M O M S M O N E Y I D
AturUang

Menghitung Premi Asuransi Kebakaran Rumah dengan Tips dari Allianz

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID – Kebakaran dapat terjadi kapan saja dan membawa dampak yang sangat merugikan.Dalam menghadapi potensi risiko tersebut, perlindungan melalui asuransi menjadi langkah yang sangat penting untuk melindungi rumah dan harta benda.

Menurut data dari BNPB, sepanjang minggu pertama 2025, tercatat lebih dari 30 bencana besar di Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan lahan yang sering mengancam wilayah padat penduduk. Kebakaran juga baru-baru ini terjadi di Los Angeles dengan kerugian yang sangat besar.

Sunadi, Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia, mengungkapkan bahwa kebakaran yang disebabkan oleh bencana alam bisa datang tanpa peringatan dan menimbulkan kerugian yang sangat besar.

Baca Juga: Aturan CoB akan Tercantum di SEOJK Produk Asuransi Kesehatan, Ini Kata Allianz Life

"Untuk itu, memiliki asuransi adalah langkah bijak untuk meminimalisir dampak finansial akibat kebakaran," katanya. Dengan asuransi, kerugian akibat kebakaran yang disebabkan oleh kelalaian pribadi maupun faktor lain bisa ditanggung, namun perluasan perlindungan diperlukan untuk mencakup kebakaran yang disebabkan oleh bencana alam.

Besaran premi asuransi kebakaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah nilai bangunan.

Premi biasanya dihitung berdasarkan persentase dari nilai yang diperlukan untuk membangun kembali bangunan setelah kebakaran.

Semakin tinggi nilai bangunan, semakin besar premi yang harus dibayar. Selain itu, luas bangunan juga mempengaruhi premi, karena semakin besar luas bangunan, semakin tinggi biaya untuk membangunnya kembali.

Baca Juga: Perluas Jangkauan Asuransi Syariah, Ini Strategi Allianz Syariah Tahun Ini

Rumah dengan luas 200 m², misalnya, membutuhkan biaya yang lebih tinggi untuk renovasi dibandingkan rumah dengan luas 100 m².

Fungsi bangunan juga menjadi faktor penting dalam perhitungan premi. Bangunan yang digunakan untuk usaha, seperti ruko atau rukan, memiliki risiko kebakaran yang lebih tinggi dibandingkan rumah tinggal, sehingga premi untuk jenis bangunan ini biasanya lebih mahal.

Faktor lain yang mempengaruhi premi adalah konstruksi bangunan. Bangunan dengan konstruksi yang lebih tahan api, seperti beton atau baja, akan memiliki premi yang lebih rendah dibandingkan bangunan yang menggunakan bahan mudah terbakar, seperti kayu.

Lingkungan sekitar bangunan juga menjadi pertimbangan perusahaan asuransi. Misalnya, jika bangunan berada di daerah rawan kebakaran atau padat penduduk, premi yang dikenakan bisa lebih tinggi.

Baca Juga: Gandeng 24 Rumah Sakit, Allianz Life Luncurkan Layanan Blue Eagle Network

Selain itu, perusahaan asuransi biasanya akan mengevaluasi riwayat kerugian kebakaran yang terjadi di sekitar lokasi untuk menentukan tingkat risiko.

Perusahaan asuransi, seperti Allianz Utama, juga menawarkan perluasan perlindungan yang mencakup berbagai risiko tambahan, seperti kerusuhan, gempa bumi, angin ribut, atau terorisme.

Untuk mendapatkan perlindungan yang lebih luas ini, nasabah perlu membayar premi tambahan di luar premi dasar.

Untuk memberikan perlindungan menyeluruh, Allianz Utama meluncurkan produk Asuransi RumahKu Plus, yang menawarkan cakupan tidak hanya untuk kebakaran, tetapi juga untuk kerusuhan, biaya akomodasi sementara, hingga ganti rugi atas kematian atau kerusakan harta benda.

Baca Juga: Premi Asuransi Kredit Turun di Juni 2024, Perusahaan Asuransi Siapkan Strategi Baru

Sunadi menambahkan, “Dengan Asuransi RumahKu Plus, nasabah bisa merasa lebih tenang karena rumah mereka terlindungi dari berbagai risiko yang dapat mengancam harta benda.”

Namun, penting bagi calon nasabah untuk membaca dengan seksama ketentuan dalam polis asuransi dan mengonfirmasi besaran premi yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan mereka. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.   

Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah, Intip Cuaca Bali Besok (22/10)

Cuaca Bali besok diprakirakan cerah di sebagian besar wilayah. Suhu di Denpasar bisa mencapai 34°C, sedangkan Bangli lebih sejuk.

Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (22/10)

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Sumatera Utara diguyur hujan ringan hingga sedang pada Kamis (22/10). Cek suhu di daerah Anda!

Waspada Udara Kabur di Wilayah Ini, Cek Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 37°C.