M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Outlook Investasi 2024 dari Standard Chartered

Outlook Investasi 2024 dari Standard Chartered
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Ketidakpastian global masih melanda di tahun 2024. Standard Chartered Wealth Management menguraikan strategi investasi di tahun ini. 

Pertama-tama kondisi ekonomi di negara maju perlu diperhatikan. Standard Chartered Wealth Management Chief Investment Office (CIO) mengatakan dalam keterangan tertulis, Amerika Serikat (AS) dan negara-negara besar lainnya kemungkinan akan mengalami perlambatan pertumbuhan yang tajam dan penurunan inflasi pada tahun 2024.

Pasar ekuitas dan obligasi diperkirakan akan memulai tahun 2024 dengan positif, didukung oleh harapan akan terjadinya penurunan tingkat inflasi dan pergeseran kebijakan bank sentral ke arah yang mendukung pertumbuhan. Namun tetap waspada akan kemungkinan terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi makro.

Dengan latar belakang ini, CIO percaya bahwa investasi pada tahun 2024 kemungkinan besar akan menyeimbangkan perkembangan skenario makro dan mengidentifikasi di mana risiko/imbalan kelas aset tampak menarik. Alokasi dasar investasi yang terdiversifikasi menjadi kuncinya. 

Instrumen investasi yang menarik adalah obligasi pemerintah negara maju, terutama yang berjangka waktu panjang. Selain itu, ekuitas global yang memasuki awal tahun 2024, dipimpin oleh Amerika Serikat dan Jepang, dan secara lebih luas ekuitas dan obligasi global, yang kemungkinan besar akan memberikan kinerja yang lebih baik dari pada pasar uang.

Baca Juga: Cermati Invest Gandeng BNI Asset Management Sasar Nasabah Ritel

Sementara itu, alokasi peluang dari tim CIO bertujuan untuk memanfaatkan penyebaran saham dan sektor untuk menangkap peluang jangka pendek, dengan tujuan untuk membeli sektor ekuitas layanan komunikasi, teknologi, dan layanan kesehatan di
AS, membeli ekuitas di sektor kebutuhan sekunder, layanan komunikasi, dan sektor teknologi
di China, dan memanfaatkan pergerakan dolar AS. 

Steve Brice, Global Chief Investment Officer, menjelaskan bahwa investor harus mempertimbangkan tujuan investasi mereka, jangka waktu dan yang paling penting, kemampuan untuk mengatasi penurunan portofolio mereka. Kunci disiplin berinvestasi yang sukses: jangan menjual secara terpaksa, baik karena kebutuhan emosional maupun finansial, dan hindari kerugian yang berlebihan dan permanen.

"Kami berharap investor dapat memposisikan alokasi aset mereka secara optimal saat mereka menavigasi tahun 2024 di tengah tingkat ketidakpastian yang tinggi,” kata Steve dalam keterangan tertulis. 

Baca Juga: VENTENY Miliki 30% Saham PT Digitalisasi Perangkat Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Tanda Usus Bermasalah yang Terlihat pada Tubuh

Tahukah ternyata ini, lho, beberapa tanda usus bermasalah yang terlihat pada tubuh. Perhatikan, ya!​

6 Tanda Terlalu Banyak Konsumsi Serat pada Tubuh

Ternyata ini, lho, beberapa tanda terlalu banyak konsumsi serat pada tubuh. Apa sajakah itu?          

5 Rekomendasi Makanan yang Bagus untuk Kesehatan Kulit

Intip beberapa rekomendasi makanan yang bagus untuk kesehatan kulit berikut ini, yuk!               

6 Rekomendasi Buah yang Bisa Bikin Umur Panjang

Ada beberapa rekomendasi buah yang bisa bikin umur panjang, lo. Yuk, intip selengkapnya di sini!     

VIDA Ajak Masyarakat Lapor Pajak Lebih Aman dan Nyaman via Coretax

Batas akhir lapor pajak sebentar lagi, VIDA ajak masyarakat lapor pajak lebih aman dan nyaman via Coretax.

BNI Sekuritas Tawarkan Investasi di Surat Berharga Negara Syariah SR024

Masa penawaran SR024 dibuka mulai 6 Maret hingga 15 April 2026 dengan kupon 5,5%-5,9%.                        

Ini 5 Jawara Kripto Top Gainers 24 Jam, Ada SIREN yang Naik Fantastis 100%

Pasar aset kripto menguat dalam 24 jam terakhir. Cek, aset kripto yang naik signifikan dan menghuni kripto top gainers!

Harga Emas Global Rebound Dua Hari, Ini Katalis Penyokongnya!

Sejak perang dimulai lebih dari tiga minggu lalu, harga emas sebagian besar bergerak sejalan dengan harga saham.

Prakiraan Cuaca Besok (26/3) di Jawa Tengah Hujan Sangat Lebat di Kabupaten Kota Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis 26 Maret 206 di Jawa Tengah dengan status Siaga hujan sangat lebat di kabupaten dan kota berikut ini.

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (26/3) dari BMKG

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 26 Maret 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.