MOMSMONEY.ID - Cek warna cat pintu depan yang sebaiknya Anda dihindari agar tampilan rumah tetap menarik, nyaman dilihat, dan tidak cepat terasa usang.
Tampilan depan rumah sering kali jadi penilaian pertama sebelum orang benar-benar mengenal bagian dalamnya. Salah satu elemen kecil tapi krusial adalah warna cat pintu depan, yang diam-diam sangat memengaruhi kesan keseluruhan hunian.
Banyak orang memilih warna hanya berdasarkan tren atau selera sesaat, tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjangnya.
Padahal, pilihan warna yang kurang tepat bisa membuat rumah terlihat kusam, panas, bahkan terasa tidak ramah. Melansir dari Southern Living, para desainer interior menilai pintu depan seharusnya memperkuat karakter rumah, bukan justru merusaknya.
“Pintu depan itu penanda visual rumah, tugasnya mendukung tampilan keseluruhan, bukan mencuri perhatian,” ujar Bradie Fisher, pendiri Bradie Fisher Interiors.
Baca Juga: Jangan Boros Renovasi! Inspirasi Dapur Kuno Anda Bisa Modern Hanya dengan 5 Cara Ini
Abu abu dingin dan biru baja
Warna abu abu dingin dan biru baja sering dianggap aman karena terlihat modern. Namun pada pintu depan, warna ini kerap terasa terlalu kaku dan dingin.
Jika rumah memiliki elemen bata, kayu, atau batu alam, nuansa tersebut bisa terlihat tidak menyatu. Akibatnya, tampilan depan rumah terasa kurang hidup dan kehilangan kesan hangat yang seharusnya menyambut tamu.
Biru tua dan hitam
Warna gelap seperti biru tua dan hitam memang memberi kesan tegas dan elegan. Sayangnya, warna ini menyerap panas lebih banyak, terutama di iklim tropis seperti Indonesia.
Dalam jangka panjang, pintu bisa mengalami pemuaian dan penyusutan yang memicu retak atau melengkung. Selain itu, permukaan pintu juga bisa terasa sangat panas saat disentuh di siang hari.
Warna pastel pucat
Pastel identik dengan kesan lembut dan manis. Namun untuk pintu depan, warna pastel yang terlalu pucat sering kali kurang memiliki kekuatan visual.
Dari kejauhan, warnanya mudah terlihat pudar dan tidak menonjol sebagai akses utama rumah. Jika lingkungan sekitar memiliki warna eksterior yang lebih kuat, pintu justru tampak tenggelam.
Putih murni
Putih polos memang terlihat bersih saat baru dicat. Tetapi untuk area pintu yang sering disentuh dan dilewati, warna ini cepat menunjukkan noda, debu, dan bekas tangan.
Selain butuh perawatan ekstra, putih murni juga minim karakter sehingga pintu depan bisa terlihat datar dan kurang berkesan.
Kuning cerah
Kuning dengan nuansa primer atau terlalu terang sering kali sulit dipadukan dengan elemen luar rumah. Alih-alih terlihat ceria, warna ini justru bisa terasa menyilaukan dan mengganggu secara visual.
Jika digunakan tanpa keseimbangan desain yang tepat, kuning cerah berisiko membuat tampilan rumah terasa melelahkan.
Baca Juga: Bukan di Meja Tamu Lo, Lampu Meja Kini Jadi Tren Baru Tahun 2026 di Dapur Modern
Warna sangat terang dan neon
Warna yang terlalu terang atau neon cenderung memberi kesan agresif dan kurang ramah. Selain itu, pigmen cerah lebih cepat memudar akibat paparan sinar matahari.
Dalam beberapa tahun, pintu bisa terlihat kusam dan ketinggalan zaman, sehingga menurunkan nilai estetika rumah secara keseluruhan.
Cokelat kusam bernuansa tanggung
Cokelat sebenarnya bisa jadi pilihan aman, tetapi salah memilih nuansa justru membuat pintu terlihat tua. Warna cokelat kusam atau terlalu mirip dengan warna dinding sekitar membuat pintu kehilangan perannya sebagai titik fokus. Efeknya, tampilan depan rumah terasa datar dan kurang terencana.
Warna yang terlalu mengikuti tren
Warna yang sedang viral memang menggoda untuk dicoba. Namun tren warna cepat berubah dan sering kali sulit disesuaikan dengan kondisi rumah dalam jangka panjang.
Pintu depan yang terlalu trendi berisiko terlihat usang hanya dalam beberapa tahun, meskipun struktur rumah masih sangat layak.
Memilih warna cat pintu depan bukan sekadar soal selera, tapi juga soal fungsi, kenyamanan visual, dan ketahanan tampilan rumah.
Baca Juga: Kenyamanan Rumah Sirna? Cek Ulang Feng Shui Kamar Mandi Anda
Warna yang tepat akan membuat rumah terasa lebih ramah, seimbang, dan enak dipandang dalam jangka panjang. Setelah menghindari warna-warna yang berisiko menurunkan daya tarik, pemilik rumah bisa menjaga kesan depan tetap relevan dan berkelas.
Ingat, pintu depan yang baik tidak perlu mencolok, cukup terasa pas dan menyatu dengan rumah secara keseluruhan.
Selanjutnya: Pemilik Rumah Wajib Tahu: 5 Kesalahan Desain Dapur Ini Paling Sering Kamu Lakukan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News