M O M S M O N E Y I D
Bugar

Rekomendasi Lauk Pauk untuk Penderita Asam Urat dan Kolesterol

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia rekomendasi lauk pauk untuk penderita asam urat dan kolesterol ya. Coba konsumsi, yuk.

Mengatur pola makan bukan sekadar pilihan, tapi kebutuhan utama bagi penderita asam urat dan kolesterol tinggi. Dua kondisi ini memang berbeda, namun keduanya memiliki satu kesamaan penting, yakni sangat dipengaruhi oleh apa yang Anda konsumsi setiap hari.

Asam urat tinggi terjadi akibat penumpukan kristal asam urat di persendian, sering kali dipicu oleh makanan tinggi purin seperti jeroan dan makanan laut tertentu.

Sementara kolesterol tinggi terjadi karena lemak jenuh dan kolesterol jahat (LDL) menumpuk dalam darah yang mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.

Baca Juga: Tanda Kolesterol Tinggi Apa Saja? Intip Pembahasannya di Sini

Lalu, bagaimana jika seseorang menderita kedua kondisi sekaligus? Makanan yang aman untuk kolesterol belum tentu aman untuk asam urat, begitu pula sebaliknya.

Oleh karena itu, penting untuk memilih lauk pauk yang ramah bagi keduanya, agar tetap bisa menikmati makanan enak tanpa mengorbankan kesehatan.

Melansir dari Health Grid, berikut ini rekomendasi lauk pauk untuk penderita asam urat dan kolesterol:

1. Ayam tanpa kulit

Daging ayam, khususnya bagian tanpa kulit, adalah sumber protein rendah lemak yang baik untuk penderita kolesterol tinggi dan asam urat. Kulit ayam mengandung lemak jenuh yang bisa memicu peradangan, jadi sebaiknya dihindari.

2. Telur

Telur mengandung protein berkualitas tinggi dan rendah purin, sehingga aman dikonsumsi penderita asam urat dalam jumlah wajar. Telur juga mengandung vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang. Konsumsilah secukupnya, dan hindari menggoreng dengan banyak minyak.

3. Tahu dan tempe

Sebagai sumber protein dari tumbuhan, tahu dan tempe adalah alternatif sehat pengganti daging merah. Keduanya memiliki kandungan purin yang lebih rendah dan tetap memenuhi kebutuhan protein harian Anda tanpa memperparah gejala asam urat.

Baca Juga: Begini Cara Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi dengan Cepat dan Efektif

4. Ikan yang mengandung omega-3

Ikan seperti salmon, sarden, dan tuna mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan bisa membantu mengurangi peradangan. Namun, karena beberapa ikan juga mengandung purin, batasi konsumsinya agar tidak memicu asam urat kambuh.

5. Sayuran hijau

Sayuran seperti brokoli, bayam, dan sawi adalah pilihan yang baik karena kaya serat, vitamin, dan rendah purin. Selain membantu pencernaan, sayuran hijau juga dapat mendukung penurunan berat badan dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

6. Kentang

Kentang merupakan sumber karbohidrat kompleks yang rendah purin. Kandungan kalium dalam kentang juga membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Pilih cara memasak yang sehat seperti direbus atau dipanggang dan hindari menggorengnya.

Baca Juga: Apa Saja Buah Penurun Kolesterol Tinggi secara Alami yang Paling Cepat?

7. Biji-bijian dan kacang-kacangan

Makanan seperti beras merah, quinoa, almond, kenari, dan kacang hijau merupakan sumber serat dan protein nabati yang baik. Makanan ini membantu memenuhi kebutuhan energi dan menyeimbangkan asupan nutrisi tanpa meningkatkan kadar kolesterol maupun asam urat secara signifikan.

8. Buah-buahan segar

Buah seperti ceri, stroberi, apel, dan pir tidak hanya menyegarkan, tetapi juga membantu mengurangi kadar asam urat dalam darah. Ceri telah terbukti dapat menurunkan risiko serangan asam urat berkat sifat anti-inflamasinya.

Itu dia rekomendasi lauk pauk untuk penderita asam urat dan kolesterol. Semoga membantu.

Baca Juga: Mengulik Manfaat Nanas untuk Kolesterol yang Tidak Banyak Diketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.