M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Pemasaran Digital, Solusi UMKM Tingkatkan Pendapatan Pasca Pandemi

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Pandemi Covid-19 jauh dari kata “mudah” bagi pemilik usaha kecil. UMKM di Indonesia menghadapi guncangan permintaan dan penawaran, antara lain disebabkan oleh penurunan pembelian dan pesanan, tantangan distribusi, dan ketersediaan bahan baku yang kurang.

Namun, usaha kecil dan menengah (UKM) yang beralih ke digital berkembang pesat. Selama pandemi, transaksi di pasar online meningkat 26% dengan 3,1 juta transaksi per hari, diikuti oleh peningkatan distribusi 35%.

Peningkatan transaksi tersebut dipengaruhi oleh perubahan perilaku konsumen untuk berbelanja online yang didorong oleh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Perilaku belanja online masih prospektif seiring dengan pertumbuhan pengguna smartphone dan internet di Indonesia. Tahun ini mungkin waktu yang tepat untuk meningkatkan pendapatan dan pendapatan usaha kecil Anda.

Baca Juga: BCA Punya Program FriDeals, Ada Diskon Hingga 50% Khusus Nasabah BCA

Dari perspektif makro, ada peluang dan optimisme yang sangat besar. Perekonomian Indonesia diprediksi akan lebih kuat mulai tahun ini hingga 2023. Asian Development Outlook (ADO) 2022 melaporkan bahwa tahun ini tumbuh menjadi 5,0% dan akan sedikit meningkat menjadi 5,2% tahun depan. Pertumbuhan tersebut didorong oleh aktivitas ekonomi yang kembali normal, setelah dua tahun pandemi Covid-19.

Daya beli konsumen dan aktivitas manufaktur juga diperkirakan tumbuh, sejalan dengan peningkatan pendapatan, pekerjaan dan kepercayaan. Peluang terbesar datang dari pertumbuhan e-commerce Indonesia sebesar 23,8% tahun ini yang dapat memicu UKM untuk mengembangkan usahanya dan menjadi penopang perekonomian nasional yang kuat.

Pemerintah Indonesia juga telah mengembangkan strategi untuk membangun sektor UKM yang kuat dengan menyalurkan program kredit mikro yang memungkinkan bank umum di Indonesia menyediakan modal kerja dengan tingkat bunga yang lebih rendah, dibandingkan dengan sebagian besar pinjaman mikro lainnya. Pada tahun 2021, pemerintah telah mengucurkan Rp281,86 triliun dan ditargetkan bisa mengucurkan Rp378 triliun hingga Juni 2022.

Baca Juga: Di Bulan Agustus Saja, KPR Punya Promo KPR 9% Untuk 20 Tahun

Ketika modal kerja tidak menjadi masalah bagi UKM, bagaimana pemasaran digital dapat meningkatkan pendapatan mereka?

Terbukti bahwa pemasaran digital telah membuat UKM beradaptasi selama Covid-19, mendorong efektivitas biaya, dan menonjol di antara para pesaing dan meningkatkan keterlibatan konsumen. Berdasarkan data dari Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$ 146 miliar atau Rp 2,1 triliun pada tahun 2025.

Nilai yang besar tersebut seharusnya menjadi peluang nyata bagi UKM untuk memasuki dunia digital, terlebih lagi, pemerintah telah mengembangkan cetak biru ekonomi dan keuangan digital di mana 62,9 juta UKM dapat diserap ke dalam keuangan formal untuk mencapai ekonomi berkelanjutan melalui digitalisasi. Bank Indonesia juga menyiapkan perubahan dalam pembayaran digital berupa QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), sebagai pintu masuk bagi UKM ke ekosistem dan keuangan digital.

Dengan masa depan yang cerah dan dukungan yang kuat kepada UKM, kini UKM membutuhkan dukungan khusus dalam optimalisasi pemasaran digital. Sebagian besar UKM di Indonesia belum mengetahui adanya dana khusus untuk mengoptimalkan awareness di media sosial dan marketplace.

Layanan pembiayaan Jenfi secara khusus terbatas pada layanan pertumbuhan seperti Facebook, Instagram, LinkedIn, atau layanan periklanan Google. Hal ini memastikan bahwa pendanaan hanya bisa digunakan untuk menghasilkan pendapatan dan dilacak dengan mengintegrasikan akun pendapatan bisnis pada layanan seperti Shopify, Stripe, Braintree, Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Model bisnis ini memastikan bahwa Jenfi hanya diuntungkan ketika perusahaan menghasilkan pendapatan dari modal pertumbuhan yang diberikan.

Baca Juga: Berbalik Arah, IHSG Dibuka Melemah pada Perdagangan Rabu (10/8)

Sebelum memberikan pendanaan, Jenfi juga memberikan penilaian risiko otomatis yang melayani perusahaan dalam ekonomi digital. Ini membantu mengurangi risiko bagi perusahaan, sementara juga dapat menilai stabilitas keuangan bisnis secara akurat dibandingkan dengan sebagian besar layanan penilaian tradisional. Jenfi telah membantu ratusan perusahaan digital-native di Asia Tenggara, termasuk layanan bisnis B2B, B2C, dan SaaS.

Alternatif pendanaan Jenfi dapat menjadi solusi bagi UKM untuk mendongkrak pendapatan seiring dengan berkembangnya sektor e-commerce di Indonesia. Menawarkan konsep pendanaan berbasis pendapatan yang fleksibel, Jenfi dapat dengan mudah diakses baik untuk UKM yang ingin mengoptimalkan pinjaman kredit dari pemerintah maupun mereka yang tidak memiliki akses pinjaman.

Selain itu, ketika brand awareness UKM meningkat, maka peluang bisnis akan membuka pintu bagi lebih banyak UKM di Indonesia dan pada akhirnya akan meningkatkan daya saing mereka di pasar nasional dan dunia. Bahkan saat ini, banyak UKM tahap awal tidak memiliki rencana pertumbuhan strategis dan ada kebutuhan mendesak untuk mengembangkan cetak biru guna membantu lebih banyak usaha kecil berkembang dengan sukses di era pasca pandemi. Di sinilah beragam solusi pembiayaan ditawarkan. Namun, kembali lagi, Untuk membantu usaha kecil dan menengah bertahan di saat ekonomi bergejolak pelaku usaha bisa menggunakan berbagai cara termasuk memilih layanan pembiayaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.