M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Orang Tua Tidak Boleh Memukul Anak, Inilah 7 Alasannya!

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Inilah 7 alasan orang tua tidak boleh memukul anak yang wajib Moms tahu.

Di dunia ini, rata-rata orang tua tentu tidak ingin memukul anak mereka. Akan tetapi, tak jarang orang tua hilang kendali dan memutuskan untuk memukul anak mereka tatkala sang buah hati mengembangkan perilaku yang tidak dapat diatur atau tidak mau mematuhi perkataan mereka.

Dalam kebanyakan kasus, orang tua terpaksa memukul anak mereka lantaran merasa putus asa akibat metode pendisiplinan yang telah mereka lakukan sebelumnya berakhir gagal.

Lama kelamaan, orang tua seperti ini akan sangat mungkin menjadikan perilaku memukul sebagai kebiasaan begitu anak mereka melakukan kesalahan.

Meski terasa ampuh, faktanya tindakan memukul anak harus dihindari oleh para orang tua karena memiliki segudang efek negatif. Melansir Firstcry Parenting, inilah 7 alasan orang tua tidak boleh memukul anak.

Baca Juga: 8 Tanda Anda Butuh Bantuan Psikolog, Salah Satunya Kematian Orang Terdekat

1. Anak akan mencontohnya

Alasan orang tua tidak boleh memukul anak yang pertama yaitu anak akan mencontohnya.

Jika Anda memilih untuk mendisiplinkan anak dengan cara memukul atau meneriakinya, itu artinya Anda memberikan izin kepada mereka untuk melakukan tindakan yang sama kepada orang-orang di sekitarnya.

Jadi, jangan heran jika anak Anda menjadikan kekerasan sebagai cara untuk menyelesaikan masalahnya.

Dikarenakan anak-anak gemar mengamati dan mencontoh perilaku dari orang-orang di sekitarnya, maka kemungkinan anak akan merasa tidak apa-apa untuk memukul orang yang lebih muda darinya sama halnya dengan apa yang telah orang tua mereka contohkan.

2. Harga diri anak akan hancur

Alasan orang tua tidak boleh memukul anak yang kedua yaitu harga diri anak akan hancur.

Tindakan memukul anak tidak hanya bisa menyakitinya secara fisik, tetapi juga emosional. Jika orang tua terus-menerus memukul dan sering mengatakan kepada anak bahwa mereka salah, anak pun akan berpikir bahwa dirinya bukanlah orang yang baik.

Anak mungkin akan menganggap bahwa dirinya adalah anak yang buruk. Akibatnya, mereka tidak akan menghargai dirinya sendiri ketika dewasa.

Pukulan yang sering anak dapatkan dari orang tua mereka akan membuat anak beranggapan bahwa dirinya jahat dan citra tersebut akan menjadi bekas luka emosional yang terus membayangi mereka hingga waktu yang lama.

3. Membuat hubungan renggang

Alasan orang tua tidak boleh memukul anak yang ketiga yaitu membuat hubungan renggang.

Setelah memukul anak, Anda mungkin akan merasa berhasil dan puas dengan diri Anda sejenak. Tetapi, tak lama kemudian, rasa penyesalan dan bersalah pun mungkin saja Anda rasakan.

Ketika Anda memukul anak Anda karena hal-hal kecil, mereka akan takut kepada Anda. Bahkan, anak akan takut untuk mendatangi dan memberi tahu Anda ketika mereka melakukan sesuatu yang salah.

Fatalnya, hubungan Anda dengan anak pun akan mudah merenggang jikalau kebiasaan memukul masih terus Anda lakukan.

4. Bisa menghilangkan kepercayaan diri anak

Alasan orang tua tidak boleh memukul anak yang keempat yaitu bisa menghilangkan kepercayaan diri anak.

Pada dasarnya, memukul bukanlah cara yang efektif untuk memperbaiki perilaku anak. Saat orang tua terbiasa memukul anak-anak mereka, rasa sakit pada fisik memang akan mudah sembuh. Namun, rasa sakit emosional akan bertahan selamanya pada diri anak.

Kemungkinan, anak akan merasa buruk tentang dirinya sendiri dan itu dapat memengaruhi harga diri dan kepercayaan diri mereka. Semakin Anda memukulnya, maka semakin anak bersemangat untuk terus melakukan kesalahan. Pada akhirnya, anak pun akan terus merasa buruk dan cenderung tidak menyayangi diri mereka sendiri.

Baca Juga: 7 Daftar Buah yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat, Ada Durian

5. Mendorong anak menjadi pemberontak

Alasan orang tua tidak boleh memukul anak yang kelima yaitu mendorong anak menjadi pemberontak.

Orang tua yang memukul anaknya sering tidak menyadari bahwa tindakan mereka yang demikian akan secara otomatis menjauhkannya dari anak-anak mereka.

Jika Anda sering memukul anak Anda, mereka akan takut sekali atau dua kali. Setelahnya, kemungkinan besar mereka akan menjadi pemberontak yang selalu melanggar perintah Anda dan melakukan apapun yang mereka sukai.

6. Membentuk anak menjadi sosok pemarah

Alasan orang tua tidak boleh memukul anak yang keenam yaitu membentuk anak menjadi sosok pemarah.

Seorang anak yang sering dipukuli oleh orang tuanya bukan tidak mungkin akan ikut mengembangkan masalah kemarahan atau anger issues dalam diri mereka. Sebagai orang tua, tak jarang Anda merasa marah ketika anak melakukan kesalahan bukan?

Namun, jika Anda marah dan memukuli anak Anda karena hal-hal kecil, itu artinya Anda sedang menabur benih kemarahan pada anak Anda. Jika terus dibiarkan, anak Anda mungkin akan mengalami masalah emosional saat mereka tumbuh dewasa.

7. Mendorong perilaku anti-sosial pada anak

Alasan orang tua tidak boleh memukul anak yang ketujuh yaitu mendorong perilaku anti-sosial pada anak.

Seseorang yang menjadi sasaran hukuman fisik sedari masa kanak-kanak cenderung akan tumbuh menjadi individu yang menunjukkan perilaku anti-sosial.

Bahkan, mereka akan bersikap egosentris di masa dewasanya. Adapun egosentris sebagaimana dikutip dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah sikap yang menjadikan diri sendiri sebagai titik pusat pemikiran sehingga akan menilai segala sesuatu yang ada dari sudut pandang sendiri.

Demikian 7 alasan orang tua tidak boleh memukul anak yang wajib Moms tahu. Meski terbilang instan dan mampu menimbulkan efek jera pada anak, namun memukul bukanlah metode pendisiplinan yang baik untuk dilakukan.

Dibandingkan memukul, alangkah baiknya orang tua tetap bersikap tenang dan mencari strategi disiplin lain yang benar-benar dapat membantu anak berkembang sekaligus mendapatkan rasa hormat untuk dirinya sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.