M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Schroders Indonesia: Kinerja IHSG Turun Sejak Februari, Ini Sederet Penyebabnya!

Schroders Indonesia: Kinerja IHSG Turun Sejak Februari, Ini Sederet Penyebabnya!
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Pasar saham Indonesia sedang tidak baik-baik saja. IHSG anjlok lebih dari 5% pada sesi pertama perdagangan Selasa (18/3). Kondisi ini berujung pada penghentian perdagangan sementara atau trading halt oleh  Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Jika melihat ke belakang, kinerja IHSG yang menurun sudah terjadi sejak bulan lalu. Tercatat pada Februari IHSG ditutup melemah 11,8% secara bulanan. 

Berdasarkan Monthly Market Review, Rizky Hidayat Investment Specialist Schroders Indonesia, sentimen negatif yang membuat kinerja IHSG anjlok yang pertama adalah investor asing membukukan outflow dari pasar saham sebesar Rp 18 triliun. 

"Pasar saham Indonesia menghadapi tantangan berat di bulan Februari karena outflow asing terjadi dalam jumlah besar-besaran," kata Rizky, dalam video laporan bulanan pasar, Senin (17/3).

Kedua, kekecewaan investor terhadap laba bersih dari sektor perbankan yang memang menghadapi normalisasi setelah periode yang kuat pasca-pandemi. 

Ketiga, rupiah melemah sampai di atas Rp 16.500 per dollar AS. 

Baca Juga: IHSG Melorot 3,84% ke 6.223 pada Selasa (18/3), BRPT, MAPI, AMRT Jadi Top Losers LQ45

Keempat, ketidakpastian seputar Danantara yang diumumkan pemerintah pada akhir bulan lalu. 

"Investor asing dan juga lokal turut bertanya mengenai kebijakan Danantara terhadap manajemen dan juga dividen BUMN besar," kata Rizky. 

Tidak hanya itu, investor juga mempertanyakan mengenai kebutuhan dana yang cukup besar untuk membayar program Danantara dan bagaimana Danantara ataupun pemerintah berencana membiayai atau fund rising untuk program tersebut.

Sementara, kondisi dari global juga turut menekan IHSG. Rizky mengatakan makroekonomi Amerika Serikat (AS) juga dalam keadaan yang tidak baik karena angka consumer confindence AS berada di titik  terendah sejak 2021. 

Selain itu, tingkat konsumsi di AS mulai tertekan terlihat dari earnings Walmart yang diumumkan berada di bawah ekspektasi pasar. Alhasil, Walmart memangkas ekspektasi laba bersih mereka untuk 2025. 

Baca Juga: IHSG Anjlok 6,1%, Wamen Investasi: Gak Ada Masalah, Market Itu Kondisional

"Kami melihat DXY sudah mulai menurun sehingga menunjukkan pelemahan dari sisi domestik yang menekan USD," kata Rizky. 

Sikap Schroders dalam melihat kondisi pasar saham saat ini adalah cenderung berhati-hati. Namun, Schroders juga bersikap opportunistic melihat valuasi pasar saham Indonesia sudah murah, seperti di level April 2020 saat lockdown pandemi. Dengan begitu, Rizky menilai penurunan IHSG saat ini sudah cukup terbatas. 

Meski begitu, kemungkinan pasar saham Indonesia bisa bangkit kembali dibutuhkan sentimen rupiah yang kembali stabil. Dengan begitu, investor bisa kembali percaya diri masuk ke pasar saham Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Reli Lima Hari, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (15/4)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) reli selama lima hari berturut-turut dan mematahkan jalur penurunan jangka menengah. 

Promo Gokana Banting Harga! Paket Hemat Mulai Rp 40.000, Pesan Sekarang di GoFood

Hanya sampai 26 April, promo Banting Harga Gokana beri diskon 15% untuk paket Nasi, Ramen, Combo. Pesan via GoFood agar tak ketinggalan!

Proyek Hunian di Purwakarta Tawarkan Harga Mulai Rp 98 Juta, Simak Cicilannya

​Kolaborasi pemerintah dan pengembang, termasuk Lippo Cikarang, menghadirkan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Purwakarta.

Cek Rekomendasi Saham Hari Ini untuk Investor dan Trader dari IPOT (15/4)

Tiga saham pilihan untuk hari ini, Rabu, 15 April 2026 dari Indo Premier Sekuritas yaitu ARCI, ASRI, dan BRIS. Simak rekomendasinya.

Cegah Anemia, Combiphar Kampanyekan Pentingnya Zat Besi Sejak Dini

​Kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas dari Combiphar mengajak masyarakat lebih sadar pentingnya zat besi sejak dini.

IHSG Bisa Terus Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Rabu (15/4)

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (15/4/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Simak 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (15/4)

IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (15/4/2026).​ Berikut enam rekomendasi saham pilihan BNI Sekuritas

Panduan Memilih HP RAM Besar: Pilih Tepat, Performa Ngebut Tanpa Lag!

Pilih RAM HP sesuai kebutuhan agar performa optimal. Pengguna moderat butuh 6-8GB, gamer intensif 8-12GB. Cek panduan lengkapnya!   

iPhone 17 Tidak Sekuat Pro: Kaca Belakang Tanpa Ceramic Shield!

Kaca belakang iPhone 17 standar tidak sekuat model Pro & Air. Tanpa Ceramic Shield, ketahanannya mungkin berbeda. Pahami risikonya sebelum membeli

Bursa Reli, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini dari Sinarmas Sekuritas (15/4)

Pagi ini (15/4), Sinarmas Sekuritas merekomendasikan speculative buy untuk saham TAPG, MEDC, dan ELSA. Simak rekomendasi lengkapnya.