan lainnya adalah stevia bisa memicu konsumsi makanan tinggi kalori.
Hal ini karena kandungan kalori pada stevia adalah nol. Oleh karena itu, banyak orang akhirnya memilih pemanis yang satu ini karena dirasa lebih aman daripada gula pada umumnya.
Akibatnya, Anda mungkin saja tidak sadar sudah mengonsumsi makanan tinggi kalori dalam jumlah yang besar.
Baca Juga: Gula Darah Stabil dan Berat Badan Turun Cepat Hanya dengan Mengonsumsi Buah Ini
3. Mengganggu pencernaan
Berhati-hatilah dalam mengonsumsi stevia, karena pemanis ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan.
Dalam sebuah jurnal Nutrients menemukan bahwa ada kaitannya antara konsumsi pemanis tanpa zat gizi seperti stevia dengan gangguan keseimbangan bakteri usus.
Efek dari mengonsumsi stevia bisa menyebabkan gangguan pencernaan berupa perut kembung dan diare.
4. Sebabkan kecanduan
Meskipun pemanis stevia memiliki banyak manfaat bagi keseimbangan, namun Anda tetap harus bijak dalam mengonsumsinya ya.
Jika konsumsinya berlebihan tidak akan baik untuk tubuh. Stevia yang sudah melalui proses pemurnian kimia, hal ini bisa membuat konsumennya kecanduan. Ini sama halnya dengan sukrosa atau gula pasir.
Baca Juga: Bahaya Gula Darah Tinggi Akibat Salah Pilih Roti: Cek Kandungan Nutrisi
Batas aman mengonsumsi pemanis stevia
Lalu, berapa banyak batas aman dalam mengonsumsi pemanis stevia?
Menurut Food & Drug Administration (FDA), batas aman mengonsumsi stevia dalam sehari adalah 4 miligram per kilogram berat badan.
Meskipun stevia adalah pemanis alternatif pengganti gula yang lebih sehat, bahkan tidak mengandung kalori, namun Anda tetap harus mengonsumsinya secara bijak.
Di samping itu, beberapa penelitian yang meneliti tentang efek samping pemanis stevia sangatlah beragam.
Jadi, konsumsilah pemanis ini dengan bijak dan jumlah yang wajar saja. Tujuannya adalah untuk mengurangi efek samping yang mungkin terjadi pada tubuh Anda.
Itulah penjelasan tentang kekurangan pemanis stevia dan batas aman mengonsumsinya yang perlu Anda perhatikan agar tidak mendatangkan masalah pada tubuh Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News