M O M S M O N E Y I D
Bugar

Selain Penderita Diabetes, 4 Kriteria Orang Ini Wajib Mengurangi Kadar Gula Tubuh

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Siapa saja sih yang harus menurunkan kadar gula dalam tubuhnya? 

Inilah beberapa orang yang wajib mengurangi kadar gula dalam tubuhnya selain penderita diabetes dan harus diwaspadai. 

Mengonsumsi gula terlalu banyak bisa mendatangkan berbagai penyakit dan memperparah kondisi kesehatan yang sudah ada. 

Oleh karena itu, mengurangi asupan gula sangat disarankan apalagi penderita diabetes.

Selain penderita diabetes, dilansir dari Eat This, Not That!, inilah beberapa orang yang wajib mengurangi kadar gula dalam tubuhnya, antara lain: 

Baca Juga: Sering Sakit Pinggang! Ini 5 Penyakit yang Ditandai Sakit Pinggang Berlebihan

1. Orang dengan riwayat keluarga penyakit jantung

Kriteria orang yang wajib mengurangi gula pertama adalah orang dengan riwayat keluarga penyakit jantung. 

Orang yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga juga harus memperhatikan asupan gulanya.

Pasalnya, mengonsumsi gula berlebihan dapat berkontribusi pada penambahan berat badan yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes. 

Jadi, hindari konsumsi gula terlalu banyak terutama minuman manis. Ini karena minuman manis mengandung kalori yang tinggi tapi tidak memberikan nutrisi apapun.

Sebaiknya, konsumsi lebih banyak buah dan sayuran atau minumlah minuman tanpa pemanis. 

2. Orang dengan tekanan darah tinggi

Kriteria orang yang wajib mengurangi gula kedua adalah orang dengan tekanan darah tinggi. 

Tekanan darah tinggi adalah masalah yang terbilang umum dan pola makan memainkan peran besar dalam mengelola tingkat tekanan darah.

Oleh sebab itu, orang dengan tekanan darah tinggi sangat disarankan untuk memantau berapa banyak gula yang dikonsumsi setiap hari. 

Menurut penelitian pada tahun 2019 yang diterbitkan di Nutrients, penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa menurunkan tekanan darahnya dengan mengurangi asupan gula.

Studi ini juga menemukan bahwa mengganti gula tambahan dengan sumber gula alami seperti buah juga dapat membantu. 

3. Anak-anak dan orang dewasa

Kriteria orang yang wajib mengurangi gula ketiga adalah anak-anak dan orang dewasa. 

Selain ketiga kriteria di atas, anak-anak dan orang dewasa yang tidak memiliki kondisi kesehatan tertentu juga sangat disarankan untuk mengurangi gula. 

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan bahwa anak-anak dan orang dewasa harus fokus untuk menurunkan asupan gula sebanyak yang mereka bisa.

Hal ini dilakukan untuk membantu mencegah berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan asupan gula berlebih. 

Baca Juga: Makanan yang Sering Kita Konsumsi! Ini 5 Makanan yang Tidak Baik untuk Ginjal

4. Orang dengan depresi dan gangguan kecemasan

Kriteria orang yang wajib mengurangi gula terakhir adalah orang dengan depresi dan/atau gangguan kecemasan. 

Mengurangi asupan gula memang bukan solusi untuk mengatasi depresi atau gangguan kecemasan.

Perlu Anda tahu bahwa mengonsumsi banyak gula tambahan bisa menyebabkan peradangan kronis.

Oleh sebab itu, Anda yang sedang melawan depresi atau gangguan kecemasan wajib mengurangi asupan gula. 

Selain itu, sebaiknya Anda fokus saja pada peningkatan asupan buah, sayuran, daging tanpa lemak, serta biji-bijian. 

Itulah beberapa orang yang wajib mengurangi kadar gula dalam tubuhnya selain penderita diabetes dan harus diwaspadai. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Ranking BWF: Jonatan Nomor 1 Dunia, Rachel/Febi Masuk 10 Besar

Update Ranking Dunia BWF, Jonatan Christie resmi menduduki peringkat nomor satu dunia di sektor tunggal putra.

Digelar Oktober, Langkah Membumi Market Pertemukan Brand Berkelanjutan & Konsumen

Blibli Tiket Action menghadirkan Langkah Membumi yang tahun ini mengusung konsep Langkah Membumi Market (LMM) 2026.​

Bitcoin cs Rebound Tajam, Cek Katalis Pemicu dan Prospek Harganya

Bitcoin dan sejumlah aset kripto menguat tajam dalam sepekan terakhir. Simak katalis pendorong reli dan prospek harga sampai akhir tahun.

Cari Emas dengan Spread Tipis? Cek Selisih Harga Jual-Buyback Tiap Merek

Spread emas pada hari ini, 25 Agustus 2026, relatif stabil. Spread harga emas di Pegadaian menjadi satu-satunya yang melebar.  

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Naik, Antam Tertinggi Rp 2.628.000

Harga buyback emas hari ini, 25 Agustus 2026, naik pada seluruh merek yang dipantau. Antam mencatat kenaikan terbesar.

Hujan Lebat Tetap Guyur Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (26/8)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 26 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 26 Agustus 2026, Segera Selesaikan Proyekmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 26 Agustus 2026, cek karier, keuangan, asmara, kesehatan Aries hingga Pisces yang terbaru di sini.​

Ramalan Shio Besok Rabu 26 Agustus 2026, Pandai Adaptasi Segala Situasi

Simak ramalan shio besok Rabu 26 Agustus 2026, cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, cinta dan kesehatan yang lengkap di sini.​

Harga Emas Dunia Konsolidasi di US$ 4.600, Citigroup Naikkan Target Harga

Harga emas dunia terkoreksi tipis setelah reli sekitar 7% sepekan. Namun, Citigroup mengerek naik target harga emas tiga bulan ke depan.

Gempa Susulan NTT Tembus 7.000, Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu ke Depan

Gempa susulan pasca gempa utama M7,7 Flores NTT menembus 7.000 gempa, bisa berlangsung hingga 4 minggu ke depan