MOMSMONEY.ID - Yuk cek warna cat pintu depan yang sebaiknya Anda dihindari supaya tampilan rumah tetap enak dilihat dan tidak cepat terlihat usang.
Pintu depan sering kali jadi bagian pertama rumah yang dilihat orang, baik tamu, tetangga, maupun siapa saja yang lewat.
Tanpa disadari, warna pintu punya peran besar dalam membentuk kesan awal sebuah hunian. Banyak rumah sebenarnya sudah tertata rapi, tetapi terlihat kurang menarik hanya karena pilihan warna pintu yang kurang pas.
Kesalahan ini biasanya terjadi karena mengikuti tren atau memilih warna favorit tanpa mempertimbangkan kondisi rumah dan lingkungan sekitar.
Melansir dari Southern Living, menekankan bahwa warna pintu depan seharusnya memperkuat tampilan rumah secara keseluruhan, bukan justru membuatnya terasa janggal.
“Pintu depan idealnya mendukung karakter rumah, bukan menjadi elemen yang terlalu mendominasi,” ujar Bradie Fisher, pendiri Bradie Fisher Interiors.
Baca Juga: Menurut Desainer, 8 Warna Cat Pintu Depan Ini yang Bisa Menurunkan Daya Tarik Rumah
Abu-abu dingin dan biru baja
Sekilas, warna abu-abu dingin dan biru baja memang terlihat modern dan rapi. Namun, pada banyak rumah, warna ini justru terasa kaku dan kurang menyatu.
Jika rumah memiliki unsur bata, kayu, atau batu alam, warna dingin seperti ini bisa membuat tampilan depan terasa kurang hangat. Dalam jangka waktu tertentu, warna tersebut juga mudah terlihat kusam akibat debu dan perubahan cuaca.
Biru tua dan hitam
Biru tua dan hitam sering dipilih karena terlihat tegas dan elegan. Sayangnya, warna gelap menyerap panas lebih banyak, terutama di daerah dengan paparan matahari tinggi.
Akibatnya, pintu bisa cepat memuai dan menyusut, yang berisiko merusak lapisan cat atau bahkan bentuk pintu itu sendiri. Selain itu, pintu dengan warna terlalu gelap kerap memberi kesan berat dan kurang ramah.
Warna pastel pucat
Warna pastel memang identik dengan kesan lembut dan manis. Namun, untuk pintu depan, pastel yang terlalu pucat sering kali kurang menonjol.
Di bawah sinar matahari, warnanya bisa tampak pudar dan tidak cukup kuat sebagai penanda pintu masuk. Hasilnya, rumah terlihat datar dan kurang memiliki titik fokus yang jelas.
Putih murni
Putih murni sering dianggap pilihan aman karena terlihat bersih dan sederhana. Kenyataannya, warna ini justru cukup merepotkan dalam perawatan.
Debu, noda, dan bekas tangan akan sangat mudah terlihat. Dalam waktu singkat, pintu putih bisa tampak kusam jika tidak rutin dibersihkan. Dari sisi visual, putih polos juga cenderung kurang memberi karakter.
Baca Juga: Pemilik Rumah Wajib Tahu: 5 Kesalahan Desain Dapur Ini Paling Sering Kamu Lakukan
Kuning cerah
Kuning cerah memang mencuri perhatian, tetapi sering kali terlalu mencolok untuk pintu depan. Warna ini tidak selalu mudah dipadukan dengan dinding atau elemen eksterior lainnya.
Alih-alih terlihat ceria, kuning terang justru bisa membuat tampilan rumah terasa tidak seimbang. Jika tetap ingin nuansa kuning, pilihan warna yang lebih lembut dan dalam biasanya lebih nyaman dipandang.
Warna sangat cerah atau neon
Warna yang terlalu terang atau mendekati neon memang mudah terlihat dari jauh. Namun, warna seperti ini sering terasa mengganggu secara visual.
Selain cepat memudar karena cuaca, warna terlalu mencolok juga mudah terlihat ketinggalan zaman. Dalam jangka panjang, pilihan ini jarang memberi kesan elegan dan rapi.
Cokelat kusam atau kurang kontras
Cokelat sebenarnya bisa menjadi pilihan aman jika nuansanya tepat. Masalah muncul ketika warna cokelat terlalu kusam atau hampir sama dengan warna dinding.
Pintu pun jadi tidak menonjol dan kehilangan perannya sebagai titik masuk utama. Warna cokelat yang lebih kaya atau menyerupai warna kayu alami biasanya terlihat lebih hidup dan menyatu dengan desain rumah.
Baca Juga: 6 Pilihan Tren Warna Cat 2026 Ini Bisa Bikin Rumah Kamu Anti-Bosan Lo, Simak Yuk
Warna yang terlalu mengikuti tren
Tren warna selalu berubah. Warna pintu depan yang terlalu mengikuti tren tertentu sering kali cepat terasa usang. Ketika gaya rumah atau lingkungan sekitar berubah, warna tersebut bisa terlihat tidak relevan lagi. Pilihan warna yang lebih netral dan berkarakter justru cenderung bertahan lebih lama.
Memilih warna pintu depan bukan hanya soal selera, tetapi juga soal keselarasan dan kenyamanan visual. Warna yang kurang tepat bisa membuat rumah terlihat cepat kusam dan kurang terawat.
Setelah menghindari pilihan warna yang berisiko, tampilan rumah dapat tetap menarik dan enak dipandang dalam jangka panjang. Pintu depan yang baik adalah yang menyatu dengan rumah, terasa ramah, dan tetap relevan seiring waktu.
Selanjutnya: Wall Street Menghijau Rabu (28/1): S&P 500 Tembus Level 7.000 untuk Pertama Kalinya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News