MOMSMONEY.ID - Samsonite Indonesia kembali menghadirkan Samsonite Luggage Trade-In yang berlangsung dari 3 September hingga 11 Oktober. Ini merupakan program tahunan global yang memberi nilai baru bagi koper preloved.
Lewat program ini, pelanggan dapat menukarkan koper preloved dalam kondisi apa pun untuk menikmati diskon secara langsung 50% khusus untuk koleksi HI-FI serta 40% khusus untuk koleksi Octolite Neo dan Modio. Adapun, harga koper terendah dimulai dari Rp 2.454.000 untuk Octolite Neo Spinner 55/20 EXP.
Tak hanya itu, pelanggan juga berhak mendapatkan tambahan potongan 30% untuk aksesori perjalanan tertentu dengan syarat dan ketentuan berlaku.
Program ini tersedia di seluruh gerai resmi dan konter Samsonite di department store, serta melalui samsonite.co.id dan marketplace resmi Samsonite, sesuai mekanisme masing-masing kanal.
Nadya Pertiwi, Country Head Samsonite Indonesia mengatakan, bagi Samsonite, memperbarui perlengkapan perjalanan tidak harus mengakhiri nilai dari koper yang telah menemani berbagai perjalanan sebelumnya.
"Melalui Luggage Trade-In, kami ingin memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan berikutnya, sekaligus memastikan bahwa koper preloved dapat dikelola kembali untuk menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas. Inilah komitmen yang terus kami kembangkan dari tahun ke tahun," ujar Nadya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9).
Baca Juga: Bisa Coba Produk Lebih Dulu, Wilson Buka Gerai Baru di Plaza Indonesia
Program Samsonite Luggage Trade-In tidak hanya menghadirkan manfaat bagi pelanggan, tetapi juga memperpanjang nilai guna koper preloved.
Pada 2025, sebanyak 1.792 koper preloved dari 36 gerai di seluruh Indonesia diolah menjadi Scholar Panel, panel akustik yang dipasang di SDN Cipeujeh Wetan 03, Cirebon. Inisiatif ini membantu menurunkan kebisingan ruang kelas dari 92 dB menjadi 50 dB sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif.
Tahun ini, komitmen tersebut berlanjut melalui Breathable Classroom. Jika Scholar Panel berfokus pada polusi suara, inisiatif terbaru ini dirancang untuk memanfaatkan kembali material koper preloved sebagai bagian dari sistem jendela sekolah guna membantu menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman di tengah paparan polusi udara.
Nadya melanjutkan, Luggage Trade-In bukan sekadar program pergantian koper, tetapi cara mengubah partisipasi pelanggan menjadi manfaat nyata bagi komunitas yang membutuhkan.
"Tahun lalu, komitmen ini diwujudkan melalui Scholar Panel serta kolaborasi Water Guardian bersama Kitabisa, yang menghadirkan sumur dan tangki air untuk mendukung akses air bersih bagi masyarakat di Yogyakarta. Tahun ini, perjalanan tersebut berlanjut melalui Breathable Classroom. Kami ingin memastikan setiap inisiatif memiliki tujuan, proses, dan hasil yang jelas sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Tahun ini manfaat program ini juga diperluas dengan mendonasikan sebagian nilai dari setiap transaksi Samsonite Luggage Trade-In untuk mendukung komunitas yang membutuhkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News