MOMSMONEY.ID - Apakah benar efek setelah donor darah bisa bikin berat badan naik?
Pernahkah Anda mendengar bahwa donor darah bisa membuat berat badan naik? Hal ini pun akhirnya membuat sebagian orang percaya dan merasa khawatir untuk mendonorkan darahnya karena takut berat badannya naik.
Namun, bagaimana sebenarnya fakta secara medis? Karena di sisi lain, donor darah sendiri selain sebagai bagian dari aksi kemanusiaan, juga bisa menyehatkan tubuh. Karena tubuh Anda otomatis akan memproduksi darah yang baru lagi.
Baca Juga: Apakah Boleh Donor Darah saat Menstruasi? Ini Jawabannya
Fakta di balik donor darah bikin berat badan naik
Dikutip dari www.halodoc.com, berat badan yang mengalami kenaikan disebabkan oleh kalori yang dibakar oleh tubuh lebih sedikit daripada kalori yang masuk.
Tidak sebatas dari makanan yang dikonsumsi saja ya. Tapi ada faktor lainnya yang bisa membuat berat badan seseorang naik. Misalnya saja genetik, efek samping obat, metabolisme yang lambat, kondisi medis tertentu, hingga jarang olahraga.
Jadi, secara medis donor darah tidaklah menjadi penyebab dari naiknya berat badan seseorang. Begitu pun jika Anda melakukan donor darah secara rutin, maka tidak ada kaitannya dengan kenaikan berat badan.
Baca Juga: Rutin Donor Darah Bisa Jadi Cara Sederhana Jaga Kesehatan, Ini Alasannya
Donor darah bisa turunkan berat badan
Perlu Anda ketahui fakta di balik anggapan bahwa donor darah bisa menaikkan berat badan, justru sebaliknya donor darah bisa membantu menurunkan berat badan, lo.
Satu kantong darah yang Anda donorkan telah membakar kalori sekitar 650 kalori. Hal ini setara dengan kalori yang Anda buang saat lari selama 30 menit.
Jadi, semakin rutin Anda mendonorkan darah, maka akan semakin baik atau semakin banyak kalori yang Anda bakar.
Namun, pastikan untuk menyertainya dengan gaya hidup sehat ya. Misalnya saja menjaga pola makan, rutin olahraga, tidak merokok, tidak minum alkohol, hingga menghindari begadang.
Baca Juga: Syarat Donor Darah PMI, Pastikan Anda Penuhi Kriteria Sebelum Menjadi Pendonor
Syarat donor darah
Berikut beberapa syarat donor darah yang perlu Anda perhatikan jika ingin mendonorkan darah, dilansir dari www.alodokter.com:
- Usia 17-60 tahun.
- Berat badan minimal 45 kg.
- Tekanan darah normal atau kisaran antara 90/60-150/80 mmHg.
- Kadar hemoglobin sekitar 12,5-17 g/dL dan tidak lebih dari 20 g/dL.
- Jarak waktu donor darah terakhir minimal 3 bulan atau 12 minggu.
- Tidak sedang sakit atau memiliki keluhan tertentu, seperti batuk, lemas, atau demam.
- Tidak sedang hamil atau menyusui.
- Bersedia menyumbangkan darahnya secara sukarela dengan menyetujui informed consent.
Jadi, efek setelah donor darah yang menyebabkan kenaikan berat badan tidaklah benar. Naiknya berat badan biasanya lebih disebabkan oleh pola makan dan gaya hidup seseorang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News