M O M S M O N E Y I D
HOME, Santai

Reksadana Saham vs Saham, Apa Perbedaannya? Simak Penjelasannya Ini

Reksadana Saham vs Saham, Apa Perbedaannya? Simak Penjelasannya Ini
Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Investasi merupakan hal yang mulai banyak diminati oleh semua kalangan dari usia remaja hingga dewasa.

Investasi yang paling banyak menyita perhatian adalah investasi saham dan reksadana. Bagi yang tertarik untuk memulai salah satu dari kedua jenis investasi tersebut tentunya harus mengerti perbedaan dari keduanya.

Agar tidak salah dan semakin memahami perbedaan keduanya, berikut ini adalah perbedaan dasar dari reksadana dan saham.

Baca Juga: Menguras Air Mata! Berikut Ini Rekomendasi Film Sedih di Netflix

Reksadana

Seperti yang telah dirangkum dari laman Bursa Efek Indonesia, reksadana merupakan jenis investasi yang bisa dilakukan oleh siapapun dengan modal yang minim.

Mereka yang punya uang dan ingin mulai berinvestasi akan dibantu oleh manajer investasi dalam mengelola keuangan tersebut. Sehingga pemodal tak perlu mempersiapkan banyak waktu luang untuk mengelola keuangan.

Risiko berinvestasi pada jenis reksadana ini cenderung rendah. Pasalnya, jenis investasi ini merupakan wadah yang digunakan untuk mengumpulkan dana dari banyak pemodal, yang nantinya akan diinvetasikan oleh manajer investasi. Jadi, apa saja portofolio saham yang dipilih, akan ditentukan oleh manajer investasi. 

Reksadana saham hanya salah satu dari banyak kategori reksadana. Kategori lain, seperti reksadana pasar uang yang portofolionya adalah perdagangan valas, reksadana pendapatan tetap yang berbasis pada obligasi, serta reksadana campuran yang berisi macam-macam portofolio. 

Namun yang perlu diingat, karena risiko investasi reksadana tergolong rendah, maka imbal hasil yang didapatkannya tidak sebanyak jika Anda langsung menginvestasikan dana pada portofolio tersebut. Umumnya, manajer investasi juga mengenakan fee untuk jasa mereka.

Untuk berinvestasi pada reksadana, Anda harus jeli memilih manajer investasi yang kredibel serta memilah reksadana yang punya sejarah kinerja bagus. 

Baca Juga: Rekomendasi Film Netflix yang Angkat Isu Politik dan Kemanusiaan, Yuk Tonton!

Saham

Seperti yang dilansir dari laman The Balance, saham merupakan jenis investasi yang memiliki risiko yang cenderung tinggi karena biasanya jenis investasi ini bisa memberikan potensi return yang lebih besar.

Investor yang memilih jenis investasi ini cenderung menggunakannya sebagai investasi jangka panjang dalam artian di atas lima tahun. Ada pula mereka yang memilih saham untuk trading, memanfaatkan perbedaan harga saham per hari, untuk mendapatkan laba. Maka, jika ingin trading saham, investor harus memiliki pengetahuan yang banyak.

Laman Forbes menjelaskan bahwa pengetahuan dalam dunia saham harus dimiliki pelaku investasi ini. Lantaran pelaku investasi berperan aktif pada pasar ini dibandingkan dengan reksadana yang mengandalkan manajer investasi untuk mengelola keuangannya.

Pelaku investasi saham, yang bertujuan trading, harus memiliki banyak waktu luang untuk mengelola keuangannya dan aktif dalam pasar. Selain itu, pencairan dana yang lebih cepat juga menjadi salah satu keuntungan berinvestasi melalui saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?