MOMSMONEY.ID - Layanan pembiayaan digital kini memudahkan masyarakat mendapatkan dana untuk berbagai kebutuhan. Namun, kemudahan akses tetap perlu dibarengi pembiayaan yang bertanggung jawab.
Pembiayaan yang sehat bukan hanya soal seberapa cepat dana diperoleh. Penyedia layanan juga perlu memperhatikan risiko, menerapkan prinsip kehati-hatian, dan mematuhi aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hal tersebut menjadi perhatian Indodana Fintech (PT Artha Dana Teknologi). Perusahaan menyebut pembiayaannya dapat mendukung kebutuhan produktif dan modal usaha, serta membantu perencanaan dan pengelolaan keuangan keluarga.
Baca Juga: Akses Dana Makin Mudah, ShopeePay Integrasikan Saldo Digital dengan Jaringan ATM BCA
Hingga kini, pembiayaan telah disalurkan kepada lebih dari 2,1 juta pengguna.
“Penerapan manajemen risiko yang ketat dan kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat serta mempertahankan kinerja bisnis yang sehat,” ujar Direktur Utama PT Artha Dana Teknologi Ronny Wijaya dalam keterangan resmi, Senin (31/8).
Kinerja tersebut turut mengantarkan Indodana Fintech meraih predikat The Excellent Performance Financial Technology Company 2026.
Perusahaan akan terus mengembangkan layanan pembiayaan digital yang sehat dan bertanggung jawab bagi masyarakat Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News