M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Mengenal Definisi hingga Perbedaan Makanan Oriental dan Kontinental

Mengenal Definisi hingga Perbedaan Makanan Oriental dan Kontinental
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Bingung membedakan apa definisi hingga perbedaan makanan oriental dan makanan kontinental? Mari simak artikel yang berikut ini!

Makanan Oriental

Makanan oriental mengacu pada makanan yang dibuat & dikonsumsi oleh negara-negara Asia Timur. Ini berarti seluruh makanan China, Korea, Jepang, Taiwan, Tibet, Hongkong, Makau, hingga Mongolia tergolong ke dalam jenis makanan oriental.

Makanan Oriental
Makanan Oriental

Melansir dari Times of India, makanan oriental memiliki ciri seperti menggunakan banyak bumbu, serta seringkali menggunakan jenis makanan yang difermentasi seperti kimchi dari Korea, pao chai dari China, dan tsukemono dari Jepang.

Teknik memasaknya meliputi menumis, merebus, hingga memasak cepat.

Baca Juga: Daftar 5 Negara Produsen Keju Terbesar di Dunia Tahun 2023

Makanan Kontinental

Makanan kontinental mengacu pada makanan yang dibuat & dikonsumsi negara-negara Eropa, termasuk seluruh makanan Prancis, Italia, Jerman, hingga Spanyol.

Ciri khas makanan kontinental ialah menggunakan minyak zaitun, wine, herba, dan meminimalkan rasa pedas. Makanan yang biasanya dimasak berupa daging sapi, unggas, ikan, buah & sayur musiman. Makanan kontinental biasanya lebih tinggi kalori.

Baca Juga: Perbedaan Blender vs Food Processor, Mana Hasil yang Lebih Baik untuk Makanan?

Perbedaan Makanan Oriental & Kontinental

1. Penggunaan Rempah & Herba

Perbedaan makanan oriental dengan kontinental terletak pada penggunaan rempah & herba dalam makanan yang dibuat.

Dari OrientAsian, dalam masakan oriental penggunaan rempah memainkan peran kunci sebuah makanan. Biasanya rempah hingga cabai digunakan dalam jumlah banyak sehingga menghasilkan rasa yang lebih menggigit.

Rempah yang digunakan dalam makanan oriental meliputi cabai, jintan, kunyit, hingga kayu manis.

Sementara makanan kontinental tidak mempergunakan rempah melainkan herba segar seperti basil, daun mint, peterseli, rosemary, thyme, dan oregano. Contoh penggunaan herba biasanya sering digunakan sebagai bahan pelengkap pasta ala Italia.

Baca Juga: Ada Candi Borobudur, Intip Rekomendasi 7 Destinasi Wisata Spiritual di Dunia

2. Waktu Memasak

Makanan oriental biasanya memakan waktu memasak serta persiapannya yang sebentar, karena hanya tinggal merebus atau bahkan menggoreng bahan yang ada.

Makanan oriental biasanya punya ciri renyah, ringan, dan segar, yang artinya tak perlu dimasak dalam waktu yang lama.

Sementara makanan kontinental membutuhkan banyak waktu karena lebih banyak makanan yang dipanggang (seperti pastry) serta bahan-bahannya yang lebih rumit.  

3. Makanan Pokok

Pastry - Makanan Kontinental
Pastry - Makanan Kontinental

Perbedaan antara masakan oriental dengan masakan kontinental terlihat jelas dari makanan pokok yang disajikan.

Sebagai negara Asia, makanan oriental lebih mengutamakanan hidangan seperti nasi, mie, teh, seafood, olahan kedelai, hingga sayuran bok choy.

Sementara masakan kontinental memiliki nuansa Eropa yang lebih mengutamakan sajian daging-dagingan, roti, sereal, dan wine.

Baca Juga: Rekomendasi 9 Makanan Khas Bali yang Wajib Masuk dalam Daftar Keinginanmu

4. Metode Memasak

Melansir Pediaa.com, metode memasak makanan oriental adalah boiling, stir-frying, dan quick frying. Sementara metode memasak makanan kontinental rata-rata seperti baking, grilling dan roasting.

5. Penggunaan Jenis Saus

Dalam masakan oriental, yang disebut saus adalah sesuatu yang sifatnya sebagai pelengkap makanan. Biasanya saus dalam masakan Asia bertekstur kental & bisa menyerap ketika dicampurkan dengan nasi.

Sementara penyebutan saus pada masakan kontinental digunakan sebagai seasoning atau condiment.

Baca Juga: Bukan Stonehenge, Ternyata Ini 5 Kuil Tertua di Dunia yang Punya Peradaban Panjang

6. Sumber karbo & protein

Sumber karbohidrat makanan oriental rata-rata adalah nasi, sementara makanan kotinental biasanya menggunakan gandum, jagung, atau kentang.

Adapun sumber protein yang biasa digunakan masakan oriental adalah seperti ikan, ayam, bebek, dan kacang-kacangan. Sementara makanan kontinental menggunakan daging sapi, babi, ikan, dan unggas sebagai protein utama.

Itulah sederet perbedaan makanan oriental dan makanan kontinental yang bisa Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Kembali Dekati US$ 4.000 Usai The Fed Tahan Bunga

Harga emas di pasar global masih rentan terkoreksi di tengah likuiditas yang menipis dan ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember.

Siapkan Keuangan Masa Depan, ​​BSI & Prudential Syariah Tawarkan Produk Asuransi Ini

​​BSI dan Prudential Syariah memperkenalkan produk asuransi jiwa berbasis syariah untuk mendukung perencanaan keuangan jangka menengah.

Ke Uzbekistan, Wisatawan Bisa Mengenal Sejarah Islam dan Jejak Soekarno lo

​Selain menjadi tujuan ziarah umat Islam, kompleks makam ini menyimpan kisah sejarah hubungan Indonesia dan Uzbekistan.

Ingin Karier Makin Berkembang? Ikuti 5 Langkah Ini

Ingin karier berkembang? Ini pentingnya upskilling, reskilling, dan memperluas relasi profesional Anda Moms.

Siap-Siap War! Diskon Tiket Kereta 30% Libur Nataru Bakal Diserbu 1 Juta Penumpang

Jangan sampai kehabisan! Pemerintah resmi menebar diskon tiket kereta 30% kelas ekonomi untuk liburan Nataru 22 Desember–4 Januari.

Ada Promo J.CO Your Favorite Picks Lagi! Cek Paket Bundling Minuman Hemat di Sini

Dapatkan paket minuman hemat berdua hingga berlima lewat promo J.CO terbaru minggu ini. Cukup pesan delivery untuk menemani momen seru Anda.

Moms Perlu Tahu, Ini Manfaat Pijat Bayi dan Cara Melakukannya dengan Nyaman

Pijat bayi tak hanya membantu si kecil merasa nyaman, tetapi juga mendukung tumbuh kembangnya. Simak manfaat dan hal yang perlu Moms perhatikan.

Tak Harus Liburan, Ini Cara Sederhana Membangun Kedekatan dengan Anak

Kesibukan orang tua dan padatnya aktivitas sekolah bukan halangan untuk membangun kedekatan dengan anak, lo. Ini dia tipsnya.

Kisah Penyintas Kanker Payudara, Pentingnya Deteksi Dini

Jangan abaikan benjolan, deteksi dini kanker payudara bisa meningkatkan peluang kesembuhan.            

Kanker Payudara: Kenali Gejala, Pilihan Pengobatan, dan Pentingnya Pemulihan

Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan perempuan adalah mengenali kondisi payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri.