M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Punya Segudang Khasiat, Begini Cara Menanam Serai dalam Pot

Punya Segudang Khasiat, Begini Cara Menanam Serai dalam Pot
Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Serai atau dikenal dengan Sereh merupkan tanaman yang kerap digunakan untuk bumbu dapur dan obat-obatan. Serai tumbuh hingga ketinggian 1-5 meter dan biasa tumbuh di tanah bergunduk. 

Khasiat serai sangat beragam. Selain sebagai bumbu dapur, serai juga dapat dikonsumsi sebagai teh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada manusia. 

Cara menanam serai dari biji sangatlah mudah. Menanam serai dari biji hanya sedikit usaha. 

Mengutip Balcony Garden Web, berikut cara menanam serai dari biji yang bisa dilakukan di rumah!

Baca Juga: Ingin Menanam Jambu Biji dalam Pot? Berikut Hal yang Perlu Diperhatikan!

Serai
Serai

1. Wadah yang berisi benih serai diisi dengan campuran media yang dibasahi dan dikeringkan dengan baik. Campuran media tersebut yaitu kompos dan serat kelapa halus. 

2. Taburkan biji serai dengan jarak 1 cm dan kedalaman 1/4 cm. Tutup dengan lapisan medium. 

3. Semprotkan biji serai dengan air dari botol semprot

4. Tutup dengan plastik. Tempatkan wadah di dekat jendela sehingga terkena cahaya. 

5. Buka dan lepaskan bungkus plastik seminggu sekali untuk menyirami biji serai. 

6. Benih serai akan tumbuh dalam 10-30 hari. Lepaskan bungkus plastik setelah bibit tumbuh hingga 1 cm dan pindahkan ke pot yang lebih besar. 

Baca Juga: Bisa Dicoba di Rumah, Begini Cara Menanam Buah Blackberry dalam Pot

Umumnya serai membutuhkan minimal 7-8 jam sinar matahari langsung untuk tumbuh dengan baik. 

Tanah yang kaya akan lempung yang dicampur dengan sedikit pupuk kandang akan menghasilkan nutrisi yang penting. 

Untuk penyiraman, sebaiknya sirami tanaman setiap merasa kering saat disentuh. 

Serai juga biasanya tumbuh di suhu yang hangat dan lembab dalam suhu 20-30 celcius. Selain itu, tanaman serai membutuhkan kelembaban 70-80 persen untuk pertumbuhan yang baik. 

Oleh karena itu, kamu perlu mempersiapkan pelembab udara saat merasa kering. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek Katalog Promo Burger Bangor September, Paket Combo Lezat Mulai 30 Ribuan

Manfaatkan promo Burger Bangor bulan September 2026 dan nikmati beragam pilihan bundling favorit Anda dengan harga super hemat.

Camilan Diet Enak! Ini 5 Manfaat Kacang Pistachio untuk Menurunkan Berat Badan

Manfaat kacang pistachio tak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga efektif mendukung program penurunan berat badan sebagai camilan bernutrisi.

Sebelum Tiba, Persiapkan 5 Hal Ini Jelang Musim Hujan biar Rumah Tidak Kebanjiran

Berikut ini beberapa cara untuk mencegah rumah kebanjiran air hujan meluap yang terjadi jelang musim hujan tiba.​

7 Makanan untuk Penderita DBD yang Ampuh Naikkan Trombosit dan Imunitas

Pemilihan makanan untuk penderita DBD yang tepat sangat penting untuk menaikkan kadar trombosit dan mempercepat pemulihan. Ini daftar makanannya.

Bukan Cuma Roll-On, Kenali Jenis-Jenis Deodoran dan Fungsinya di Sini

Dalam perkembangannya ada banyak jenis deodoran yang bisa dijadikan pilihan. Berikut beberapa jenis deodoran beserta fungsinya.

4 Zodiak Paling Dominan yang Terkenal Berani dan Berkarisma, Siapa Nomor 1?

Beberapa zodiak secara alami terlahir dengan aura kepemimpinan yang kuat. Berikut adalah 4 zodiak paling dominan dalam berbagai aspek kehidupan.

5 Manfaat Pakai Hand Cream, Losion Khusus untuk Perawatan Tangan

Banyak yang belum mengetahui bahwa hand cream punya beragam manfaat saat digunakan rutin, cari tahu di sini.

Cek Kesehatan untuk Pasien Gula Darah Tinggi: Hasil Tes Bantu Cegah Komplikasi

Hasil HbA1c tinggi sering tanpa gejala awal. Jangan lupa cek kesehatan untuk mencegah risiko komplikasi yang fatal.

4 Tanda Kulit Wajah Butuh Peeling, Kulit Terasa Kasar hingga Komedoan

Ada setidaknya 4 tanda kulit wajah butuh peeling. Wajib tahu, berikut penjelasannya yang tidak boleh Anda lewatkan.

Harga Laptop Diproyeksi Melonjak 40%: Efek Dominasi Pusat Data AI

Harga laptop mainstream diperkirakan melonjak hingga 40%. Cari tahu pemicu utama di balik lonjakan biaya komponen vital ini.​