MOMSMONEY - Salah satu upaya untuk bisa mengembangkan usaha dari wirausaha termasuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) adalah lewat penjajakan bisnis alias business matching. Untuk itu Kementerian Perdagangan mendorong pelaku usaha menjalani langkah tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri saat mengunjungi CV Fortuna Shoes di Bandung, Jawa Barat, Senin (14/9). Ia mengapresiasi kualitas hasil karya dan mendorong Fortuna Shoes memanfaatkan fasilitasi penjajakan bisnis oleh perwakilan perdagangan di luar negeri.
“Kementerian Perdagangan mengoptimalkan peran perwadag (perwakilan perdagangan), baik Atase Perdagangan maupun Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) melalui fasilitasi berbagai business matching dan business pitching agar pelaku usaha lokal dapat terhubung langsung dengan buyer potensial. Fortuna Shoes dapat memanfaatkan fasilitasi tersebut guna memperluas pasar ekspor,” jelas Wamendag Roro diketerangan tertulis, Rabu (16/9).
Baca Juga: Platform Yapp Bidik Tren Kreator Bangun Bisnis Digital Sendiri
Terkait hal itu, Fortuna Shoes yang nanti bergabung dalam stan Pemprov Jabar dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 dapat mengoptimalkan peran perwadag sebagai kesempatan business matching langsung di lokasi. Pada TEI 2025 lalu, pameran ini berhasil mencatatkan kehadiran hingga 8.045 buyer dari berbagai negara.
Hal ini membuktikan peran strategis TEI sebagai pameran dagang terbesar Indonesia dalam mendongkrak angka ekspor Indonesia. Kemendag berupaya capaian tahun ini pun dapat membanggakan.
Wamendag Roro memandang, selain angka transaksi dan ekspor, perusahaan juga berkontribusi bagi lingkungannya.
Baca Juga: Platfrom Lynk.id Bidik Babak Baru Ekonomi Kreator
“Perempuan-perempuan kuat mendominasi perusahaan ini sekitar 60%. Hal ini merupakan dampak pengganda yang positif bagi lingkungan sekitar perusahaan,” pungkas Wamendag Roro.
CV Fortuna Shoes didirikan Dede Chandra pada 1969 di Bandung. Usaha sepatu dengan label Jalan Sriwijaya ini memproduksi alas kaki dan bagiannya dengan kode HS 6403 dan 6406 telah terdaftar pada sistem e-SKA sejak 9 Januari 2012 dan telah menerbitkan Surat Keterangan Asal (SKA) sejak 2000.
Saat ini kapasitas produksi Fortuna Shoes hingga 50.000 pasang sepatu per tahun dengan tujuan ekspor utama yaitu Jepang, Inggris, Korea Selatan, dan Jerman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News