M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Pengecer Tetap Bisa Jual LPG 3 Kg, Status Menjadi Sub Pangkalan

Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan, pengecer tetap bisa menjual elpiji atau LPG 3 kg kepada masyarakat. Hanya saja, status para pengecer akan naik menjadi sub pangkalan.

"Atas arahan Bapak Presiden Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, hari ini kami menaikkan status pengecer menjadi sub pangkalan dan kembali menjual gas LPG 3 kg," kata Bahlil.

Langkah ini penting untuk menjaga ketersediaan dan harga tetap terkontrol demi melindungi daya beli masyarakat. 

Sebelumnya, masalah LPG langka semakin panas setelah pemerintah pada Sabtu lalu (1/2) melarang elpiji 3 kg dijual di tingkat pengecer. Masyarakat bisa membeli langsung di agen sambil membawa KTP untuk mendaftarkan identitas. 

Bahlil mengatakan, penjualan elpiji perlu ditata karena menyangkut subsidi besar. Setiap tahun, pemerintah memberi subsidi Rp 87 triliun untuk LPG 3 kg. Harga di tingkat masyarakat, seharusnya tidak lebih dari Rp 5.000 per kg. Artinya, penjualan gas melon, seharusnya hanya Rp 15.000 per tabung. 

Namun, LPG yang dijual ke masyarakat mencapai Rp 25.000 per tabung melon. "Subsidi kita berpotensi besar tidak tepat sasaran," kata Bahlil, dikutip dari IG Kementerian ESDM. 

Saat ini, Pertamina menyuplai gas ke agen. Lalu ke pangkalan. Nah, sampai tingkat ini, pemerintah bilang masih bisa dikontrol karena bisa diketahui siapa yang membeli, dijual berapa. 

Namun, di tingkat pengecer ke masyarakat, Pertamina tidak bisa mengontrol pembeli dan harga jualnya. 

"Bahkan, ada yang dioplos, dijual ke industri," kata dia. 

Bahlil bilang, Prabowo tetap menginstruksikan bahwa LPG 3 kg harus tepat sasaran, subsidi tepat sasaran, dan harganya terjangkau. 

Karena itu, Kementerian ESDM memutuskan untuk menaikkan status pengecer menjadi sub pangkalan dan membekali dengan IT agar bisa terlihat siapa yang beli, berapa jumlah, dan harga berapa. "Supaya niat dari oknum yang tidak sesuai dengan arah dan tujuan subsidi tidak terjadi lagi. 

"Mulai hari ini, pengecer-pengecer kembali aktif dengan nama sub pangkalan," kata Bahlil. 

ESDM dan Pertamina akan membekali aplikasi dan proses menjadi sub pangkalan disebut tidak dikenakan biaya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Foto Makin Estetik, Ini Tips Foto dengan Kamera Vintage ala Shopee

Shopee memberi tips foto dengan kamera vintage supaya hasil foto semakin estetik.                    

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​  

12 Cara Menyelamatkan Keuangan saat Ancaman Resesi Mulai Terasa

Ancaman resesi dan biaya hidup naik bikin banyak orang cemas. Ini 12 cara menjaga keuangan tetap aman di tengah kondisi ekonomi sulit.​

Tren Dapur Kuning Mentega Bikin Rumah Terlihat Hangat, Estetik, dan Fungsional

Tren dapur kuning mentega 2026 bikin rumah terasa hangat, estetik, nyaman, dan tampil lebih fungsional untuk keluarga modern.​

Menstrual Cup: Ini Kelebihan dan Kekurangannya yang Wajib Moms Tahu

Menstrual cup memiliki kelebihan serta kekurangan tersendiri. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan menstrual cup yang wajib Anda tahu.

Tren Warna Lilac Diprediksi Booming, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Lebih Kompleks

Tren warna lilac diprediksi populer di 2026 karena mampu membuat rumah terasa hangat, estetik, dan modern tanpa terlihat berlebihan.​

Hujan Sangat Lebat Guyur Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (14/5)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 14 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.