MOMSMONEY.ID - Samsung Galaxy A17 adalah perangkat Android terlaris tahun 2025. Berada di peringkat kelima setelah iPhone 16, iPhone 16 Pro, iPhone 16 Pro Max, dan iPhone 16e.
Melengkapi 10 besar termasuk Galaxy A06, Galaxy A36, Galaxy A56, Galaxy A16, dan iPhone 17 Pro Max. Alexander Maxham, pengamat gadget dari Androidheadlines.com, menjelaskan bahwa hal ini menandai pentingnya seri Galaxy A untuk Samsung.
Samsung Galaxy A17 mewarisi desain dari seri Galaxy A dengan sisi yang sebagian besar rata. Ada area yang menonjol untuk tombol volume dan tombol daya.
Baca Juga: Rekomendasi HP Oppo RAM Besar: Performa Flagship Kini di Genggaman
Bagian belakangnya juga rata dengan layar yang memiliki bezel bawah. Samsung menyebutnya sebagai desain ultra tipis dengan ketebalan 7,5 mm.
Bobotnya hanya 192 gram, lebih ringan 8 gram dari Galaxy A16. Salah satu keunggulan perangkat seperti Galaxy A17 adalah tonjolan kameranya yang jauh lebih tipis.
Layar FHD+ 6,7 inci dengan refresh rate 90Hz
Samsung melengkapi Galaxy A17 dengan layar FHD+ 6,7 inci dengan refresh rate 90Hz. Layarnya cukup terang dengan kecerahan maksimal 800 nit untuk mode kecerahan tinggi.
Sayangnya, tidak ada dukungan untuk pemutaran video HDR yang membatasi pengalaman saat streaming konten HDR di YouTube, Netflix, dan Instagram. Layar ini dilengkapi dengan sertifikasi Widevine L1.
Sehingga, Anda bisa melakukan streaming konten HD dari semua platform favorit. Terlepas dari kekurangan-kekurangan ini, layar Galaxy A17 5G masih jadi salah satu yang terbaik di kelasnya.
Hal ini dikarenakan para pesaing seperti Motorola masih menggunakan panel LCD dengan sudut pandang, akurasi warna, dan kontras yang lebih rendah dengan harga yang sama.
Tidak mendukung WiFi 6, 6E, atau WiFi 7
Hal yang paling menjengkelkan dari Galaxy A17 adalah respons terhadap sentuhan yang lambat. Selain itu, internetnya juga sangat lambat.
Hal ini karena Galaxy A17 tidak mendukung WiFi 6, 6E, atau WiFi 7. Jadi Anda hanya bisa menggunakan kecepatan WiFi 5GHz atau lebih lambat lagi.
Hal ini terasa saat mengatur perangkat dan mengunduh aplikasi. Samsung Galaxy A17 raih skor AnTuTu sekitar 610.377, sementara Motorola Moto G 2026 hanya hasilkan skor 424.938.
Sementara itu, skor Geekbench 6 single core dari Samsung Galaxy A17 sekitar 927 dan multi-core 1.776. Galaxy A17 5G dibekali baterai 5.000mAh, kapasitas yang sama dengan pendahulunya.
Dalam penggunaan sehari-hari, Galaxy A17 5G mampu bertahan sepanjang hari. Dalam uji baterai, perangkat ini mampu bertahan lebih dari 12 jam dengan pengisian daya kabel 25W.
Tidak ada pengisian nirkabel atau pengisian reverse charging nirkabel seperti yang diharapkan banyak pengguna. Waktu pengisian daya sebenarnya cukup baik untuk 25W dan baterai berkapasitas 5.000mAh, butuh sekitar satu jam 15 menit.
Sematkan sensor utama 50MP & ultra-wide 5MP
Galaxy A17 memanfaatkan sensor utama 50MP dengan f/1.8, lensa ultra-wide 5MP, lensa makro 2MP dan lensa selfie 13MP. Lensa utama sebenarnya cukup bagus, tetapi lensa makro dan ultra-wide kurang memuaskan.
Kamera utamanya cukup bagus, autofokus terus mencoba fokus pada objek ketika pencahayaan tidak sempurna. Bahkan dalam pencahayaan yang cukup baik, autofokus terus bergerak mencoba mencari objek yang akan difokuskan.
Baca Juga: HP Oppo A60: Layar 120Hz dan Baterai 5100 mAh, Ini Keunggulan Utama!
Samsung seharusnya lebih fokus pada sensor utama dan mengabaikan dua sensor lainnya. Sensor ultra-wide berukuran 1/5.0 sungguh kecil, padahal ada ponsel lain di kelas ini yang menggunakan sensor 1/3″ dan 1/4″.
Demikian fitur-fitur canggih yang dikenalkan HP Samsung terbaru, Samsung Galaxy A17.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News