M O M S M O N E Y I D
AturUang

Jangan Tunggu Bencana Datang, Pahami Manfaat Asuransi Bencana Sejak Sekarang

Jangan Tunggu Bencana Datang, Pahami Manfaat Asuransi Bencana Sejak Sekarang
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Cuaca yang makin sulit diprediksi membuat risiko bencana seperti banjir semakin nyata di berbagai daerah Indonesia. Dalam kondisi seperti ini, memiliki asuransi bencana menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas keuangan dan melindungi aset keluarga.

Mega (28), warga Denpasar, Bali, merasakan langsung dampak banjir besar yang melanda wilayahnya beberapa waktu lalu.

"Selama kami tinggal di daerah sana, banjir kemarin merupakan yang terparah selama 25 tahun,” ujarnya. Ia memperkirakan kerugiannya mencapai jutaan rupiah, semuanya ditanggung dari tabungan pribadi karena tidak memiliki asuransi.

Menurut Aryawan Eko, Independent Financial Planner banyak masyarakat belum memahami bahwa perlindungan terhadap bencana alam sebenarnya bisa didapatkan melalui perluasan manfaat dari asuransi yang sudah ada.

Baca Juga: Allianz Life Proyeksikan Produk Asuransi Tradisional Masih Berpotensi Tumbuh

“Asuransi bencana itu bukan produk tersendiri, melainkan tambahan dari asuransi rumah atau kendaraan yang bisa diperluas agar menanggung kerugian akibat banjir,” jelasnya.

Eko menambahkan, keputusan untuk membeli asuransi tambahan bencana bisa disesuaikan dengan tingkat risiko dan kemampuan finansial masing-masing.

“Kalau tinggal di daerah rawan banjir, sebaiknya pertimbangkan untuk menambah perlindungan. Premi memang sedikit lebih tinggi, tapi jauh lebih ringan dibanding biaya perbaikan atau penggantian barang setelah bencana,” ujarnya Selasa (14/10).

Kesadaran masyarakat terhadap asuransi masih tergolong rendah.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 oleh OJK, literasi keuangan masyarakat Indonesia memang meningkat menjadi 66,46%, namun literasi di sektor asuransi baru mencapai 45,45%, dengan tingkat inklusi hanya 28,50%.

Baca Juga: Allianz Utama Proyeksikan Premi Asuransi Kendaraan Akan Tumbuh hingga Akhir Tahun Ini

Data dari PT Reasuransi MAIPARK Indonesia (MAIPARK) juga menunjukkan hanya sekitar 0,1% dari total 64 juta rumah di Indonesia yang memiliki asuransi properti.

Ketimpangan ini sangat mengkhawatirkan mengingat besarnya potensi kerugian ekonomi akibat bencana. Berdasarkan analisis Badan Pusat Statistik (BPS), banjir menjadi bencana paling sering terjadi dengan lebih dari 1.400 kejadian sepanjang 2024 dan potensi kerugian ekonomi hingga lebih dari Rp500 triliun.

Direktur & Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia, Ignatius Hendrawan, mengatakan masih  banyak masyarakat dan pelaku bisnis yang memahami pentingnya pengelolaan keuangan, tetapi belum menjadikan asuransi sebagai bagian dari strategi perlindungan aset.

"Padahal, tanpa proteksi, kerugian akibat bencana bisa berlipat ganda dan menghentikan aktivitas usaha secara tiba-tiba yang tentunya akan mengganggu kesinambungan usaha dan pada ujungnya berdampak pada ekonomi," katanya. 

Sebagai bagian dari upaya memperkuat mitigasi risiko, Allianz Utama Indonesia memiliki Property All Risk dengan cakupan perlindungan mulai dari kerusakan aset rumah dan bisnis hingga perluasan untuk risiko banjir dan bencana alam lainnya.

Melihat semakin seringnya bencana terjadi, Eko menekankan pentingnya kesadaran finansial sejak dini.

“Kita tidak bisa menghindari banjir, tapi kita bisa mempersiapkan diri agar tidak kehilangan segalanya,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Bitcoin Bergerak Liar, Investor Disarankan Berhati-hati

Volatilitas tinggi menandakan pasar belum sepenuhnya tenang setelah gelombang jual atau likuidasi besar. 

Aset Kripto Ini Bertahan di Puncak Kripto Top Gainers saat Pasar Rontok

Kripto Canton, salah satu yang bertahan naik dan menghuni kripto top gainers 24 jam terakhir.       

Harga Emas Pekan Ini Ditutup Ambles di bawah US$ 5.000, Ini Penyebabnya!

Pada perdagangan intraday Jumat, emas sempat ambles 12%, penurunan terbesar dalam empat dekade atawa awal 1980-an.

Musikal Perahu Kertas Resmi Berlayar, Tampil hingga 15 Februari di Ciputra Artpreneur

Musikal Perahu Kertas resmi berlayar, tampil hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur Jakarta dengan total 21 pertunjukan.​

Samsung Galaxy A55: Desain Mewah Mirip S24, Performa Ngebut di Kelas Menengah

Samsung Galaxy A55 hadir dengan desain bingkai logam dan layar OLED adaptif 120Hz, sangat mirip S24+.  

7 Khasiat Konsumsi Buah Melon untuk Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa

Ternyata ini, lho, khasiat konsumsi buah melon untuk kesehatan tubuh yang luar biasa. Apa saja?        

Rekomendasi HP Kamera 200 MP: Pilihan Terbaik Januari 2026, Foto Sejernih DSLR

HP kamera 200 MP menjanjikan lompatan kualitas foto. Ketahui bagaimana teknologi ini akan mengubah pengalaman fotografi Anda.

Harga Emas Antam Sabtu 31 Januari 2026 Turun

Harga dasar emas batangan Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.860.000 Sabtu (31/1/2026), turun Rp 260.000 dibanding harga Jumat (30/1/2026).

Anjlok Parah Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Sabtu (31/1/2026)

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Sabtu (31/1/2026) kompak turun. Emas Galeri 24 1 gram jadi Rp 3.171.000, emas UBS Rp 3.186.000

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Sabtu 31 Januari 2026, Waktunya Refleksi

Simak ramalan keuangan dan karier 12 zodiak hari ini Sabtu 31 Januari 2026, lengkap dengan peluang kerja, kolaborasi, dan strategi profesional.