M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Pelihara Kesehatan Mental Anak Anda dengan Menerapkan 6 Tips Berikut Ini

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kesehatan mental adalah kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial. Kesehatan mental dapat memengaruhi cara berpikir, merasakan, berperilaku, kesehatan fisik, serta aktivitas sehari-hari seperti hubungan sosial dan kinerja akademik.

Di era serba digital seperti saat ini, kesehatan mental amat perlu dipelihara oleh siapa pun termasuk anak-anak. Pasalnya, kecanggihan teknologi bisa dengan mudah memicu berbagai gangguan kesehatan mental sedari dini.

Oleh sebab itu, peran orang tua sangat diperlukan untuk mendukung dan mendorong kebiasaan baik yang mampu memelihara kesehatan mental anak.

Melansir Children's Health, orang tua bisa memelihara kesehatan mental anak dengan menjalin kedekatan, membiarkan anak mengalami kesulitan dan kegagalan, membiarkan anak bosan, mendorong koneksi, menjadi role model yang baik, dan menerapkan gaya hidup sehat. Selengkapnya, inilah penjelasannya.

Baca Juga: 5 Strategi untuk Mengajarkan Anak Cara Mengendalikan Marah dengan Baik

1. Jalin kedekatan

Hubungan yang baik dengan orang tua merupakan salah satu faktor pelindung terkuat pada anak terhadap gangguan kesehatan mental. Jadi, carilah kesempatan setiap hari untuk membimbing anak dengan empati dan membina kedekatan dengan mereka.

Hal ini dapat membantu menciptakan hubungan yang sehat sekaligus mendorong anak untuk menjadikan Anda sebagai tempat paling aman ketika mereka menghadapi masalah.

Misalnya, ketika anak Anda tiba-tiba marah, maka jangan buru-buru untuk menyuruh mereka diam. Selain menenangkannya, Anda juga harus mempertimbangkan faktor lain yang sangat mungkin menyebabkan anak marah. Karena, bisa saja kemarahan anak disebabkan oleh lapar, kurang istirahat, atau sedang ada masalah di sekolah.

2. Biarkan anak mengalami kesulitan dan kegagalan

Dapat dimaklumi jika orang tua sering kali ingin ikut campur dengan urusan anak dan mencegah mereka untuk mengalami sakit atau kegagalan. Padahal, pengalaman menyedihkan adalah kunci untuk membangun kesehatan mental anak.

Kegagalan akan membangun ketahanan dan mendorong pertumbuhan, pemahaman, dan bahkan empati. Selama anak Anda aman, tetaplah berada di kursi penonton untuk mendukung dan mendorong mereka tanpa mencampuri urusannya terlalu dalam.

Alih-alih segera memperbaiki masalah atau membantu anak ketika mereka berada di situasi sulit, baiknya Anda membiarkan mereka untuk berusaha menyelesaikan masalahnya sendiri terlebih dahulu sebelum mereka benar-benar membutuhkan Anda.

3. Biarkan anak Anda bosan

Kebosanan adalah saat di mana kreativitas akan tumbuh. Ketika bosan, anak-anak akan belajar bagaimana cara mengelola konflik dengan teman atau saudara kandung, memecahkan masalah, mengatur waktu, melibatkan imajinasi mereka, mengembangkan pengendalian diri, dan mandiri.

Ini semua adalah hal-hal yang dibutuhkan untuk membangun ketahanan dan mendukung kesehatan mental mereka. Apabila anak Anda bosan, maka jangan langsung menawarkan kegiatan hanya untuk menghentikan keluhan mereka tentang kebosanan.

Pasalnya, kebiasaan tersebut dapat mencegah anak mengembangkan keterampilan mereka untuk mengatasi rasa bosannya secara mandiri. Jadi, jangan merasa tertekan dan hindari untuk menawarkan berbagai kegiatan setiap jam kepada anak ya.

4. Mendorong koneksi

Hubungan sosial yang sehat adalah bagian penting dari kesehatan mental siapa pun termasuk anak-anak. Oleh sebab itu, pastikan Anda rutin mendorong anak-anak Anda untuk menjalin koneksi dengan orang lain.

Membangun hubungan memungkinkan anak untuk belajar bagaimana menjadi teman yang lebih baik dan mempelajari keterampilan sosial yang kritis seperti membaca dan menanggapi isyarat non-verbal.

Supaya kesehatan mental anak senantiasa terjaga, selalu ingat untuk menyeimbangkan aktivitas daring mereka dengan aktivitas di luar rumah. Tetapkan batasan waktu screen time anak beserta konsekuensinya jikalau mereka melanggar aturan yang telah Anda buat.

Jangan lupa juga untuk mengarahkan anak Anda agar lebih sering bermain outdoor bersama teman-teman mereka di lingkungan sekitar alih-alih berdiam diri di rumah sembari bermain gadget.

5. Jadilah role model yang baik

Salah satu cara terpenting yang harus orang tua lakukan untuk memelihara kesehatan mental anak mereka adalah dengan memberikan contoh perilaku sehat. Itu termasuk dengan bersikap terbuka tentang perasaan Anda kepada anak dan tidak ragu menunjukkan bagaimana cara Anda bangkit dari kesalahan.

Jelaskanlah kepada anak bahwa manusia tidak luput dari kesalahan sehingga tidak apa-apa untuk membuat kesalahan sesekali. Namun jangan lupa juga untuk menjelaskan tentang pentingnya mengomunikasikan rasa penyesalan usai berbuat kesalahan. Dengan cara ini, diharapkan anak-anak mampu memahami konsep manusia tidak sempurna dan bisa belajar untuk menjadi sosok tangguh yang tidak berlebihan dalam memikirkan kesalahan masa lalu dan mau beralih cepat ke masa depan yang lebih cerah.

6. Terapkan gaya hidup sehat

Kesehatan fisik memainkan peran penting dalam kesehatan mental karena pikiran dan tubuh saling terhubung satu sama lain. Makan makanan sehat, olahraga, dan tidur yang cukup telah terbukti mampu melindungi diri dari gangguan kesehatan mental serta mampu meningkatkan suasana hati.

Orang tua harus terus mendorong dan mencontohkan gaya hidup sehat yang bermanfaat bagi kesehatan fisik, emosional, dan mental anak. Selain kebiasaan makan sehat, aktif secara fisik, dan tidur dengan cukup, Anda juga harus mencontohkan sekaligus mendorong anak-anak Anda untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Selanjutnya: Orang Tua Wajib Tahu Fakta Medis Tentang Warna Pup Bayi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Dibuka, Saham BREN dan DSSA Langsung Nyemplung 12%

Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah begitu dibuka pada Senin, 6 April 2026.

Bersiap Hadapi Volatilitas IHSG, Ini Saran dan Rekomendasi Saham untuk Investor (6/4)

Berbagai sentimen negatif menyelimuti. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi tertekan ke bawah 7.000, Senin, 6 April 2026. 

8 Film Apokaliptik Netflix Ini Bikin Deg-degan

Film-film Netflix ini menunjukkan perjuangan manusia pasca bencana. Ketahui rekomendasi terbaik untuk mengisi waktu luang Anda sekarang.

Performa Maksimal, Perempuan Bisa Lakukan 5 Tips Merawat Motor Ini agar Tak Rewel

Motor sering rewel? Hanya dengan 5 kebiasaan kecil, perempuan bisa menjaga performa motor tetap optimal dan hemat biaya servis.

Oppo Find X9 Ultra: Bocoran Kamera 200MP & Zoom yang Siap Guncang Pasar

Find X9 Ultra tawarkan zoom optik 10x asli, digital hingga 120x. Sistem lima prisma pertama di dunia ini pakai diafragma udara & Sensor Fusion JNL

Hujan Lebat Turun di Mana-Mana, Daerah Ini Tidak Hujan Lebih dari 1 Bulan

Hujan lebat di mana-mana, tapi ada daerah yang mengalami tidak hujan selama lebih dari satu bulan, lo. Di mana saja?

Cara Mengatur Keuangan dengan Metode SMART biar Finansial Lebih Tertata

Ingin keuangan lebih rapi dan terarah? Gunakan metode SMART agar target finansial kamu tercapai lebih cepat dan realistis.​

5 Film Sci-Fi Ini Bikin Kamu Kagum Perjalanan Antariksa, Tonton Semua

Membayangkan perjalanan antariksa kini bukan lagi mimpi. Dari 'Space Sweepers' hingga 'Interstellar', daftar ini siap mengisi waktu luang.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Senin (6/4) Tidak Berubah

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Senin (6/4) tidak mengalami perubahan dari perdagangan sebelumnya.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Senin 6 April 2026: Saatnya Kolaborasi

Simak ramalan zodiak keuangan dan karier hari ini Senin 6 April 2026, cek peluang kerja dan strategi sukses setiap zodiak.​