M O M S M O N E Y I D
Santai

Perubahan Preferensi Musik dan Podcast Pengguna Spotify Selama Ramadan di Indonesia

Perubahan Preferensi Musik dan Podcast Pengguna Spotify Selama Ramadan di Indonesia
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Kebiasaan mendengarkan musik maupun konten di Indonesia mengalami perubahan selama bulan Ramadan. Data Spotify menunjukkan streaming musik bernuansa religi meningkat hampir dua kali lipat pada bulan Ramadan dibandingkan dengan minggu sebelum bulan suci dimulai tahun lalu. Sementara itu, konsumsi podcast juga mengalami kenaikan pada pukul 06.00–08.00 pagi.

Pola ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia cenderung mendengarkan musik bernuansa religi untuk menemani momen refleksi, dan podcast sebagai sumber panduan spiritual atau teman pendamping di pagi hari yang tenang. 

Seiring dengan terus berubahnya pola mendengarkan selama Ramadan, tim editorial Spotify menyesuaikan kurasi playlist yang selaras dengan dinamika sosial dan kegiatan ritual yang terjadi selama bulan tersebut.

Dimas Ario, Lead Music Editor at Spotify Indonesia mengatakan dalam keterangan tertulis, Rabu (25/2),  bahwa kurasi playlist disusun berdasarkan data dan observasi tren budaya yang ada. 

“Data membantu kami melihat pola kebiasaan mendengarkan, tapi pemahaman dari konteks budayalah yang menjelaskan makna dari pola tersebut,” katanya. 

Baca Juga: Nikmati 13 Fitur Unggulan Spotify di Januari 2026: Bisa Tingkatkan Pendapatan

Ramadan itu sangat personal, tetapi juga kolektif. Memahami kedua hal ini memungkinkan Spotify untuk melakukan kurasi playlist yang relevan dengan berbagai momen yang pengguna alami selama Ramadan.

Setiap momen Ramadan menghadirkan suasana yang berbeda. Musik yang menemani persiapan sahur berbeda dengan musik yang diputar saat acara buka bersama, begitu juga dengan soundtrack perjalanan mudik Lebaran. Oleh karena itu, kurasi Ramadan disusun berdasarkan momen-momen nyata lewat playlist yang mencerminkan perubahan ritme interaksi sosial sepanjang bulan.

“Selama periode ini, pendengar cenderung memilih musik yang lebih tenang dan reflektif,” lanjut Dimas. 

Sementara itu, Spotify juga melihat bagaimana dinamika sosial dan budaya memengaruhi kenaikan streaming genre musik tertentu. Karena Ramadan juga bersifat komunal, lagu-lagu nostalgia sering kali terasa lebih relevan, terutama saat momen kebersamaan.

Di luar sisi spiritualnya, Ramadan juga menjadi momen untuk terhubung kembali dengan orang-orang. Tradisi seperti buka puasa bersama (bukber) mempertemukan kembali teman-teman dari berbagai fase kehidupan, seperti teman masa sekolah, mantan rekan kerja, sampai komunitas yang mungkin hanya bertemu setahun sekali. Setiap grup pertemanan pun memiliki musik yang melekat dan menggambarkan keunikannya.

Baca Juga: Fitur Jamming & Listening Activity Bikin Spotify Ungguli Apple dan YouTube Music

“Fenomena bukber ini mempertemukan orang-orang dari berbagai fase kehidupan dimana setiap grupnya memiliki soundtrack tersendiri. Kami hadirkan perasaan tersebut lewat playlist nostalgia seperti Terbaik 2000an dan Ngetren 2010an yang bisa membangkitkan kenangan bersama," kata Dimas. 

Di sisi lain, bagi pendengar yang memilih untuk menjalani Ramadan dengan tenang dan lebih reflektif, Spotify juga mengkurasi playlist seperti Sejuknya Ramadan dan Ramadan Kamu 2026. Hal ini Spotify lakukan untuk menciptakan suasana yang lebih bermakna dan selaras dengan bulan suci Ramadan. 

Setiap tahun Spotify menghadirkan Ramadan Hub yang berisi kumpulan playlist dan video podcast bertema Ramadan dalam satu tempat. Selain musik, konsumsi podcast juga menunjukkan perubahan selama Ramadan, dimana Spotify melihat peningkatan minat pada konten religi dan spiritual, edukasi, hingga komedi, terutama pada jam 06.00–08.00 pagi saat pendengar bersiap memulai hari.

Tahun ini, episode podcast spesial Ramadan hadir dari kreator Indonesia. Mulai dari Ramadan Nanya-Nanya dari Podcast Raditya Dika yang mengundang tamunya untuk bergantian bertanya kepada Radit untuk menggali wawasan dibalik kehidupan dan kesehatan selama bulan Ramadan, LOGIN RESTART membahas isu sosial yang berkaitan dengan agama dan spiritualitas, dikemas dalam diskusi reflektif yang dibalut humor, hingga seri Ramadan ESCAPE 2.0 dari Raymond Chin membahas pertanyaan yang berani dan relevan dengan audiens masa kini bersama Ust. Felix Siauw. Pengguna juga bisa menyaksikan episode spesial Ramadan dari kreator lainnya seperti RJL 5, Gue Punya Cerita, Rapot BUAKAKAK dan lainnya di Ramadan Hub.

“Pada dasarnya, kurasi Ramadan berangkat dari intensi yang kuat,” ujar Dimas. 

Proses ini membutuhkan pemahaman konteks budaya dan emosi dari apa yang pengguna dengarkan. Peran Spotify adalah memastikan bahwa konten yang ditemukan terasa selaras dengan momennya, sehingga musik dan podcast dapat menjadi pendamping yang tepat bagi para pengguna.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.