M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Punya Anak Balita? Ini 5 Kesalahan yang Harus Dihindari oleh Para Orang Tua

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Balita atau bayi di bawah lima tahun sebagaimana dilansir dari Halodoc merupakan masa saat otak anak mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Periode ini juga umumnya dikenal dengan istilah masa keemasan (the golden age).

Dikarenakan balita cenderung penuh energi, banyak orang tua yang kewalahan dalam menghadapinya. Akhirnya, tidak sedikit orang tua yang melakukan berbagai hal demi menenangkan balita mereka tanpa mengetahui apakah hal tersebut boleh atau tidak dilakukan.

Supaya tidak salah langkah, simak 5 kesalahan yang harus dihindari oleh para orang tua terhadap balita mereka berikut ini yuk!

Baca Juga: Simak Tanda-Tanda Anxiety Disorder yang Mungkin Terjadi pada Anak di Sini

1. Menghabiskan waktu bersama keluarga secara berlebihan

Menghabiskan waktu bersama seluruh anggota keluarga memang terasa sangat menyenangkan. Namun, tak jarang para orang tua melakukannya secara berlebihan. Padahal, anak-anak juga membutuhkan waktu untuk berdua saja dengan orang tua mereka tanpa melibatkan anggota keluarga lainnya termasuk saudara kandung si anak.

Selain menyenangkan bagi anak, quality time bersama salah satu anak secara bergiliran juga akan menjadi momen yang menyenangkan bagi orang tua karena orang tua akan sejenak terbebas dari sibling rivalry atau persaingan saudara antaranak.

Tak perlu mewah, Anda bisa menghabiskan waktu berdua bersama anak dengan membacakan mereka buku cerita atau bermain boneka jari.

2. Menawarkan terlalu banyak bantuan

Tidak sedikit orang tua yang selalu mengulurkan tangan setiap sang buah hati mengalami kesulitan. Faktanya, orang tua yang menawarkan terlalu banyak bantuan kepada anak mereka berkemungkinan menyabotase kemampuan anak untuk menjadi sosok yang mandiri.

Untuk memperbaikinya, ajarkanlah anak Anda untuk mampu menoleransi perjuangan. Pada saat yang sama, berikan mereka pujian dan dorongan. Alih-alih selalu terlibat untuk menyelesaikan kesulitan anak, jadilah pemandu sorak yang senantiasa mendukung dan meyakinkan anak bahwa mereka mampu menyelesaikan urusan mereka sendiri.

3. Membiarkan anak terlalu banyak screen time

Balita yang terlalu banyak menonton TV sering mengalami kesulitan belajar di kemudian hari. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak di bawah usia 2 tahun tidak dapat benar-benar memahami apa yang ditampilkan di dalam TV atau layar komputer.

Dibandingkan membiarkan anak Anda menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menatap layar TV, arahkan mereka untuk mencari kesibukan lain seperti bermain permainan edukatif atau kegiatan kreatif lainnya.

Atau Anda bisa melakukan percakapan untuk meningkatkan kemampuan bicara dan mendengarkan anak. Semakin sedikit waktu bagi anak untuk menonton TV, maka semakin baik bagi mereka.

4. Terlalu keras mencoba menghentikan tantrum pada anak

Beberapa orang tua mungkin akan khawatir ketika anak mereka mengalami tantrum. Pasalnya, ledakan emosi pada anak yang tidak terkendali tersebut dapat membuat orang tua berpikir bahwa mereka bukanlah orang tua yang kompeten. Faktanya, tantrum pada anak adalah suatu hal yang wajar terjadi.

Oleh sebab itu, tak perlu berusaha terlalu keras untuk mencegah atau menghentikan tantrum pada anak hanya karena Anda takut dianggap sebagai sosok orang tua yang kurang mumpuni.

Ketika sedang berada di tempat umum dan anak tiba-tiba mengalami tantrum, bawa mereka ke tempat yang lebih tenang dan berikan mereka pelukan hangat sebagai pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan.

5. Terlalu banyak bicara

Ketika balita Anda melakukan suatu kesalahan, apa yang biasanya Anda lakukan? Berbicara secara langsung kepada anak memang bisa Anda lakukan untuk mengingatkan mereka. Namun, penjelasan yang bertele-tele kuranglah tepat untuk mengendalikan perilaku mereka yang salah.

Sebagai solusinya, jangan membicarakan kembali apa yang sudah Anda bicarakan sebelumnya kepada anak sembari menghindari kontak mata. Jika anak tak juga menurut, berikan mereka peringatan lisan yang singkat atau hitung sampai tiga.

Apabila anak masih menolak untuk mengikuti perkataan Anda, Anda bisa memberikan mereka time-out atau konsekuensi lainnya yang wajar namun efektif.

Moms, itulah 5 kesalahan yang harus Anda hindari untuk dilakukan kepada balita Anda. Semoga bermanfaat dan jangan lupa dipraktikkan ya!

Selanjutnya: Ini 3 Cara yang Bisa Orang Tua Coba untuk Mengatasi Anak yang Kecanduan Game

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Simak 17 Wakil Indonesia di Ajang BAC 2026, Ubed dan Thalita Mulai dari Kualifikasi

Badminton Asia Championship atau BAC 2026 berlangsung pada 7-12 April 2026 di Gimnasium Pusat Olahraga Olimpiade Ningbao, China. 

Kaki Pecah-Pecah? 5 Langkah Rutin Ini Ubah Kaki Anda Jadi Mulus & Percaya Diri

Kulit kaki kering dan pecah-pecah membuat tidak nyaman? Hanya dengan 5 kebiasaan kecil ini, kaki Anda bisa kembali halus dan bebas masalah.

7% Wilayah Indonesia Ini Sudah Memasuki Musim Kemarau

Masuk April 2026, BMKG menyebutkan, sekitar 7% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau lo.   

IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Cek rekomendasi saham BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Ada Potensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Melemah, Berikut Proyeksi dan Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Senin (6/4)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

HP Gaming Anti-Panas: Infinix GT 50 Pro Siap Gempur Pasar

Panas saat nge-game? Infinix GT 50 Pro hadir dengan pendingin MagCharge Cooler 2.0 & bypass charging. Cek detailnya sekarang!

Turun Banyak, Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Senin (6/4)

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Senin (6/4) mengalami penurunan dari perdagangan sebelumnya.

IHSG Dibuka, Saham BREN dan DSSA Langsung Nyemplung 12%

Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah begitu dibuka pada Senin, 6 April 2026.

Bersiap Hadapi Volatilitas IHSG, Ini Saran dan Rekomendasi Saham untuk Investor (6/4)

Berbagai sentimen negatif menyelimuti. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi tertekan ke bawah 7.000, Senin, 6 April 2026.