M O M S M O N E Y I D
Bugar

Padel for Hope, Gerakan Penggalangan Dukungan untuk Membangun Rumah Singgah

Padel for Hope, Gerakan Penggalangan Dukungan untuk Membangun Rumah Singgah
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Yayasan Ronald McDonald House Charities (Yayasan RMHC) menggelar turnamen Padel for Hope.

Turnamen ini menjadi bagian dari gerakan penggalangan dukungan untuk membangun Rumah Singgah kelima berkapasitas 33 kamar di RS Kemenkes Surabaya serta menghadirkan Ruang Tunggu Keluarga di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Lampung.

Melalui Padel for Hope Vol. 2, lebih dari 260 peserta dari berbagai kalangan telah bergabung dalam aksi olahraga dan kepedulian sosial untuk mendukung keluarga pasien anak pejuang penyakit kronis.

Mereka selama ini terpaksa tidur di selasar rumah sakit, masjid, hingga pom bensin demi menunggu dan mendampingi anak mereka yang tengah berjuang menjalani perawatan.

"Padel for Hope bukan sekadar ajang olahraga, tetapi gerakan kolektif yang menyatukan masyarakat untuk menghadirkan harapan bagi keluarga pasien anak dengan penyakit kronis di Indonesia," ujar Caroline Djajadiningrat, Ketua Yayasan RMHC, dalam keterangan resminya, Jumat (15/5).

"Terima kasih kepada seluruh peserta, komunitas, dan mitra sponsor yang telah mendukung ajang ini. Kontribusi yang diberikan memiliki peran besar dalam menghadirkan lebih banyak fasilitas Rumah Singgah dan Ruang Tunggu Keluarga Yayasan RMHC bagi ribuan keluarga pasien anak di berbagai daerah," katanya. 

Baca Juga: Masuki Usia 35 Tahun, Ini Upaya McDonalds Indonesia Untuk Konsumen

Data internal RS Kemenkes Surabaya mencatat, sekitar 70% pasien anak berasal dari luar daerah seperti Banyuwangi, Jember, Madiun, hingga Madura, dengan sebagian keluarga harus menempuh perjalanan hingga 10 jam demi mendapatkan pengobatan terbaik bagi buah hati mereka.

Sekitar 30% di antaranya menjalani pengobatan penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan gangguan ginjal yang membutuhkan pendampingan jangka panjang.

Selama masa pengobatan itu, keluarga pasien harus mengeluarkan biaya akomodasi dan kebutuhan sehari-hari hingga Rp 8,5 juta per bulan, beban yang bagi banyak keluarga tidak tertanggung sehingga tidak sedikit.

Akhirnya, mereka memilih tidur di selasar rumah sakit, masjid, hingga pom bensin agar tetap dekat dengan anak mereka.

Situasi ini pernah dialami langsung oleh Elfridus, orang tua pasien anak di Rumah Singgah Denpasar.

Saat mendampingi anaknya berjuang melawan leukemia di rumah sakit rujukan yang jauh dari kampung halaman, ia tidak hanya bertarung melawan penyakit, tetapi juga melawan keterbatasan biaya untuk sekadar memiliki tempat beristirahat yang layak.

"Yang paling berat bukan hanya soal biaya, tetapi juga rasa lelah dan kebingungan saat harus menjalani semuanya di kota yang jauh dari rumah," ujarnya.

Baca Juga: Padel Makin Menjadi Tren, Indonesia Sedang Memasuki Era Social Fitness Boom

Kisah Elfridus adalah cerminan dari apa yang setiap hari dialami oleh keluarga pasien anak di seluruh Indonesia, perjuangan yang seharusnya tidak perlu mereka tanggung sendirian.

Yayasan RMHC menjawab kebutuhan ini. Rumah Singgah dihadirkan agar keluarga pasien dari luar kota dapat menempati satu kamar pribadi yang nyaman dan gratis dekat dengan rumah sakit selama masa pengobatan anak.

Sementara Ruang Tunggu Keluarga dapat menjadi ruang istirahat di dalam lingkungan rumah sakit sehingga meringankan beban keluarga di tengah panjangnya waktu tunggu dan jadwal perawatan.

Hingga kini, Yayasan RMHC telah mengoperasikan empat Rumah Singgah yang berlokasi di Jakarta (Lebak Bulus, Kiara RSCM, Kemanggisan) dan Denpasar, serta secara kolektif telah melayani lebih dari 23.000 keluarga dengan lebih dari 66.000 malam menginap.

Rumah Singgah bukan sekadar tempat tinggal sementara, tetapi ruang pemulihan yang menghadirkan rasa nyaman dan suasana hangat seperti di rumah.

"Kami ingin anak-anak tetap dapat bermain, belajar, dan merasakan kehadiran keluarga di sisi mereka karena hal tersebut sangat penting untuk menjaga kondisi emosional anak selama pengobatan," kata Caroline.

"Melalui semangat Keeping Families Close, kami percaya setiap anak tetap berhak menikmati masa kecil yang ceria dan penuh kasih meski sedang menjalani perawatan medis," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Provinsi Ini Dilanda Hujan Sangat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (16/5)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 16 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (16/5) di Jabodetabek Hujan Lebat Turun di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (16/5) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat hanya di daerah berikut ini.

7 Rekomendasi Buah Manis sebagai Camilan Sehat, Coba yuk!

Cek beberapa rekomendasi buah manis sebagai camilan sehat berikut ini, yuk! Mau coba?                   

Tren Desain Interior Warna Lilac Makin Populer, Kelir Ungu Pastel Ini Bertahan Lama?

Simak alasan warna lilac atau ungu pastel ini digemari, prediksi daya tahannya, serta cara mengaplikasikannya agar rumah estetik dan elegan.​

Padel for Hope, Gerakan Penggalangan Dukungan untuk Membangun Rumah Singgah

McDonald menggelar turnamen Padel for Hope, bagian dari gerakan penggalangan dukungan untuk membangun rumah singgah.

Desainer Interior Ini Punya Rahasia Memilih Warna Rumah yang Terinspirasi dari Alam

Desainer interior Peter Dunham membagikan cara memilih palet warna rumah yang harmonis dengan inspirasi dari alam.​

Ubin Berkilau Bikin Rumah Terlihat Mewah, Begini Cara Memakainya agar Tidak Norak

Tren ubin berkilau atau iridescent tile sedang populer di 2026. Simak cara mengaplikasikannya agar rumah nyaman dipandang.​

8 Camilan Sore yang Aman untuk Kesehatan Tubuh Anda

Ini, lo, beberapa camilan sore yang aman untuk kesehatan tubuh Anda. Kira-kira apa saja?              

8 Daftar Makanan dan Minuman yang Bisa Bikin Dehidrasi Cek di Sini

Yuk, cek daftar makanan dan minuman yang bisa bikin dehidrasi berikut ini! Ada apa saja, ya?        

Marak Penipuan Mengatasnamakan Mitra Resmi BCA, Ini 3 Modus dan Cara Antisipasi

Waspada modus penipuan mengatasnamakan mitra BCA! Kenali 3 kronologi nyata dan cara jitu melindungi rekening Anda dari kejahatan siber.​