M O M S M O N E Y I D
Santai

Program Pendampingan Gizi Nestle Jangkau 598 Keluarga Berisiko Stunting

Program Pendampingan Gizi Nestle Jangkau 598 Keluarga Berisiko Stunting
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - PT Nestle Indonesia menutup rangkaian Program Pendampingan Gizi 2025 yang dilaksanakan di tiga daerah dengan melibatkan sejumlah mitra lintas sektor. 

Mitra tersebut antara lain Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), TP PKK Kabupaten Batang, Guru Besar Pangan dan Gizi IPB University, serta Edu Farmers sebagai mitra field officer.

Kegiatan yang berlangsung sejak Juli 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan mendukung upaya pencegahan stunting melalui intervensi gizi pada anak usia dini. 

Inisiatif tersebut menjangkau 598 keluarga dengan anak berisiko stunting, melalui pendampingan 147 kader serta edukasi bagi 520 ibu hamil dan menyusui di Kabupaten Karawang, Batang, dan Pasuruan.

Berdasarkan pemantauan bersama mitra akademisi, intervensi tersebut mencatat penurunan prevalensi anak dengan berat badan kurang (underweight) dan sangat kurang (severe underweight) sebesar 22,5%. 

Selain itu, terdapat perbaikan indikator pertumbuhan anak serta peningkatan pemahaman keluarga terkait pemenuhan energi dan gizi harian.

Baca Juga: Berat Badan Anak Kurang? Ahli Gizi Ingatkan Bahaya Stunting

Marketing Manager PT Nestle Indonesia Ankur Mittal mengatakan, program dirancang dengan pendekatan intervensi berbasis bukti, pemantauan rutin, serta kolaborasi lintas sektor.

“Bagi kami, dampak terpenting tidak hanya terlihat dari perbaikan indikator pertumbuhan, tetapi juga dari perubahan perilaku berkelanjutan yang terjadi di tingkat keluarga dan komunitas,” kata Ankur dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/3/202).

Program Pendampingan Gizi 2025 menitikberatkan pada deteksi dini anak dengan berat badan stagnan atau sulit naik.

Intervensi dilakukan melalui pemberian satu butir telur dan satu gelas susu setiap hari selama enam bulan, disertai edukasi keluarga serta pemantauan pertumbuhan anak secara berkala.

Guru Besar Pangan dan Gizi IPB University Prof. Ali Khomsan menilai, pendekatan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak terhadap perbaikan status gizi anak.

“Hasil pemantauan menunjukkan, peningkatan indikator berat dan tinggi badan anak, serta penurunan prevalensi underweight sebesar 22,5%,” katanya.

Baca Juga: Ini Kunci Keberhasilan Percepatan Penurunan Stunting

Menurut dia, temuan tersebut menunjukkan, intervensi berbasis protein hewani yang dipadukan dengan pemenuhan energi harian serta edukasi keluarga, apabila dilakukan secara konsisten dan dipantau secara berkala, dapat berkontribusi pada perbaikan status gizi anak.

Pelaksana Tugas Direktur Bina Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN Yuni Hastutiningsih menyebutkan, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta berperan dalam memperluas jangkauan intervensi pencegahan stunting.

Sinergi tersebut dinilai dapat mendukung perubahan perilaku serta keberlanjutan program di masyarakat.

Program ini juga melibatkan kader posyandu dan komunitas lokal dalam pemantauan tumbuh kembang anak. Selain intervensi gizi, kegiatan turut mencakup edukasi keluarga mengenai pemenuhan energi anak, variasi konsumsi makanan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta keamanan pangan.

Dalam pelaksanaannya, karyawan Nestle Indonesia turut terlibat sebagai relawan untuk mendampingi kader posyandu dan keluarga penerima manfaat di lapangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

WhatsApp iOS Dual Akun: Praktis Tanpa 2 HP, Hidup Lebih Mudah!

Fitur dual akun WhatsApp iOS hadir, ubah cara Anda berkomunikasi. Pelajari bagaimana AI dan transfer obrolan menyempurnakan pengalaman.   

Waspada! Asam Urat Tak Diobati Picu Kerusakan Ginjal hingga Jantung

Asam urat yang tidak diobati bisa memicu tofi hingga penyakit jantung dan diabetes. Pahami cara mencegah komplikasi serius sebelum terlambat.   

15 Manfaat Kesehatan Daun Kelor bagi Tubuh yang Jarang Diketahui

Ternyata ini, lho, beberapa manfaat kesehatan daun kelor bagi tubuh yang jarang diketahui. Cek di sini!  

Wajah Mudah Berkeringat? Ikuti 7 Tips Makeup Ini untuk Hasil Tahan Lama

Kali ini MomsMoney akan membagikan 7 tips makeup untuk wajah yang mudah berkeringat. Simak sampai akhir, Moms.  

RUCI Art Space Boyong Puluhan Karya Seni ke Hong Kong

​RUCI Art Space dorong eksistensi seni rupa Indonesia di panggung internasional dengan berpartisipasi dalam Art Central Hong Kong 2026 

Performa HP Xiaomi: 5 Ponsel Ngebut yang Wajib Dilirik Tahun Ini!

Ingin HP Xiaomi tercepat untuk game dan multitasking? Temukan 5 rekomendasi dengan prosesor canggih dan RAM besar.   

7 Film Horor Gereja Ini Ungkap Teror Nyata Iblis, Biki Merinding

Ingin uji nyali? 7 film horor berlatar gereja ini siap membuat Anda merinding. Temukan ritual pengusiran setan yang mengerikan!

Promo HokBen HUT ke-41dengan Yup & BSI, Makan Hemat Diskon hingga 50%

HokBen siapkan promo spesial ulang tahun ke-41. Diskon hingga 50% berlaku di tanggal pilihan, cek detailnya sebelum kehabisan.  

Ragam Pilihan Hemat Promo Burger Bangor, Untung Lebih Besar di Shopee April Ini

Pitik Fire atau BBQ Smoked Beef? Promo Burger Bangor Shopee Exclusive Deals tawarkan diskon hingga puluhan ribu. Jangan lewatkan paket hematnya!  

Tubuh Ideal dan Jiwa Tenang: Ini Alasan Wanita Harus Rutin Lakukan Yoga

Yoga bisa jadi pilihan olahraga untuk para wanita. Berikut 6 manfaat yoga untuk wanita yang bisa jadi pertimbangan.