M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Perawatan Tabulampot yang Harus Diperhatikan

Perawatan Tabulampot yang Harus Diperhatikan
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Menanam dan merawat tabulampot atau tanaman dalam pot tentu berbeda dengan tanaman yang tumbuh langsung di lahan tanah. Berada di dalam pot, artinya akar tanaman hanya dapat mengambil nutrisi yang Anda berikan untuk media tanam.

Oleh karena itu, tanaman di dalam pot memiliki daya serap yang tinggi sehingga berbuah lebih banyak dan mampu tumbuh subur. Namun, Anda harus tetap memberikan perawatan yang maksimal agar hasil tanaman tidak mengecewakan. Bagaimana caranya?

Baca Juga: 6 Cara Menanam Dengan Sistem Hidroponik

Penyiraman

Tak berbeda dengan tanaman lainnya, tabulampot tentu butuh air untuk berfotosintesis. Saat tabulampot sudah dipindah dari proses penyemaiannya, Anda perlu rutin menyirami tanaman pagi dan sore setiap hari. Kecuali di musim hujan, Anda hanya perlu menyirami tanaman saat tanah di dalam pot tampak kering.

Pemangkasan

Dilansir dari disperkimta.bulelengkab.go.id, terdapat tiga tujuan pemangkasan tabulampot, yaitu pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi, dan pemangkasan peremajaan.

Pemangkasan ini bertujuan untuk membentuk cabang baru dan mengatur postur agar sinar matahari dapat tembus ke semua bagian tanaman.

Ada aturan umum untuk memangkas bentuk tabulampot, yakni 1-3-9. Artinya, setiap 1 batang primer terdapat maksimum 3 batang sekunder,  dan dalam 1 batang sekunder terdapat 3 batang tersier. Kendati demikian, Anda harus memilih batang yang sehat dan kuat untuk dipertahankan.

Selain itu, pemangkasan ini bermanfaat untuk membuat tabulampot lebih kokoh. Apabila Anda menginginkan tabulampot yang berkualitas, pemangkasan dapat dilakukan sejak mulai dari bibit.

Baca Juga: Mengenal Metode Menanam Hidroponik untuk Pemula

Pemupukan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tabulampot memiliki cadangan nutrisi yang terbatas. Oleh karena itu, pemupukan harus rutin diberikan satu bulan setelah tanam. Selanjutnya dapat dilakukan setiap 3-4 bulan sekali.

Anda dapat menggunakan jenis pupuk organik seperti pupuk kompos atau pupuk kandang. Pupuk organik memiliki unsur hara yang lebih lengkap dan bisa menambah bahan-bahan organik yang mampu merangsang aktivitas biologi di dalam media tanam.

Pencegahan Penyakit dan Hama

Pencegahan atau pengendalian penyakit dan hama ini dapat dilakukan sejak pemilihan bibit. Pilihlah bibit yang unggul dan terpercaya. Selain itu, menjaga kebersihan media tanam dan kebun juga penting. Sebab, gulma dan semak belukar dapat menjadi sumber hama dan penyakit.

Baca Juga: Tanaman Hias Beracun yang Berbahaya Ditaruh di Dalam Rumah

Jika tanaman Anda sudah berbuah, Anda dapat memberikan perlindungan kepada buah dengan plastik atau jaring pelindung. Ini akan memberikan pengamanan pada hasil buah Anda sampai waktu panen tiba.

Penggunaan pestisida atau fungisida mungkin akan berisiko karena tabulampot biasanya ditanam di dekat pemukiman warga. Ini dikhawatirkan dapat mencemari lingkungan sekitar. Anda dapat menggunakan pestisida organik yang banyak dijual di toko tanaman.

Penggantian Pot Secara Berkala

Ada kalanya tabulampot melakukan pergantian pot jika tanaman semakin besar. Ini dimaksudkan agar tanaman Anda memiliki ruang yang lebih bebas untuk berkembang. Selain itu, perlu dilakukan pemangkasan peremajaan akar tanaman. Akar tanaman yang terus tumbuh akan membuat media tanaman menjadi padat. Akar tabulampot maksimal memiliki panjang hingga 25 cm.

Selanjutnya: Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Inspirasi Desain Kamar Tidur 2026 yang Lebih Nyaman, Personal, dan Bikin Betah

Simak inspirasi desain kamar tidur 2026 yang nyaman dan personal, ini tren terbaru yang cocok dengan gaya hidup modern Anda.

Ternyata Ini Alasan Film Chick Flick Selalu Rilis di Bulan Februari

Mengapa bulan Februari identik dengan rilis film chick flick ya? Temukan kaitan eratnya dengan momen spesial dan target penontonnya.

Jangan Pakai Lagi! 5 Ciri-Ciri Parfum Kedaluwarsa yang Bisa Picu Masalah Kulit

Parfum Anda bisa jadi pemicu iritasi kulit tanpa disadari. Kenali 5 ciri-ciri parfum kedaluwarsa ini sebelum terlambat.

4 Pilihan Pekerjaan Sampingan Berpenghasilan Tinggi untuk Persiapan Pensiun 2026

Simak yuk, pilihan pekerjaan sampingan fleksibel berpenghasilan tinggi yang bisa bantu menyiapkan tabungan pensiun lebih aman di 2026.

9 Khasiat Konsumsi Biji Selasih untuk Kesehatan Tubuh yang Tak Banyak Diketahui

Intip beberapa khasiat konsumsi biji selasih untuk kesehatan tubuh yang tak banyak diketahui berikut, yuk!  

Promo HokBen Hematnya Kebangetan: Makan Enak Mulai 10 Ribu, Gratis Ocha

HokBen tawarkan promo Hematnya Kebangetan dengan menu mulai Rp10.000 lengkap Ocha. Cek jadwal dan menu favorit Anda sebelum kehabisan!

Diet Gagal? Bisa Jadi 4 Buah Tinggi Kalori Ini Biang Keroknya

Sedang diet menurunkan berat badan? Ketahui 4 buah tinggi kalori yang harus dibatasi saat diet berikut ini.

Rekomendasi HP Murah di Bawah 1 Juta: Baterai 5000 mAh & Kamera Mumpuni Hadir!

Cari HP di bawah 1 juta? Temukan pilihan dengan baterai 5000 mAh, kamera jernih, dan fitur unik seperti FreeLink. Cek rekomendasinya sebelum beli!

Ciptakan Suasana Romantis di Rumah, 4 Resep Dinner Valentine Ini Wajib Dicoba

Ingin momen Valentine tak terlupakan? 4 resep dinner spesial ini akan memanjakan lidah dan hati pasangan Anda. Klik untuk inspirasi menu romantis!

JOMO Rasakan Ketenangan Sejati, Tinggalkan Kecemasan FOMO Sekarang

Takut ketinggalan tren? Gaya hidup JOMO mengajarkan Anda fokus pada diri sendiri. Temukan tips praktis untuk memulainya.