MOMSMONEY.ID - Google telah merilis Android 17 Beta 3 versi standar, menandai fase stabilitas platformnya. Fitur dan API utama telah diselesaikan, memungkinkan Samsung untuk melanjutkan pengembangan perangkat lunaknya.
Samsung diharapkan untuk mempercepat pengembangan One UI 9 menjelang kemungkinan rilisnya pada pertengahan tahun 2026. Asif Iqbal Shaik, pengamat media sosial dari Sammobile.com menyampaikan bahwa pembaruan ini memperkenalkan beberapa peningkatan UI, kustomisasi, dan kegunaan.
Peningkatan UI dan kustomisasi
Android 17 menghadirkan kontrol tiap aplikasi untuk tema gelap yang diperluas, memungkinkan pengguna untuk memakai mode gelap pada aplikasi yang tidak mendukungnya. Ada juga opsi untuk menghapus label dari ikon aplikasi dan widget di layar beranda, fitur yang sudah tersedia di One UI 8.5.
Baca Juga: Bisnis Untung Besar: WhatsApp Kini Jadi Mesin Penjualan Otomatis!
Pop-up izin lokasi telah didesain ulang dengan opsi perkiraan, sekarang ditampilkan dalam tata letak yang lebih jelas dengan indikator tanda centang. Kemungkinan fitur ini akan hadir di One UI 9.
Google juga telah memisahkan tombol internet menjadi tombol data seluler dan Wi-Fi di pengaturan cepat. Perubahan visual lainnya meliputi peningkatan penggunaan blur latar belakang di seluruh UI, seperti di menu pemilihan widget.
Memungkinkan aplikasi dibuka dalam jendela pop-up
Android 17 memungkinkan aplikasi untuk dibuka dalam jendela pop-up mengambang yang dapat diminimalkan menjadi gelembung. Pada perangkat lipat, gelembung ini dapat disematkan ke taskbar untuk akses cepat dari mana saja.
Pembaruan ini dapat dilihat pada perangkat Galaxy Tab, Galaxy Z Fold, dan Galaxy Z TriFold. Mode Picture-in-picture juga telah ditingkatkan, kontrol tetap aktif saat jendela PiP berada di layar.
Ada juga dukungan yang lebih baik untuk widget pada layar eksternal yang meningkatkan pengalaman di Samsung DeX.
Alat perekam layar telah didesain ulang
Alat perekam layar telah didesain ulang, menampilkan bilah kontrol berbentuk pil di bagian tengah atas layar. Namun, Samsung mungkin memilih untuk tidak mengadopsi desain ini karena fitur perekam layar yang ada sudah cukup komprehensif.
Google juga telah menambahkan dukungan untuk format gambar RAW14 (RAW 14-bit) di Android 17 Beta 3, memungkinkan pengambilan gambar berkualitas lebih tinggi. Poin yang lebih penting adalah Android 17 memperkenalkan dukungan untuk ekstensi kamera yang ditentukan vendor.
Fitur ini memungkinkan pengembang aplikasi untuk mengakses fitur kamera canggih yang disediakan oleh produsen. Jika Samsung mengaktifkan ekstensi ini di One UI 9, aplikasi pihak ketiga dapat mendukung fitur seperti pengambilan gambar 24MP atau 200MP asli, filter ND, atau mode astrofotografi.
Pengembang juga dapat mendeteksi apakah perangkat menggunakan kamera bawaannya, kamera eksternal seperti webcam USB, atau kamera virtual.
Baca Juga: WhatsApp Plus: 20 Chat Disematkan, Ini Keuntungan Eksklusif Pengguna
Audio, aksesibilitas, dan konektivitas
Android 17 memperkenalkan kontrol volume independen untuk asisten suara digital, terpisah dari volume media. Jadi, Anda bisa mengatur volume terpisah untuk media dan asisten AI (Bixby, Gemini, atau Perplexity).
Fitur ini juga menambahkan dukungan untuk pengkodean Extended HE-AAC, menawarkan kualitas audio yang lebih baik dengan ukuran file yang lebih kecil. Untuk aksesibilitas, pembaruan ini menghadirkan kontrol yang lebih rinci untuk alat bantu dengar.
Dengan begitu, pengguna bisa mengidentifikasi perangkat audio Bluetooth LE yang terhubung adalah earphone standar atau alat bantu dengar. Pengguna kini dapat memilih aplikasi mana yang melewati koneksi VPN, memungkinkan penggunaan VPN yang lebih fleksibel dan selektif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News