MOMSMONEY.ID - Suplemen seperti probiotik dan vitamin D dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Suplemen kayu manis dibuat dari bubuk kayu manis utuh atau ekstraknya juga dapat membantu tubuh merespons insulin dengan lebih baik.
Marsha McCulloch, dokter ahli gizi dari Healthline.com menyebutkan bahwa varietas kayu manis Cassia yang bermanfaat untuk mengontrol gula darah mengandung kumarin. Kayu manis memiliki sifat antioksidan yang kuat untuk kesehatan sel.
Ia juga mendukung fungsi kardiovaskular yang sehat. Mari simak lebih lanjut berbagai rekomendasi suplemen terbaik yang bantu menurunkan kadar gula darah tinggi:
Baca Juga: Kenapa Gula Darah Naik Usai Bangun Tidur? Hentikan Kebiasaan Makan Jam 9 Malam!
1. Probiotik
Kerusakan pada bakteri usus dikaitkan dengan peningkatan risiko gula darah tinggi. Suplemen probiotik yang mengandung bakteri bermanfaat atau mikroba lainnya menawarkan berbagai manfaat kesehatan dan dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengolah karbohidrat.
2. Vitamin D
Kekurangan vitamin D dianggap sebagai faktor risiko signifikan untuk kenaikan kadar gula darah. Meningkatkan asupan vitamin D dapat memperbaiki fungsi sel pankreas yang memproduksi insulin dan meningkatkan respons tubuh terhadap insulin.
Vitamin D dapat memicu reaksi ringan hingga sedang dengan beberapa jenis obat.
3. Magnesium
Kadar magnesium dalam darah rendah biasa terjadi pada penderita gula darah tinggi. Mengonsumsi suplemen magnesium dapat membantu meningkatkan produksi insulin yang sehat dan kerja insulin di jaringan tubuh.
Suplemen magnesium dapat berinteraksi dengan beberapa obat, seperti diuretik dan antibiotik. Sebelum mulai mengonsumsi suplemen magnesium, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker mengenai potensi interaksi obat.
4. Asam Alfa-Lipoat
Asam alfa-lipoat atau ALA adalah senyawa mirip vitamin dan antioksidan kuat yang diproduksi di hati dan ditemukan dalam beberapa makanan. Senyawa ini ada di bayam, brokoli, dan daging merah.
Mengonsumsi suplemen ALA bersamaan dengan pengobatan gula darah tinggi bisa membantu menurunkan kadar gula darah. Suplemen ini juga dapat melindungi dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh gula darah tinggi.
ALA dapat mengganggu terapi untuk penyakit hipertiroid atau hipotiroid. Hindari dosis ALA yang sangat besar jika kekurangan vitamin B1 (tiamin) atau memiliki gangguan penggunaan alkohol.
5. Kromium
Kekurangan kromium mengurangi kemampuan tubuhuntuk menggunakan karbohidrat yang diubah menjadi gula sebagai energi dan meningkatkan kebutuhan insulin. Kromium dapat meningkatkan efek insulin atau mendukung aktivitas sel pankreas yang memproduksi insulin.
Obat-obatan tertentu seperti antasida dan obat lain yang diresepkan untuk mengatasi mulas dapat mengurangi penyerapan kromium.
6. Zinc
Zinc adalah mineral penting dalam beberapa makanan dan juga dijual sebagai suplemen makanan. Senyawa ini terlibat dalam banyak aspek metabolisme sel dan juga merupakan peniru insulin.
Zinc mengaktifkan jalur seluler yang mengatur metabolisme sel dan respons fisiologis lainnya. Itulah mengapa zinc diidentifikasi berpotensi bermanfaat dalam menurunkan kadar gula darah.
7. Asam folat
Folat adalah vitamin B yang terdapat dalam banyak makanan dan diperlukan untuk membuat DNA dan materi lainnya. Salah satu bentuk folat yang dikenal sebagai asam folat terdapat dalam banyak suplemen makanan dan ditambahkan dalam makanan tertentu.
Asupan folat yang lebih tinggi dapat menurunkan kadar glukosa plasma pada penderita sindrom metabolik.
8. Asam lemak omega-3
Asam lemak omega-3 terdapat dalam makanan seperti ikan dan biji rami atau suplemen. Suplemen ini dapat mengontrol kadar gula darah dengan baik. Ada tiga jenis utama asam lemak omega-3:
- Asam alfa-linolenat (ALA)
- Asam eikosapentaenoat (EPA)
- Asam dokosaheksaenoat (DHA)
9. Suplemen serat
Serat adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh. Serat terdapat dalam banyak makanan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan polong-polongan.
Suplemen serat terbagi menjadi dua kategori:
- Serat alami seperti inulin, psyllium, atau ß-glukan
- Serat buatan seperti dekstrin gandum atau metilselulosa.
Penambahan serat pembentuk gel atau serat larut seperti β-glukan dapat meningkatkan viskositas makanan yang tidak tercerna di usus kecil, sehingga menjadi lebih kental. Hal ini memperlambat interaksi antara enzim pencernaan dan nutrisi seperti glukosa yang dapat menunda penyerapan.
Baca Juga: Menyusui Tekan Risiko Gula Darah Tinggi Lo, Moms: Ini Manfaat Nyatanya!
Hal ini dapat menyebabkan lonjakan glukosa setelah makan yang lebih rendah dan kontrol glikemik yang lebih baik. Penambahan suplemen serat larut pada pasien gula darah tinggi dapat menurunkan BMI (indeks massa tubuh), glukosa puasa, hemoglobin A1C, dan penanda resistensi insulin lainnya.
Demikian rekomendasi suplemen membantu menurunkan kadar gula darah tinggi, semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News