MOMSMONEY.ID - Poco F8 ultra hadir dengan bingkai aluminium, sertifikasi IP68, baterai silikon-karbon, dan audio yang disetel oleh Bose. Beberapa pasar menyertakan pengisi daya berdaya tinggi dalam kotak, sementara yang lain dikirim tanpa pengisi daya.
Pengaturan sensor sidik jari ultrasonik cepat dan mudah, dan cenderung bekerja lebih baik daripada sensor optik ketika jari lembap atau sedikit kotor. Sementara itu, HyperOS-nya memprioritaskan audio sejak awal.
Hal tersebut cukup disengaja, ponsel ini ingin speakernya menjadi nilai jual utama dan bukan sekadar pelengkap. Scott Webster, pengamat gadget dari Androidgyus.com, menjelaskan bahwa F8 Ultra adalah ponsel berukuran besar dengan sasis aluminium.
Baca Juga: Samsung Rilis Galaxy Buds4 Series, Fokus Tingkatkan Kualitas Panggilan
Teksturnya juga bantu meningkatkan cengkeraman dan lebih tahan terhadap sidik jari dibandingkan kebanyakan permukaan kaca yang halus. Tampilan sampingnya memperlihatkan tombol-tombol dan modul kameranya.
Volume internal tambahan tersebut mendukung perangkat keras audio. Simak lebih lanjut spesifikasi menawan lainnya dari Poco F8 ultra:
Layarnya tajam, cerah, dan halus
Layar F8 Ultra hadirkan resolusi 1,5K yang terlihat jernih pada jarak pandang normal dan membantu menjaga konsumsi daya tetap terkendali. Kecerahan adalah keunggulannya, keterbacaan di luar ruangan sangat baik dan konten HDR memiliki kualitas yang diharapkan dari OLED kelas atas.
Dukungan Dolby Vision dan HDR membantunya berfungsi layaknya layar streaming yang sesungguhnya, bukan hanya panel yang terang. Layar ini bukan panel LTPO, jadi tidak dapat menurunkan kecepatan refresh serendah flagship yang paling hemat daya saat konten statis.
Bagi orang yang sensitif terhadap kedipan layar, pendekatan peredupan Poco adalah salah satu implementasi terbaik di kelasnya. Ponsel ini umumnya nyaman digunakan pada tingkat kecerahan rendah.
Kemitraan dengan Bose yang bermanfaat
Sebagian besar kemitraan "Sound by" hanyalah penyempurnaan perangkat lunak. F8 Ultra tampil berbeda karena perangkat kerasnya berbeda, suaranya terdengar lebih penuh dan musik terdengar lebih bertenaga.
Tampilan saat jarak dekat menunjukkan beberapa lensa kamera dan kisi-kisi speaker “Sound by Bose”. Selanjutnya, Snapdragon di F8 Ultra menghadirkan kecepatan yang diharapkan orang-orang dari perangkat Android kelas atas.
Penggunaan sehari-hari terasa mudah, bermain game berat berjalan lancar tanpa hambatan. Pengaturan suhu dikelola secara agresif, di bawah tekanan yang berkelanjutan ponsel akan menurunkan performanya untuk menjaga suhu permukaan tetap nyaman.
Ponsel memprioritaskan menjaga performa tetap konsisten daripada mengejar kecepatan clock maksimum dalam waktu singkat lalu kepanasan. Performa gaming sangat baik, terutama pada judul-judul game yang mendapat manfaat dari kelancaran refresh rate tinggi.
Pemrosesan grafis dan tampilan tambahan juga membantu mempertahankan kelancaran yang dirasakan tanpa terus-menerus membebani GPU utama hingga batasnya.
Baca Juga: Duel Sengit HP Flagship: Samsung Galaxy S26 Ultra Ungguli iPhone 17 Pro Max
Sensor kamera yang jadi bintang utama
Kamera pada Poco F8 Ultra ini bisa menangkap detail yang kuat, menangani rentang dinamis dengan baik, dan hasilkan foto yang menarik tanpa banyak pemrosesan. Pendekatan warnanya cenderung sedikit lebih berani daripada ponsel lainnya.
Penambahan lensa periskop dengan zoom optik 5x berguna dalam kehidupan sehari-hari. Potret, foto candid, detail arsitektur, dan foto perjalanan langsung mendapatkan manfaatnya.
Cahaya rendah masih lebih sulit pada panjang fokus ini, tetapi jauh lebih baik daripada pemangkasan digital. Kurangnya autofokus pada lensa ultra-wide membatasi keserbagunaan lensa makro dan mengurangi fleksibilitas dalam pengambilan gambar jarak dekat.
Untuk lanskap luas dan foto grup kasual, lensa ini masih sangat berguna tetapi tidak memiliki kemampuan multitasking yang sama seperti kamera utama. Pergantian lensa terasa kurang mulus dibandingkan beberapa ponsel flagship yang lebih mahal dengan perubahan pada pengaturan warna dan perilaku exposure.
Software dan janji update jangka panjang
Poco F8 Ultra menjalankan HyperOS di atas Android 16, pengalaman pengguna cukup cepat dan fleksibel. HyperOS bekerja dengan baik dengan silikon terbaru Qualcomm, menjaga ponsel tetap responsif tanpa menguras baterai secara berlebihan.
Secara visual, HyperOS cenderung mengarah pada tampilan yang bisa disesuaikan. Pusat notifikasi dan kontrol yang terpisah tetap ada, terdapat banyak pilihan untuk tema, ikon dan layar kunci.
Kelemahan terbesarnya tetaplah bloatware. Beberapa aplikasi pra-instal dan rekomendasi sistem muncul selama pengaturan, meskipun sebagian besar dapat dihapus atau dinonaktifkan dalam beberapa menit.
Setelah dibersihkan, perangkat lunak terasa jauh lebih premium dan tidak mengganggu. Poco kini menjanjikan empat pembaruan Android utama dan enam tahun keamanan. Itulah fitur dan spesifikasi menarik yang dibawa oleh Poco F8 ultra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News