M O M S M O N E Y I D
AturUang

NPWP Anda Tidak Aktif? Ayo Hindari Kendala Pajak Tahunan, Segera Cek NIK Anda

NPWP Anda Tidak Aktif? Ayo Hindari Kendala Pajak Tahunan, Segera Cek NIK Anda
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - NPWP tidak aktif bisa menghambat pelaporan pajak tahunan Anda. Cek segera statusnya pakai NIK, hindari masalah administrasi di kemudian hari.

Di era layanan serba digital, mengecek status NPWP aktif bukan lagi hal yang rumit atau memakan waktu. Banyak masyarakat baru menyadari pentingnya NPWP ketika mengurus pekerjaan, administrasi keuangan, atau mulai tertib pajak secara mandiri. 

Padahal, memastikan NPWP aktif sejak awal dapat mencegah berbagai kendala di kemudian hari, terutama saat pelaporan pajak tahunan. 

Melansir dari OCBC, pemerintah telah mengintegrasikan NPWP dengan Nomor Induk Kependudukan atau NIK agar sistem perpajakan lebih sederhana dan akurat. 

Integrasi ini membuat masyarakat bisa melakukan pengecekan NPWP secara online tanpa harus datang ke kantor pajak.

“NPWP merupakan identitas resmi wajib pajak dalam menjalankan hak dan kewajiban perpajakan,” mengutip pernyataan Direktorat Jenderal Pajak di laman resminya.

Baca Juga: Tabungan Emas Digital: Solusi Jaga Uang dari Inflasi, Apakah Pasti Untung?

Apa itu NPWP dan fungsinya bagi wajib pajak?

Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP adalah identitas yang diberikan negara kepada setiap individu atau badan usaha yang telah memenuhi syarat sebagai wajib pajak. 

NPWP berfungsi sebagai alat administrasi untuk mencatat, memantau, dan mengawasi kewajiban perpajakan seseorang. 

Memiliki NPWP aktif, wajib pajak dapat melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan atau SPT, memperbarui data, serta menjalankan kewajiban pajak sesuai aturan yang berlaku. NPWP juga menjadi bentuk kepatuhan warga negara terhadap sistem perpajakan nasional.

Integrasi NPWP dan NIK yang perlu dipahami masyarakat

Saat ini, NPWP telah dipadankan dengan NIK sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengingat dua nomor berbeda. Kebijakan ini bertujuan untuk menyederhanakan administrasi, meningkatkan keakuratan data, dan mencegah kepemilikan NPWP ganda. 

Melalui pemadanan ini, NIK bisa langsung digunakan untuk berbagai keperluan perpajakan. Bagi masyarakat umum, sistem ini dinilai lebih praktis dan memudahkan akses layanan pajak secara digital.

Cara cek NPWP aktif online lewat Coretax DJP

Coretax DJP merupakan sistem digital perpajakan yang dirancang untuk membantu wajib pajak mengakses berbagai layanan pajak dalam satu platform. Untuk mengecek status NPWP aktif melalui Coretax DJP, langkahnya cukup mudah.

Pertama, akses situs resmi Coretax DJP melalui peramban di ponsel atau komputer. Setelah itu, masuk ke menu aktivasi atau permintaan akses digital wajib pajak. 

Pada bagian pengecekan status pendaftaran, masukkan NIK atau NPWP sesuai data kependudukan. Jika nama wajib pajak muncul di layar, berarti NPWP sudah terdaftar dan aktif. Cara ini cocok bagi masyarakat yang ingin pengecekan cepat tanpa perlu memasang aplikasi tambahan.

Baca Juga: Fatwa MUI Ungkap Keunikan Tabungan Emas Non-Tunai, Kok Bisa Halal? Simak Yuk

Cara cek status NPWP aktif lewat aplikasi M Pajak

Selain melalui situs web, masyarakat juga bisa mengecek status NPWP melalui aplikasi M Pajak. Aplikasi resmi ini memudahkan wajib pajak untuk mengelola informasi perpajakan langsung dari ponsel.

Langkahnya dimulai dengan mengunduh aplikasi M Pajak melalui toko aplikasi resmi. Setelah itu, login menggunakan akun DJP Online atau melakukan pendaftaran jika belum memiliki akun. 

Pilih menu cek NPWP, lalu sistem akan menampilkan informasi NPWP beserta statusnya. Metode ini banyak dipilih karena praktis dan bisa digunakan kapan saja.

Ciri NPWP aktif dan siap digunakan

NPWP dinyatakan aktif apabila terdaftar di sistem Direktorat Jenderal Pajak dan tidak berstatus non efektif. Tanda lainnya adalah data wajib pajak telah sesuai dengan NIK dan dapat digunakan untuk pelaporan SPT tahunan. 

Jika NPWP tidak aktif, biasanya wajib pajak perlu melakukan pembaruan data atau konfirmasi ke kantor pajak terdekat agar statusnya kembali normal.

Pentingnya rutin mengecek status NPWP

Mengecek status NPWP secara berkala membantu masyarakat memastikan tidak ada kendala administratif saat dibutuhkan. Hal ini penting terutama bagi pekerja, pelaku usaha, maupun individu yang mulai memiliki penghasilan kena pajak. Apabila NPWP Anda aktif dan data yang valid, kewajiban perpajakan dapat dijalankan dengan lebih tertib dan aman.

Mengecek status NPWP aktif kini semakin mudah berkat integrasi NIK dan layanan pajak digital. Langkah sederhana ini bisa menghindarkan masyarakat dari masalah administrasi di kemudian hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Reli Lima Hari, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (15/4)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) reli selama lima hari berturut-turut dan mematahkan jalur penurunan jangka menengah. 

Promo Gokana Banting Harga! Paket Hemat Mulai Rp 40.000, Pesan Sekarang di GoFood

Hanya sampai 26 April, promo Banting Harga Gokana beri diskon 15% untuk paket Nasi, Ramen, Combo. Pesan via GoFood agar tak ketinggalan!

Proyek Hunian di Purwakarta Tawarkan Harga Mulai Rp 98 Juta, Simak Cicilannya

​Kolaborasi pemerintah dan pengembang, termasuk Lippo Cikarang, menghadirkan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Purwakarta.

Cek Rekomendasi Saham Hari Ini untuk Investor dan Trader dari IPOT (15/4)

Tiga saham pilihan untuk hari ini, Rabu, 15 April 2026 dari Indo Premier Sekuritas yaitu ARCI, ASRI, dan BRIS. Simak rekomendasinya.

Cegah Anemia, Combiphar Kampanyekan Pentingnya Zat Besi Sejak Dini

​Kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas dari Combiphar mengajak masyarakat lebih sadar pentingnya zat besi sejak dini.

IHSG Bisa Terus Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Rabu (15/4)

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (15/4/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Simak 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (15/4)

IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (15/4/2026).​ Berikut enam rekomendasi saham pilihan BNI Sekuritas

Panduan Memilih HP RAM Besar: Pilih Tepat, Performa Ngebut Tanpa Lag!

Pilih RAM HP sesuai kebutuhan agar performa optimal. Pengguna moderat butuh 6-8GB, gamer intensif 8-12GB. Cek panduan lengkapnya!   

iPhone 17 Tidak Sekuat Pro: Kaca Belakang Tanpa Ceramic Shield!

Kaca belakang iPhone 17 standar tidak sekuat model Pro & Air. Tanpa Ceramic Shield, ketahanannya mungkin berbeda. Pahami risikonya sebelum membeli

Bursa Reli, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini dari Sinarmas Sekuritas (15/4)

Pagi ini (15/4), Sinarmas Sekuritas merekomendasikan speculative buy untuk saham TAPG, MEDC, dan ELSA. Simak rekomendasi lengkapnya.