MOMSMONEY.ID - Polytron bersama Finalis MasterChef Indonesia Season 2, Chef Beng Budiarso, meluncurkan program pemberdayaan Bake It Happen di Jakarta, Selasa (5/5). Program ini dilucurkan untuk menangkap besarnya potensi bisnis baking rumahan.
Inisiatif ini dirancang khusus untuk mendobrak keraguan perempuan dalam merintis usaha mandiri melalui workshop interaktif pembuatan Dessert Box Batik Cake, sekaligus mengedukasi bagaimana kombinasi kreativitas dan dukungan teknologi Oven Listrik Polytron mampu menghasilkan kreasi estetik yang konsisten dan bernilai ekonomi.
Felita Septian Giovani, Product Specialist Home Appliances Polytron, mengatakan, lewat Bake It Happen, Polytron berharap dapat mendampingi langkah awal perempuan Indonesia dalam mengeksplorasi potensi diri.
"Kami percaya bahwa berbekal kreativitas dan dukungan teknologi Oven Listrik Polytron yang andal, setiap perempuan mampu mengubah hobi di rumah menjadi peluang usaha yang memberdayakan dan menguntungkan," ujar Felita dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5).
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Memangkas Sebagian Penurunan Kemarin, Ini Katalisnya!
Kemenkop mencatat, bisnis roti dan kue rumahan tumbuh hingga 10% setiap tahun dengan potensi pasar mencapai Rp 14 triliun. Angka ini membuka pintu lebat bagi para women entrepreneurship. Polytron pun melihat, dengan edukasi dan peralatan yang tepat, kegiatan baing di rumah bisa jadi langkah awal untuk bisa mandiri secara finansial.
Meski menjanjikan, memulai usaha baking di rumah bukan tanpa halangan. Dalam sesi workshop interaktif berkonsep “Cantik Tampilannya, Manis Bisnisnya,” Chef Beng Budiarso membedah kendala utama yang sering membuat para perempuan ragu untuk melangkah.
Dia bilang, tantangan terbesar bagi home baker pemula biasanya bukan sekadar resep, melainkan rasa percaya diri untuk mencapai konsistensi.
"Sering kali mereka khawatir kuenya bantat, matang tidak merata, atau bingung mencari unique selling point di tengah pasar yang kompetitif. Membangun identitas produk itu penting, tetapi menjaga kualitas produk setiap kali baking adalah kuncinya," ujar Chef Beng.
Melihat itu, pemilihan peralatan yang tepat menjadi investasi awal yang sangat krusial. "Alat yang kurang mumpuni seringkali membuat hasil baking tidak konsisten, yang ujung-ujungnya membuang bahan baku dan merugikan secara modal," imbuhnya.
Menjawab keresahan teknis tersebut, Polytron menghadirkan lini Oven Listrik yang memiliki konsistensi suhu dan kematangan. Oven ini memiliki fitur Two Heater Control memungkinkan pengaturan suhu pemanas atas dan bawah secara terpisah. Dikombinasikan dengan Convection Heating yang menyebarkan panas secara merata.
Oven listrik Polytron juga bisa membuat waktu produksi lebih efisien waktu, lantaran adanya fitur Stay On Mode membebaskan pengguna dari keharusan memutar ulang timer berkali-kali.
Lalu, bisa mengembangkan adonan lebih mudah lantaran adanya fermentation Mode. Ini jadi solusi untuk memaksimalkan proses proofing adonan ragi, tanpa perlu khawatir dipengaruhi oleh suhu ruangan yang berubah-ubah.
Tak hanya itu, biaya operasional juga bisa dihemat karena oven listrik Polytron dirancang dengan konsumsi daya yang rendah. Fitur ini membantu menjaga margin keuntungan bisnis rumahan tetap sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News