M O M S M O N E Y I D
Santai

Pengetatan Anggaran Pemerintah Bisa Mengganggu Bisnis Perhotelan

Reporter: Jose Akmal  |  Editor: Andy Dwijayanto


MOMSMONEY.ID - Adanya imbauan Kementerian Keuangan untuk Kementerian dan Lembaga mengurangi belanja perjalanan dinas sebesar 50% rupanya langsung memberikan dampak kepada sektor perhotelan. Sebab, acara pemerintahan menjadi salah satu kontributor utama pendapatan sektor perhotelan.

Sri Widya Hapsari, Manajer Komunikasi dan Pemasaran Swiss-Belhotel International menyebut jejaring hotel kelolaannya mengalami dampak dari kebijakan pengetatan anggaran ini. Terutama acara-acara besar yang sejatinya dilakukan di akhir tahun.

Namun, Ia memahami adanya pergantian kabinet akan membuat pengeluaran pemerintah untuk aacara MICE akan mengalami pelemahan. Hal ini juga dirasakan pada periode pergantian rezim kepemimpinan sebelumnya dimana, perlambatan terjadi di awal masa transisi pemerintahan.

Baca Juga: Menanti Efek Penurunan Harga Tiket Pesawat

"Kami memang merasakan dampaknya, terutama untuk acara-acara korporasi dan seminar yang biasanya diselenggarakan oleh instansi pemerintah. Namun, kami melihat potensi lain dari segmen leisure yang bisa mengisi kekosongan tersebut," ujarnya kepada KONTAN, Kamis (29/11)

Meskipun demikian, ia tetap optimis dengan pemulihan sektor ini dalam waktu beberapa bulan setelah perubahan kebijakan selesai. Ia pun tetap yakin sektor perhotelan masih akan bertumbuh di sisa tahun ini dan berlanjut di tahun depan

"Mungkin ada sedikit penurunan di November, tapi secara keseluruhan, kami masih optimis dengan forecast yang ada," tambahnya. Dengan adanya perayaan liburan dan momentum Lebaran, diharapkan sektor perhotelan akan kembali pulih dan terus berkembang.

Sementara, Prita Gero, General Manager Hotel Santika juga menyampaikan rasa optimisnya. Apalagi dengan ekspansi berkelanjutan yang dilakukan oleh manajemen, strategi pemasaran yang inovasi dan tren industri yang masih menunjukkan tren menanjak. Mengutip data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tingkat okupansi hotel tahun ini akan melampaui rerata okupansi nasional sebelum pandemi dimana tahun 2019 mencatat 53,8%.

"Kami optimis bahwa setelah transisi politik ini selesai, industri perhotelan akan kembali tumbuh dengan pesat, seiring dengan peningkatan minat wisatawan lokal dan internasional." ujar Prita.

Baca Juga: Pemerintah Beri Sinyal Penundaan Tarif PPN 12% pada Tahun 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Asal Buang Baju Bekas, Ini 4 Cara Mengelolanya agar Tak Jadi Sampah

Pakaian tidak terpakai belum tentu harus dibuang. Kenali cara memperpanjang masa pakai, memilah baju layak donasi, dan tips mengelola tekstil.

Masih Mau Minum Tiap Hari? Ini Sisi Gelap Teh Boba buat Tubuh, Ada Risiko Obesitas

Rasa manis dan kenyalnya teh boba memang menggiurkan, tapi kebiasaan meminumnya setiap hari bisa memicu obesitas hingga sembelit.

Stres dan Susah Tidur? Ini 4 Tanda Anda Butuh Suplemen Magnesium

Banyak orang tanpa sadar mengalami defisiensi magnesium. Sebagai panduan, berikut 4 tanda Anda butuh suplemen magnesium ya.

Kesetaraan Gender di Dunia Kerja Tidak Lagi Sebatas Persoalan Representasi Perempuan

Kesetaraan gender di dunia kerja tidak lagi sebatas persoalan representasi perempuan, tapi juga pengembangan SDM, inovasi, hingga saing bisnis.

Cegah Sebelum Telat! Ini 5 Cara Mencegah Pradiabetes Biar Enggak Jadi Diabetes

Ingin tahu cara mencegah pradiabetes agar tidak memburuk? Cukup kurangi gula tambahan, olahraga secara rutin, dan pantau kesehatan Anda.

Awas Usia Muda! Kanker Ovarium Disebabkan oleh 7 Hal Ini Termasuk Riwayat Menstruasi

Jangan abaikan kesehatan organ reproduksi Anda karena kanker ovarium bisa menyerang usia muda. Mulai dari riwayat keluarga hingga menstruasi.

4 Kesalahan Makeup Bold yang Bikin Wajah Terlihat Tua, Pemula Wajib Tahu

Makeup bold sering kali menjadi pilihan favorit. Ini 4 kesalahan makeup bold yang bikin wajah terlihat tua yang wajib Anda hindari.

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.