M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Mengenal Kondisi Malabsorbsi pada Hewan Kucing dan Cara Mengatasinya

Mengenal Kondisi Malabsorbsi pada Hewan Kucing dan Cara Mengatasinya
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Kucing dapat mengalami berbagai gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, muntah, dan sebagainya. Selain itu, kucing juga dapat menderita malabsorbsi. Ini adalah salah satu kondisi di tubuh kucing yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, terutama pencernaannya yang perlu diwaspadai.

Apa Itu Malabsorbsi?

Malabsorbsi adalah istilah umum yang digunakan ketik kucing tidak mampu menyerap semua nutrisi dari makanannya dengan baik. Paling sering ini terkait dengan penyakit memengaruhi usus kecil, di mana sebagian besar penyerapan terjadi, tetapi juga dapat memengaruhi usus besar.  Ada banyak penyakit yang menyebabkan malabsorbsi kronis dan mengganggu proses pencernaan kucing.

Baca Juga: Tips Mengatasi Muntah Hairball pada Kucing Peliharaan

Insufisiensi pankreas eksokrin (EPI) atau penyakit usus kecil dapat menyebabkan malabsorbsi. Sebab, dilansir dari MSD Vet Manual, fungsi utama pankreas eksokrin dan usus kecil adalah pencernaan dan penyerapan nutrisi. Ini terjadi dalam fase berurutan: pencernaan intraluminal, pencernaan dan penyerapan mukosa, dan pengiriman nutrisi ke tubuh. Insufisiensi pankreas dan sejumlah penyakit usus kecil kronis akan mengganggu beberapa proses ini.

Lebih jelasnya, penyebab malabsorbsi bisa datang dari:

  • Peradangan: dinding usus bisa menjadi bengkak akibat alergi makanan, intoleransi makanan, atau kondisi sepeti enteritis eosinofik, di mana satu jenis sel darah putih membanjiri dinding usus.
  • Kanker: kanker usus seperti adenokarsinoma atau limfosarkoma usus.
  • Infeksi: seperti campylobacter, cryptosporidia, giardia, atau cacing parasit.
  • Kerusakan pada dinding usus: sebagai akibat dari infeksi virus atau pertumbuhan berlebihan dari bakteri yang tidak membantu.

Gejala Malabsorbsi pada Hewan Kucing

Ada beberapa gejala malabsorbsi yang cukup umum dan kehadirannya tidak cukup untuk membuat diagnosis. Akan tetapi, Anda dapat mewaspadainya. Dilansir dari Wag Walking, gejalanya berupa:

  • Diare.
  • Penurunan berat badan.
  • Muntah.
  • Nafsu makan meningkat.
  • Kusam dan depresi.
  • Kondisi kulit dan bulu yang buruk.
  • Perut kembung (gas).
  • Kotoran lunak atau diare cair.
  • Kotoran berminyak.
  • Kotoran berisi makanan tidak tercerna.
  • Borborygmus (suara yang berasal dari saluran pencernaan)

Baca Juga: Ini yang Terjadi Bila Kucing Peliharaanmu Kelebihan Vitamin A

Diagnosis Malabsorbsi pada Kucing

Dengan mencurigai adanya gejala-gejala malabsorbsi, Anda dapat memeriksakan kondisinya kepada dokter hewan. Namun, Anda perlu melakukan pengataman terlebih dahulu tentang seberapa sering kucing mengalami diare dan penampilan kotorannya. Ini akan memudahkan dokter hewan melakukan diagnosis apakah masalahnya berkaitan dengan usus besar atau kecil, serta dapat memengaruhi pilihan tes yang akan dilakukan. Beberapa tes tersebut berupa:

  • Tes darah fungsi usus, untuk memerikan wawasan tentang kesehatan dinding usus, dan kadar enzim pankreas yang juga merupakan penyebab malabsorbsi.
  • Pemindaian ultrasound, memungkinkan dokter untuk menilai ketebalan lapisan individu dari dinding usus. Ini dapat membedakan antara kondisi peradangan dan kanker.
  • Jika alergi makanan dicurigai, dokter hewan akan menyarankan Anda untuk memberi makanan hipoalergik selama beberapa minggu, untuk melihat apakah ini membawa resolusi gejala.

Cara Mengatasi dan Pengobatan Malabsorbsi pada Kucing

Beberapa hal dapat dilakukan untuk mengatasi malabsorbsi, tentu saja ini disarankan setelah dokter hewan memeriksa kondisinya. Namun, dokter hewan mungkin akan memberi saran untuk meredakan gejala, seperti:

  • Diet rendah lemak, sangat mudah dicerna, atau diet tinggi serat.
  • Suntikan vitamin B untuk mengisi kembali kadar rendah di dinding usus.
  • Obat cacing atau antibiotik yang memiliki efek antiinflamasi pada dinding usus.
  • Probiotik, untuk membangun kembali populasi bakteri sehat di usus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

8 Manfaat Kesehatan Diet Mediterania yang Tak Banyak Diketahui

Ada beberapa manfaat kesehatan diet Mediterania yang tak banyak diketahui, lo. Cek pembahasan lengkapnya di sini!

6 Daftar Jus Sayur untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi secara Alami

Intip sejumlah daftar jus sayur untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi secara alami berikut, yuk! 

8 Jenis Sayur yang Bisa Turunkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat

Mari intip beberapa jenis sayur yang bisa turunkan kolesterol tinggi dengan cepat berikut ini, yuk! Ada apa saja, ya?

5 Jenis Sayur yang Efektif Turunkan Tekanan Darah Tinggi secara Alami

Ternyata ini, lo, beberapa jenis sayur yang efektif turunkan tekanan darah tinggi secara alami. Apa sajakah itu?

LRT Jabodebek Angkut 57,1 Juta Penumpang Sejak Beroperasi

KAI mencatat pengguna LRT Jabodebek sudah mencapai 57,14 juta orang sejak mulai beroperasi pada Agustus 2023 hingga Januari 2026.

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/2)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 10 Februari 2026 dan Rabu 11 Februari 2026 hujan sangat lebat juga lebat di provinsi berikut ini.

10 Sumber Protein Paling Tinggi yang Layak untuk Dikonsumsi

Ini beberapa sumber protein paling tinggi yang layak Anda coba konsumsi berikut ini! Apa saja?      

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 10 Februari 2026, Harus Produktif

Berikut ramalan 12 zodiak keuangan dan karier besok Selasa 10 Februari 2026 dari peluang kerja, strategi tim, dan arah profesional di bawah ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/2) Jabodetabek Hujan Lebat, di Mana?

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (10/2) dan Rabu (11/2) di Jabodetabek hujan sangat lebat dan lebat di daerah berikut ini.​

4 Manfaat Physical Touch dengan Pasangan, Lebih dari Sekadar Kemesraan!

Ada setidaknya 4 manfaat physical touch dengan pasangan yang luar biasa bagi kesehatan fisik dan mental. Cek di sini.