M O M S M O N E Y I D
Santai

Gaya Rumah Terlihat Kuno? Ternyata 9 Tren Dekorasi Inilah yang Bikin Cepat Usang

Gaya Rumah Terlihat Kuno? Ternyata 9 Tren Dekorasi Inilah yang Bikin Cepat Usang
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Cek tren dekorasi rumah yang mulai ditinggalkan di 2026 dan temukan solusi desain yang lebih hangat, personal, dan relevan untuk hunian masa kini.

Tahun 2026 menjadi titik balik cara banyak orang memandang desain rumah, bukan lagi sekadar mengikuti tren visual. Hunian kini dituntut terasa nyaman, punya cerita, dan benar-benar mencerminkan karakter penghuninya. 

Melansir dari Better Homes & Gardens, para desainer interior melihat perubahan besar dari gaya yang terlalu kaku menuju desain yang lebih personal dan berlapis. 

Tren lama yang dulu populer di media sosial mulai terasa hambar saat diterapkan dalam kehidupan nyata. Inilah alasan mengapa banyak konsep dekorasi lama mulai ditinggalkan dan digantikan pendekatan yang lebih manusiawi.

“Memasuki 2026, desain rumah bergerak ke arah kurasi yang lebih dalam dan terasa nyata untuk kehidupan sehari-hari,” ujar desainer interior Erica Davis.

Baca Juga: Bukan Tren, Desain Rumah Joanna Gaines Mengungkap Cara Hunian Jadi Diri Anda

Tanaman palsu yang terlihat tidak alami

Tanaman hias memang jadi elemen favorit untuk mempercantik rumah, tetapi tanaman palsu dengan kualitas rendah kini dianggap mengganggu estetika. 

Teksturnya yang kaku dan warna yang terlalu plastik membuat ruangan terasa tidak hidup. Desainer menyarankan beralih ke tanaman asli yang mudah dirawat atau memilih tanaman artifisial premium yang tampak realistis. 

Alternatif lain adalah menghadirkan elemen alam seperti kayu, batu, atau anyaman alami sebagai pengganti nuansa hijau.

Ruangan serba putih tanpa tekstur

Interior putih total yang dulu dianggap bersih dan modern kini mulai terasa dingin. Tanpa permainan tekstur dan warna pendamping, ruangan terlihat datar dan kurang berkarakter. 

Tren 2026 mengarah pada warna netral hangat seperti krem, beige, dan broken white. Sentuhan material alami dan pencahayaan lembut membuat ruang tetap terang sekaligus nyaman.

Penggunaan rotan yang berlebihan

Rotan adalah material alami yang cantik, tetapi penggunaannya secara masif justru membuat ruangan cepat terasa usang. Kursi, lampu, rak, hingga aksesori rotan dalam satu ruang kini dianggap terlalu mengikuti tren. 

Desainer menyarankan menggunakan rotan sebagai aksen saja. Dipadukan dengan kayu solid atau logam, rotan justru tampil lebih elegan dan tahan lama secara visual.

Furnitur instan yang hanya ikut tren

Furnitur yang dibeli karena viral sering kali mengorbankan kenyamanan dan kualitas. Di 2026, pendekatan ini mulai ditinggalkan. 

Desainer mendorong pemilik rumah untuk memilih furnitur yang fungsional, nyaman, dan desainnya abadi. Investasi pada satu sofa berkualitas dinilai jauh lebih bijak dibanding sering mengganti furnitur murah yang cepat rusak.

Dekorasi yang terlalu serasi

Dekorasi yang semuanya senada, dari warna hingga motif, kini dianggap membuat rumah terasa kaku. Tren terbaru justru mengutamakan perpaduan yang terkurasi, bukan seragam. 

Menggabungkan warna, tekstur, dan gaya yang berbeda menciptakan kedalaman visual. Ruangan pun terasa lebih alami dan tidak seperti ruang pamer.

Gaya minimalis ekstrem tanpa sentuhan personal

Minimalis tetap digemari, namun versi ekstrem yang kosong dan tanpa identitas mulai ditinggalkan. Rumah di 2026 diharapkan tetap rapi tetapi memiliki cerita. 

Kehadiran buku, karya seni, foto pribadi, dan pencahayaan berlapis membuat ruangan terasa hidup. Hunian bukan lagi ruang steril, melainkan tempat bernaung yang hangat.

Baca Juga: Tren Cat Rumah 2026 Ini yang Akan Jadi Tempat Pemulihan, Bukan Sekadar Pamer Lo

Cat mengilap di semua permukaan

Lapisan cat mengilap yang digunakan secara menyeluruh kini dinilai terlalu mencolok. Desainer merekomendasikan kombinasi hasil akhir, seperti matte untuk dinding dan satin untuk detail tertentu. 

Variasi ini menciptakan dimensi visual yang lebih modern. Selain itu, tampilan rumah jadi lebih elegan dan tidak cepat terlihat kuno.

Dominasi warna abu abu dingin

Abu abu bernuansa dingin yang sempat mendominasi selama bertahun-tahun kini mulai ditinggalkan. Warna ini dianggap membuat rumah terasa kaku dan kurang ramah. 

Tren 2026 lebih mengarah pada warna hangat seperti cokelat muda, taupe, dan terracotta. Palet hangat dinilai lebih cocok dengan iklim tropis dan gaya hidup masyarakat Indonesia.

Skema hitam putih dengan kontras tajam

Kombinasi hitam putih dengan kontras tinggi yang dulu terlihat tegas kini mulai terasa terlalu keras. Desainer menyarankan pendekatan kontras lembut dan berlapis. 

Hitam dan putih tetap bisa digunakan, namun dengan gradasi dan material yang lebih halus. Hasilnya adalah ruangan yang tetap modern tanpa terasa dingin.

Perubahan tren dekorasi di 2026 menunjukkan bahwa rumah bukan lagi soal mengikuti gaya sesaat. Desain yang hangat, personal, dan cocok dengan kehidupan sehari-hari kini menjadi prioritas. 

Setelah meninggalkan konsep yang cepat usang dan beralih ke pendekatan yang lebih manusiawi, hunian akan terasa nyaman dalam jangka panjang. Inilah saat yang tepat menjadikan rumah sebagai cerminan diri, bukan sekadar tampilan visual.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Terjegal Perang dan Prospek Suku Bunga, US$ 4.000 jadi Level Bottom?

Harga emas spot hari ini diperdagangkan sedikit naik, setelah ambles 2,9% pada sesi perdagangan Senin. Cari tahu prospek harga ke depan!

Ngopi Hemat Tiap Senin & Selasa dengan Promo Kopi Kenangan Buy 1 Get 1 & Buy 2 Get 1

Senin dan Selasa jadi hari favorit pencinta kopi! Jangan ketinggalan promo Kopi Kenangan Buy 1 Get 1 dan Buy 2 Get 1. Intip pilihan menunya!

Beli Slice Cake Lebih Murah Pakai Promo Mako Bakery x BRI Cuma sampai 24 Juli 2026

Beli slice cake favorit pakai promo Mako Bakery x BRI yang bikin jajan makin hemat. Bayar pakai BRImo atau Kartu Kredit BRI sebelum periode habis!

Tips Beli HP Baru dan Bekas: Cek 5 Hal Penting Ini, Jangan Sampai Menyesal!

Membeli HP baru dan bekas ternyata butuh trik khusus agar tidak rugi. Pahami cara cek IMEI hingga kondisi baterai ponsel Anda.

Moms Wajib Tahu! Ini Perbandingan Otak Anak yang Suka Baca vs Kecanduan Gadget

Ada perbedaan pada otak anak yang rajin baca buku dengan yang sering bermain gadget lo. Screen time berlebih bisa menghambat tumbuh kembangnya.

Harga Emas Antam Selasa (14/7) Turun ke Rp 2.615.000 per Gram, Buyback Susut Rp43.000

Harga emas Antam turun menjadi Rp 2.615.000 per gram. Simak juga harga buyback dan daftar harga terbarunya. (116 karakter)

13 Promo KA99ET Bank Saqu Juli 2026, Serba Rp 9.900 di Kopi Kenangan hingga HokBen

Makan enak di tengah bulan tanpa khawatir dompet menipis? Promo Bank Saqu KA99ET hadirkan menu favorit Rp 9.900. Buruan, cek daftar restonya!

4 Potensi Final Piala Dunia 2026: Ada Peluang Ulangan Final di Qatar 2022

Rabu (15/7) dini hari nanti waktu Indonesia barat, laga Semifinal Piala Dunia 2026 dimulai. Berikut ini empat potensi Final Piala Dunia 2026.

HP Redmi Baru Terbaik: Kamera 200MP & RAM Monster, Jangan Salah Beli

Bingung pilih HP Redmi? Temukan model dengan kamera 200MP, baterai tahan 2 hari, dan RAM besar yang wajib Anda miliki. Cek rekomendasi terbaik!

7 Rekomendasi Film Animasi Laut Tampilkan Petualangan Bawah Air Penuh Keajaiban

Bosankah dengan tontonan itu-itu saja? Film animasi laut ini menawarkan petualangan seru dan edukatif. Cek daftarnya sekarang!