MOMSMONEY.ID - Apakah diet keto baik untuk penderita asam urat? Diet keto bukanlah hal baru. Ini adalah diet rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan protein sedang yang telah digunakan sejak puluhan tahun lalu.
Sophia Kamveris, ahli gizi, memaparkan, asam urat adalah bentuk radang sendi yang berkembang ketika kadarnya terlalu banyak dan menumpuk di dalam tubuh. Asam urat akan membentuk kristal seperti jarum yang menyakitkan di persendian.
Pengobatan asam urat berpusat pada obat-obatan yang membantu mengontrol kadar asam urat. Dilansir dari Creakyjoints.org, diet juga dapat berperan dalam mengelola asam urat.
Baca Juga: Panduan Minum Air Putih yang Tepat: Jaga Ginjal Sehat dan Asam Urat Normal
Apa hubungan asam urat dan diet keto?
Saat beralih ke diet ketogenik atau karnivora, beberapa orang khawatir kadar asam urat akan meningkat karena tingginya asupan produk hewani. Namun, diet ini justru menghilangkan makanan yang tinggi fruktosa dan karbohidrat olahan yang secara signifikan mengurangi produksi asam urat.
Ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan saat menjalani diet ketogenik, kadar insulin menurun yang menyebabkan peningkatan ekskresi natrium. Inilah mengapa orang yang menjalani diet keto atau karnivora sering disarankan untuk meningkatkan asupan garam harian.
Jika kadar natrium turun terlalu rendah, dehidrasi subklinis dapat terjadi dan menyebabkan konsentrasi asam urat dalam darah. Kondisi ini berpotensi memicu serangan asam urat.
Selain itu, kafein yang banyak dinikmati oleh pelaku diet keto dapat memperburuk dehidrasi yang memicu peningkatan kadar asam urat. Penting untuk diingat bahwa kadar asam urat didasarkan pada konsentrasi.
Semakin encer darah, maka akan semakin rendah konsentrasinya. Jadi hidrasi dan menjaga kadar elektrolit sangat diperlukan pada pasien asam urat.
Baca Juga: 4 Tahapan Asam Urat Ini Jarang Diketahui, Cek Kondisi Sendi Anda
Asam urat kambuh saat diet keto? Lakukan Hal Ini!
Jika asam urat kambuh saat menjalani diet keto, lakukan hal berikut ini:
- Jaga tubuh tetap terhidrasi: Pastikan untuk minum cukup air dan mengganti elektrolit, terutama natrium untuk mencegah dehidrasi.
- Natrium Bikarbonat: Pertimbangkan untuk menggunakan natrium bikarbonat (soda kue) untuk menetralkan urin. Hal ini akan membantu mengurangi kadar asam urat. Mulailah dengan 1/4 sendok teh dan secara bertahap tingkatkan hingga 1/2 sendok teh.
- Larutan topikal: Lotion natrium bikarbonat juga bisa dioleskan langsung ke area yang nyeri untuk mengurangi peradangan dan meredakan rasa sakit.
Dengan memahami diet keto memengaruhi kadar asam urat dan menerapkan strategi seperti hidrasi yang tepat, Anda bisa mengelola asam urat dengan efektif. Sekian informasi mengenai diet keto pada penderita asam urat yang perlu dipahami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News