M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Robert Kiyosaki: Resesi Global, 3 Aset Investasi Ini yang Paling Berharga Saat Ini

Robert Kiyosaki: Resesi Global, 3 Aset Investasi Ini yang Paling Berharga Saat Ini
Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Investor kawakan Robert Kiyosaki menyebutkan, saat ini dunia sedang berada dalam resesi global. Tiga aset investasi ini yang paling berharga saat ini. 

"Apa yang lebih buruk dari Great Depression? Resesi global. Sayangnya, kita sedang dalam resesi global," kata Kiyosaki di akun Twitter-nya, Sabtu (28/1).

Menurut Kiyosaki, sebentar lagi, dunia bakal mengalami rough landing, mengacu ke penurunan besar tiba-tiba dalam kegiatan ekonomi dan uang yang tersedia untuk kredit.  

"Kabar buruk, kebangkrutan, pengangguran, gelandangan melambung tinggi," ungkap penulis buku populer Rich Dad Poor Dad ini.

"Kabar baik. Tawar-menawar di mana-mana. Emas, perak, Bitcoin paling berharga," ujar Kiyosaki.

Baca Juga: Ada Buku Robert Kiyosaki, Atur Keuangan dari 4 Buku Finance Ini yuk

Sebelumnya, Kiyosaki mengungkapkan, tahun 2023 akan menjadi tahun roller coaster. 

"Tahun 2023 akan menjadi tahun yang menyenangkan sekaligus menantang. Berhati-hatilah dan bersiaplah untuk tahun roller coaster," katanya, 1 Januari lalu.

Kiyosaki mengaku sangat senang dengan Bitcoin. 

"Mengapa? Karena Bitcoin diklasifikasikan sebagai komoditas seperti emas, perak, dan minyak," ungkapnya.

Baca Juga: 2023 Jadi Tahun Roller Coaster, Robert Kiyosaki Beri Saran Investasi di 3 Aset Ini

Menurut Kiyosaki, sebagian besar mata uang kripto diklasifikasikan sebagai security.

"Saya membeli lebih banyak Bitcoin," sebut dia.

Kiyosaki menambahkan, inflasi naik, suku bunga bergerak naik, dan pasar saham ambruk.

"(Ketiganya) mengirimkan emas dan perak lebih tinggi. Mungkin kesempatan terakhir untuk membeli emas dan perak dengan harga rendah ini," katanya, 27 Desember lalu.

"Saya memperkirakan perak akan mencapai US$ 75 dan emas menjadi US$ 3.800 per ons troi pada tahun 2023," ujar Kiyosaki, 30 Desember lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​