M O M S M O N E Y I D
Santai

Sayuran Berikut Tidak Boleh Ditanam Bersamaan, Ini Alasannya

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa sayuran tidak boleh ditanam bersamaan karena alasan tertentu. Namun, kenapa sayuran ini tidak boleh ditanam bersamaan?

Ternyata, alasannya adalah untuk memastikan mendapatkan hasil panen dengan kualitas terbaik. 

Jika Anda menanam sayuran ini bersamaan di rumah, pastikan Anda mulai memisahkan. 

Baca Juga: Tips Merawat Pohon Bonsai Menurut Ahli, Cocok bagi Pemula

Mengutip Balcony Garden Web, berikut sayuran tidak boleh ditanam bersamaan:

1. Paprika dan Kubis

Sayuran dalam keluarga brassica, seperti kubis, brokoli, dan kohlrabi, dapat menghambat pertumbuhan sayuran keluarga nightshade, termasuk paprika. Sebab sayuran ini menghasilkan bahan kimia yang disebut glukosinolat yang berbahaya bagi nightshades. 

Bahan kimia tersebut terurai menjadi isothiocyanates yang menghambat pertumbuhan tanaman nightshade.

Bawang bombay, tomat, dan terong merupakan tanaman pendamping yang cocok untuk paprika, sedangkan mint, mentimun, atau selada merupakan tanaman pendamping yang baik untuk kubis saat menanam.

2. Jagung dan Tomat 

Rambut jagung
Rambut jagung

Baca Juga: Tips Merawat Pohon Bonsai Menurut Ahli, Cocok bagi Pemula

Anda tidak boleh menanam jagung dan tomat secara bersamaan karena kedua tanaman ini dapat terkena penyakit busuk daun. Menumbuhkannya bersama-sama meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini ke keduanya.

Jagung adalah tanaman yang membutuhkan banyak nutrisi dan membutuhkan banyak nutrisi, yang berarti lebih sedikit nutrisi untuk tomat, sehingga mempengaruhi kesehatannya. Tomat juga dapat memanfaatkan tanaman jagung sebagai penyangga dan menjadi tinggi – rusak karena angin kencang.

3. Kentang dan Zucchini 

Keduanya merupakan sayuran nightshade dan terkena penyakit yang sama. Jika Anda menanamnya bersama-sama, Anda akan mendapatkan hasil yang lebih rendah dan kualitas produk yang buruk karena kebutuhan pertumbuhannya berbeda. 

Jadi Anda hanya dapat memenuhi satu tanaman jika ditanam bersama, dan tanaman lainnya akan menderita. Mereka juga bersaing memperebutkan ruang di taman.

Baca Juga: 8 Ide Bunga untuk Cowok yang Antimainstream, Cocok Jadi Referensi Hadiah

Tanaman zucchini dapat tumbuh subur jika ditanami jagung, karena batang jagung menjadi struktur penyangga tanaman merambat. Ia juga cocok dipadukan dengan melon dan kacang-kacangan sebagai tanaman pendamping.

Saat menanam kentang, disarankan memilih lokasi di dekat lobak, kacang-kacangan, atau herba seperti kemangi dan thyme untuk pertumbuhan optimal.

4. Wortel dan Parnsip

Sayuran akar ini membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah lembab. Jadi menumbuhkannya bersama-sama sepertinya ide yang bagus, bukan? 

Wortel membutuhkan tanah yang liat dan permeabel, berbeda dengan parsnip, dan tumbuh subur di tanah yang lebih berat seperti tanah liat. Jadi, Anda akan kesulitan menumbuhkannya.

Parsnip juga memiliki akar yang panjang dan dalam, tidak seperti wortel yang memiliki akar yang dangkal, sehingga kebutuhan yang bersaing akan menyebabkan kepadatan. Dan hasil panen Anda akan berkurang.

Anda bisa menanam wortel di dekat tumbuhan seperti rosemary, sage, atau daun bawang. Dan untuk parsnip, pilih tomat, paprika, bawang bombay, dan bawang putih. Untuk mengusir serangga berbahaya, disarankan menanam wortel bersama rosemary, sage, atau daun bawang.

Baca Juga: 15 Bunga Keberuntungan yang Bawa Kemakmuran di Rumah, Wajib Disimak!

5. Adas dan Terong

Untuk mengusir serangga berbahaya, disarankan menanam wortel bersama rosemary, sage, atau daun bawang.

Jika ditanam bersama-sama, hal ini dapat menyebabkan stres nutrisi, dan menyebabkan berkurangnya hasil panen. Adas juga cenderung menarik hama dan penyakit tertentu yang dapat mempengaruhi pertumbuhan terong, sehingga dapat menimbulkan masalah lebih lanjut.

Terong membutuhkan tanah yang kaya akan nitrogen sehingga cocok ditanam dengan kacang-kacangan, terutama kacang semak yang membantu menangkal hama yang dapat merusak terong.

Meskipun adas hanya memiliki sedikit tanaman pendamping di kebun, adas dapat ditanam di lahan terpisah atau di tempat tidur yang jauh dari sayuran dan herba Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Hari Ini Rebound, tapi Turun Hampir 2% Sepekan

Pelemahan harga emas terjadi di tengah ekspektasi pasar akan kenaikan suku bunga Federal Reserve menguat. 

Promo JSM Hypermart Periode 11-14 September 2026, Aneka Beef Slice Diskon 50%

Cek dan manfaatkan katalog promo JSM Hypermart Hyper Diskon Weekend periode 11-14 September 2026 untuk belanja di akhir pekan.

Cuaca Jawa Tengah Akhir Pekan Didominasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Prakiraan BMKG Jawa Tengah Sabtu (12/9) dan lusa didominasi berawan, suhu tertinggi mencapai 36 derajat Celsius.

Waspada Udara Kabur di 7 Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (12/9)

Prakiraan BMKG Jawa Timur Sabtu (12/9) didominasi berawan, dengan suhu udara mencapai 35 derajat Celsius.

Cek Sebelum Bepergian, Ini Prakiraan Cuaca 27 Kabupaten/Kota Jawa Barat Besok (12/9)

Prakiraan BMKG menunjukkan cuaca Jawa Barat Sabtu (12/9) dan lusa didominasi berawan, dengan hujan di sejumlah wilayah.

Jualan Online Makin Ramai, Ini Tantangan UMKM di Era Digital

Tantangan UMKM di era digital juga bagaimana produk tersebut dapat bersaing dan bisnisnya tetap sehat setelah transaksi terjadi.

Promo Subway & Mister Donut Spesial Weekend, Cek Diskon Paket Hematnya di Sini

Bikin akhir pekan makin seru dengan promo Subway dan Mister Donut untuk bundling sandwich hemat serta paket donat mulai Rp 50.000 saja.

Lompatan Baterai 5.088 mAh iPhone 17 Pro Max, Tahan 7 Jam Lebih Lama

Kapasitas baterai iPhone 17 Pro Max tembus 5.088 mAh dan sanggup bertahan 26 jam. Pelajari hasil uji daya terbarunya di sini.

Katalog Promo JSM Alfamart Periode 11-13 September 2026, Cat Food Beli 2 Gratis 1

Berikut katalog promo JSM Alfamart periode 11-13 September 2026 yang dilansir dari Instagram Alfamart.

Wisatawan Makin Cermat Atur Budget Liburan, Ini 5 Tren Perjalanannya

​Data AirAsia Move menunjukkan, wisatawan semakin selektif menentukan waktu, destinasi, dan anggaran liburan.