MOMSMONEY.ID - Libur panjang menjadi salah satu momen yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga. Tak heran, tren road trip atau perjalanan darat menggunakan kendaraan pribadi semakin diminati karena menawarkan keleluasaan dalam menentukan rute dan waktu perjalanan.
Data Kementerian Perhubungan menunjukkan sekitar 42,78% masyarakat Indonesia memilih mobil pribadi untuk perjalanan liburan jarak jauh.
Namun, perjalanan yang lebih panjang juga membuat kendaraan bekerja lebih lama dan menghadapi kondisi jalan yang beragam. Risiko seperti tabrakan, kendaraan bermasalah hingga kecelakaan ringan pun tetap perlu diantisipasi.
Data Allianz Utama Indonesia mencatat 1.722 klaim kendaraan sepanjang semester I-2026 dengan total nilai pembayaran lebih dari Rp17 miliar. Tabrakan dengan kendaraan lain menjadi penyebab klaim terbanyak, yakni 1.046 kasus atau sekitar 60,7% dari total klaim.
Berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan road trip jarak jauh:
1. Cek kondisi kendaraan
Jangan hanya memastikan bahan bakar terisi penuh. Periksa komponen penting seperti ban, rem, mesin dan sistem pendingin. Pastikan pula kapasitas kendaraan sesuai dengan jumlah penumpang dan barang yang dibawa.
2. Kenali karakteristik rute
Persiapan kendaraan sebaiknya disesuaikan dengan tujuan perjalanan. Jalur dengan curah hujan tinggi memiliki risiko genangan, sedangkan perjalanan ke daerah pegunungan membutuhkan perhatian lebih pada kondisi rem serta kemampuan kendaraan menghadapi tanjakan dan turunan.
Baca Juga: Bantu Mengelola dan Menjaga Aset, Ini yang Wealth Management Danamon Tawarkan
3. Pastikan pengemudi cukup istirahat
Kondisi pengemudi sama pentingnya dengan kondisi kendaraan. Hindari memaksakan diri berkendara ketika mengantuk atau kelelahan. Atur perjalanan dengan jeda istirahat secara berkala agar konsentrasi tetap terjaga.
4. Siapkan perlengkapan darurat
Kendala seperti ban bocor atau kendaraan mogok bisa terjadi kapan saja. Karena itu, siapkan ban cadangan, dongkrak dan kotak P3K. Pengemudi juga sebaiknya mengetahui layanan bantuan yang bisa dihubungi jika terjadi masalah di perjalanan.
5. Periksa kembali perlindungan kendaraan
Sebelum berangkat, cek apakah polis asuransi kendaraan masih aktif dan pahami manfaat serta pengecualiannya. Hal ini penting agar pemilik kendaraan mengetahui perlindungan yang tersedia ketika terjadi kerusakan atau kehilangan.
Allianz Utama Indonesia juga mengingatkan pemilik kendaraan untuk tidak hanya berfokus pada kondisi fisik mobil. Pemahaman terhadap risiko perjalanan dan kesiapan menghadapi kondisi darurat juga menjadi bagian penting dari persiapan road trip.
Direktur dan Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia Ignatius Hendrawan mengatakan, semakin lama kendaraan digunakan di jalan, semakin besar pula potensi risiko yang dihadapi.
Menurutnya, sejumlah risiko perjalanan sebenarnya dapat diminimalkan melalui pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat serta kebiasaan berkendara yang aman.
Dengan kendaraan yang siap, pengemudi dalam kondisi prima, serta persiapan menghadapi kondisi darurat, perjalanan jarak jauh bersama keluarga bisa dilakukan dengan lebih tenang.
Baca Juga: Bukan Cuma Bikin Harum, Fragrance Lokal Ini Bawa Cerita Indonesia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News