M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Platfrom Lynk.id Bidik Babak Baru Ekonomi Kreator

Platfrom Lynk.id Bidik Babak Baru Ekonomi Kreator
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Ekonomi kreator Indonesia memasuki babak baru. Jika sebelumnya jumlah followers menjadi modal utama untuk mendapatkan cuan dari endorsement, kini kreator semakin didorong untuk memiliki sumber pendapatan di luar endorsement saja. 

Perkembangan industri konten kreator saat ini, tidak hanya melahirkan peluang ekonomi dari endorsement atau kerjasama dengan brand saja. Melainkan, konten kreator juga dapat mendapatkan sumber penghasilan dengan mengubah jumlah audiens mereka menjadi konsumen atas produk digital seperti e-book, kelas online, template diital, konsultasi hingga konten eksklusif. 

Salah satu platform yang dapat mewadahi para kreator untuk mengembangkan sumber pendapatan mereka adalah Lynk. 

Pernahkan Anda melihat Instagram konten kreator yang menulis kalimat "lihat link di bio" pada unggahan mereka? Arti kalimat tersebut mengacu pada informasi produk atau jasa yang bisa pengikut beli. Aktivitas tersebut bisa dilakukan melalui platform Lynk.id yang menyediakan halaman khusus sebagai storefront untuk menjual produk digital seorang konten kreator. 

Melalui Lynk konten kreator jadi bisa menjual produk digital, course, jasa, evet dan lainnya. 

Agusleo Halim, Co-Founder Lynk.id, mengatakan ia mendirikan Lynk atas dasar observasinya di dunia digital. Peluang ekonomi di industri ini tidak hanya dimiliki oleh kreatr yang bisa menghibur, tetapi juga oleh mereka yang memiliki pengetahuan, keahlian atau pengalaman untuk dibagikan. 

Baca Juga: Indosat Gandeng Adobe Express Cetak 15.000 Kreator Konten di Indonesia, Ini Caranya

Alhasil, melalui Lynk seorang educator, coach, konsultan, guru, freelancer hingga profesional yang tidak memiliki jutaan followers juga bisa tetap mendapatkan penghasilan dari produk atau jasa mereka yang bernilai. Jadi, monetisasi kreator tidak lagi hanya bergantung pada iklan, endorsement dan brand deal. 

Lynk juga menyederhanakan kreator dalam menjajakan produk dan jasa mereka. Sebab, melalui platform ini, kreator tidak perlu lagi harus menggunakan banyak tools berbeda untuk membuat landing page, menerima pembayaran, mengirim produk digital, membuka kelas, hingga event. 

"Lynk hadir untuk menyederhanakan proses tersebut dalam satu platform dan membuka jalan bahwa semua orang punya kesempatan untuk membangun sesuatu du dunia digital dan membuat proses monetisasi jadi lebih mudah," kata Agusleo, Senin (15/9). 

Sejak berdiri di 2021, Lynk kini berkembang dari sekadar menyediakan fitur link-in-bio atau tempat menjual produk digital, menjadi menyediakan fitur kebutuhan bisnis lain. 

Berikut fitur yang dapat kreator manfaatkan untuk kebutuhan bisnis mereka. 

  • Landing Page - membangun halaman untuk personal brand, produk, atau campaign.
  • Blog - membuat dan memonetisasi konten tulisan.
  • eCourse - membuat dan menjual kelas online.
  • Appointment - menjual konsultasi, coaching, atau layanan berbasis waktu.
  • Event - membuat dan menjual tiket webinar maupun event.
  • Digital Product -menjual ebook, template, file, dan produk digital lainnya.
  • Custom Domain - menggunakan domain sendiri agar bisnis terlihat lebih profesional.
  • Clipping - membuka kesempatan bagi komunitas atau clipper untuk membantu distribusi konten.
  • Dan lainnya - termasuk email marketing, physical product, donation, dan fitur lainnya

Baca Juga: Aturan Baru YouTube Tekan Kreator Baru Kejar 8.000 Jam Tayang

Saat ini, Lynk.id telah digunakan oleh lebih dari 5 juta creator atau users dan memproses miliaran transaksi dengan profil pengguna yang semakin luas. 

"Bukan hanya influencer yang menggunakan Lynk, tetapi juga ada guru, educator, consultant, freelancer, coach, professional, sampai pemilik bisnis," jelas Agusleo. 

Mengenai model bisnis, Agusleo menjelaskan Lynk menerapkan kombinasi transaction fee dan subscription. "Untuk mulai di awal bisa gratis, ketika kebutuhan bisnis bertambah kreator bisa menggunakan paket berbayar untuk mendapatkan fitur yang lebih lengkap," jelasnya. 

Saat ini Lynk dapat diakses melalui website dan dibuat mobile-first. Agusleo mengatakan ia sengaja membuat Lynk dapat diakses tanpa perlu download aplikasi karena traffic kreator sebagian besar berasal dari Instagram, TikTok, YouTube, WhatsApp dan platform sosial lainnya. 

Audience cukup klik satu link dan langsung bisa membaca blog, melihat landing page, membeli course, booking appointment, membeli tiket event, atau melakukan transaksi.

Baca Juga: ShopeePay & SPayLater Ajak Kreator Indonesia Ikut Kompetisi Desain Batik Nasional

Agusleo melihat internet ke depannya tidak danya membuka kesempatan pada orang yang memiliki jutaan followers saja. "Guru bisa membuat eCourse, consultant bisa membuka appointment, komunitas bisa membuat event, writer bisa membangun blog, dan seseorang dengan keahlian tertentu bisa mengubah knowledge-nya menjadi bisnis," imbuhnya.

AI akan mempercepat tren ini karena biaya untuk membuat content dan produk semakin rendah. Tetapi, tantangannya juga berubah. Ketika semua orang semakin mudah membuat sesuatu, creator harus semakin baik dalam membangun trust, mendapatkan audience, menjual, dan mendistribusikan produknya.

Itu sebabnya arah Lynk.id ke depan bukan hanya menjadi platform untuk menjual produk digital. Menurut Agusleo, ia ingin membangun ekosistem yang membantu seseorang dari: Create → Publish → Sell → Distribute → Grow. Mulai dari landing page, custom domain, blog, eCourse, appointment, event, digital product, sampai clipping untuk membantu distribusi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Waspada Udara Kabur di Jawa Timur, Pantau Prakiraan Cuaca Besok (17/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Kamis (17/9) didominasi berawan dan udara kabur, sementara Jumat (18/9) masih berawan.

Update Harga Buyback Emas Hari Ini, UBS dan Hartadinata Kompak Naik

Harga buyback emas UBS mencatat kenaikan tertinggi, sementara Antam masih memimpin harga buyback tertinggi.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (17/9) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Kamis (17/9) didominasi berawan, lalu Jumat (18/9) hampir seluruhnya berawan.

Platform Yapp Bidik Tren Kreator Bangun Bisnis Digital Sendiri

Platform Yapp mencatat sekitar 50.000 pengguna dan menawarkan fitur monetisasi mulai dari produk digital hingga tipping dan affiliate.

Platfrom Lynk.id Bidik Babak Baru Ekonomi Kreator

Platform link-in-bio ini memperluas layanan untuk membantu kreator dan profesional membuat, menjual, hingga mendistribusikan produk secara digital

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (17/9) Didominasi Cerah dan Berawan, Cek Suhu Udara

Pada Kamis (17/9), cuaca Jawa Barat didominasi cerah, sedangkan Jumat (18/9) mayoritas wilayah diprakirakan berawan.

Promo Indomaret Harga Spesial 16-21 September 2026, Kanzler-My Baby Diskon 25%

Berikut MomsMoney lampirkan katalog Promo Indomaret Harga Spesial Periode 8-21 September 2026 yang dapat Anda cermati.

Harga Emas Dunia Rebound Menjelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Penurunan harga minyak dan melandainya yield US Treasury membantu mengurangi tekanan terhadap harga emas hari ini.

Platform SatuSatu Buka Wadah Cuan Baru Agen Perjalanan Lewat Pengalaman Lokal

Selama ini potensi bisnis dari kategori atraksi atau event dan pengalaman lokal masih sangat besar dan belum tergarap secara optimal. 

Studi IBM: Penggemar Olahraga Menginginkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi

Para penggemar olahraga bersedia mengunduh aplikasi olahraga, tetapi pengelolaan bebagai aplikasi tersebut sering mejadi kendala.