MOMSMONEY.ID - Metode pembelajaran STEAM semakin banyak diterapkan di sekolah untuk mendorong siswa berpikir kritis sekaligus kreatif.
Pendekatan ini menggabungkan lima bidang utama, yakni science, technology, engineering, arts, dan mathematics dalam satu proses belajar yang lebih aplikatif.
Metode ini juga menjadi fokus dalam ajang STEAM Inter-School Competition 2026 yang digelar Sampoerna Academy sebagai bagian dari rangkaian Steam Expo 2026 di Sampoerna Academy L’Avenue.
Principal Sampoerna Academy L’Avenue Piero Botha mengatakan, kompetisi ini bertujuan mendorong siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menciptakan solusi dari berbagai tantangan nyata.
"Melalui STEAM Inter-School Competition 2026, kami ingin mendorong siswa untuk tidak hanya menjadi pembelajar, tetapi juga pencipta solusi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3).
Baca Juga: Ale-Ale Goes to School Sambangi SMP, Angkat Isu Belajar dan Literasi Digital
Pendekatan STEAM dinilai penting karena tidak hanya menekankan hasil akhir, tetapi juga proses berpikir siswa.
Metode ini membantu siswa mengasah kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, serta kolaborasi.
Kegiatan ini juga melibatkan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) untuk memperkuat pendekatan ilmiah dalam kompetisi.
Perwakilan ALMI Prasanti Widyasih Sarli bilang, kegiatan seperti STEAM Expo penting untuk menumbuhkan minat sains sejak dini.
“Kami melihat penyelenggaraan rangkaian kegiatan STEAM Expo sebagai inisiatif strategis dalam membangun ekosistem sains sejak dini. Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang yang mampu menghadirkan sains dan teknologi secara menarik, kontekstual, dan relevan bagi generasi muda,” katanya.
Baca Juga: Kunjungi 5 Museum Seni dan Sejarah Ini Saat di Jogja
Tahun ini, sebanyak 123 karya inovatif dari berbagai sekolah di Indonesia mengikuti kompetisi tersebut.
Setelah melalui proses seleksi, terpilih 31 finalis terbaik dari tiga kategori, yaitu Primary School, Middle School, dan High School.
Para finalis berasal dari berbagai daerah seperti Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, Pekanbaru, Sidoarjo, Malang, hingga Palembang.
Tiga pemenang terbaik dari masing-masing kategori akan membawa pulang medali, sertifikat, serta hadiah uang tunai jutaan rupiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News