MOMSMONEY.ID - Momen mudik dan libur Lebaran telah berakhir. Masyarakat pun kembali ke rutinitas, membawa berbagai berita dan pengalaman. Namun di balik itu, ada satu hal penting yang sering terlewat, kondisi aset pasca periode liburan Lebaran.
Rumah yang ditinggalkan selama mudik, kendaraan yang digunakan untuk perjalanan jarak jauh, hingga berbagai potensi risiko yang mungkin terjadi selama periode tersebut menjadi pengingat bahwa perlindungan finansial tidak boleh diabaikan, bahkan setelah Lebaran usai.
Dalam perspektif asuransi umum, Ruthania Martinelly, Head of Brand & Corporate Communications PT Sompo Insurance Indonesia, mengatakan, momen pasca mudik justru menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi risiko terhadap aset yang dimiliki, sekaligus memastikan perlindungan yang ada masih relevan dan memadai.
Di sinilah pentingnya asuransi aset sebagai upaya perlindungan menyeluruh terhadap berbagai risiko yang dapat berdampak pada properti maupun kepemilikan berharga lainnya.
Waktu yang tepat
Periode pasca-Lebaran sering kali diiringi dengan meningkatnya risiko kerugian, seperti kerusakan rumah akibat faktor lingkungan, potensi pencurian, maupun penurunan performa kendaraan setelah digunakan dalam perjalanan jarak jauh.
Tanpa perlindungan yang memadai, risiko-risiko tersebut dapat berdampak langsung pada kondisi keuangan keluarga. Oleh karena itu, evaluasi terhadap aset menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan semuanya tetap dalam kondisi aman dan terlindungi.
Baca Juga: Biaya Kesehatan dan Klaim Melonjak, Saatnya Perkuat Proteksi
"Perlindungan asuransi seringkali baru terasa manfaatnya ketika musibah terjadi," kata Ruthania dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3).
"Padahal, dengan menyadarinya lebih awal, kita dapat melakukan langkah antisipasi secara lebih matang dan tepat sasaran. Terlebih di tengah situasi rawan bencana alam akhir-akhir ini, maupun risiko lainnya terhadap aset kita," ujarnya.
Lakukan pengecekan penyeluruh
Setelah kembali ke rumah, sebaiknya lakukan pengecekan kondisi rumah, termasuk instalasi listrik dan sistem keamanan yang sempat ditinggalkan saat mudik. Kendaraan yang digunakan untuk perjalanan mudik juga perlu diperiksa guna memastikan tidak ada kerusakan tersembunyi.
Pahami kembali polis asuransi yang dimiliki termasuk cakupan perlindungan dan prosedur klaim – untuk membantu memastikan bahwa perlindungan dapat digunakan secara optimal saat dibutuhkan.
"Mudik mungkin telah usai, namun potensi risiko tetap ada dalam kehidupan sehari-hari. Dengan langkah sederhana seperti evaluasi aset dan pemahaman perlindungan yang dimiliki, masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan lebih tenang dan terlindungi secara finansial," tutup Ruthania.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News