M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Meneropong Arah Pasar Jelang Pemilu 2024, Ini Rekomendasi Investasi Reksadana Saham

Meneropong Arah Pasar Jelang Pemilu 2024, Ini Rekomendasi Investasi Reksadana Saham
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Berikut ini rekomendasi investasi reksadana saham menjelang Tahun Pemilu.

Indonesia akan menghadapi Pemilu 2024 untuk memilih presiden, legislatif dan kepala daerah secara serentak untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Pesta demokrasi ini diperkirakan dapat mendorong belanja masyarakat dan mendorong ekonomi melalui dana kampanye, yang menjadi sentimen positif bagi pasar modal Indonesia termasuk investasi reksadana. 

Terdapat potensi perputaran dana di sektor riil sekitar Rp 355,5 triliun dari kampanye pemilu yang akan dilaksanakan menurut estimasi Credit Suisse. Angka tersebut setara dengan 1,9% PDB Indonesia.

Hal ini diharapkan bisa memberi sentimen positif ke pasar saham, yang tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Baca Juga: Inflasi Turun Sokong Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap

Head of Investment Bareksa Christian Halim mengatakan, dalam keterangan tertulis Senin (7/8), secara historis dalam 5 pemilu terakhir, IHSG 5 kali menguat sepanjang tahun pemilu, dengan rata-rata return sebesar 45,3%.

Bahkan secara lebih detail, mengutip data Syailendra, IHSG selalu naik dalam 9 bulan menjelang hari pemilihan presiden. 

"Secara historis, indeks saham (IHSG) dapat mencetak kinerja positif selama tahun pemilu. Investor dapat memanfaatkan peluang kenaikan dengan membeli reksadana berbasis indeks saham," kata Christian. 

Selain itu, sejak awal tahun hingga saat ini (3 Agustus 2023), investor asing telah melakukan pembelian di pasar saham sekitar Rp 23,83 triliun.

Saham yang dibeli investor asing mayoritas adalah saham berkapitalisasi besar yang memiliki kinerja keuangan stabil seperti perbankan konvensional dan sektor konsumer.

Baca Juga: 5 Reksadana Saham Kinerja Tertinggi

Chief Investment Officer Jagartha Advisors Erik Argasetya juga menyoroti sejumlah sektor saham berkinerja unggul ketika pemilu, yaitu finansial, konsumen dan media.

Menurutnya, sektor finansial akan mendapat dorongan dari pembiayaan proyek untuk menjaga kepercayaan publik dan data ekonomi tetap bagus, sehingga mendorong penyaluran kredit. 

"Sementara itu, sektor konsumen mendapat angin segar dari dana kampanye yang digunakan untuk berbelanja barang kebutuhan pokok. Kemudian, sektor media dan telekomunikasi terdorong karena adanya iklan kampanye kandidat melalui TV, media cetak maupun elektronik," jelas Erik. 

Erik juga menjelaskan, ada sejumlah faktor di luar pemilu yang mempengaruhi pasar domestik, seperti kondisi ekonomi dan inflasi Amerika Serikat (AS) , serta kebijakan bank sentral global dan Bank Indonesia (BI)

"Bank sentral AS kemungkinan masih akan menaikkan suku bunga sekali lagi pada September tetapi keputusan akan bergantung terhadap data ekonomi yang keluar. Sementara itu, BI menunggu langkah The Fed dengan kecenderungan akan memangkas suku bunga lebih cepat daripada The Fed," kata Erik. 

Baca Juga: Berikut Cara Memilih Reksadana Sesuai Karakter Anda

Mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, Chief Executive Officer Bareksa Prioritas Ricky Rachmatulloh merekomendasikan pada investor High Net-Worth Individual (HNWI) khususnya yang memiliki profil risiko agresif, untuk membeli reksadana saham yang memiliki eksposur di sektor yang diuntungkan dari pemilu.

"Ini adalah kesempatan yang bagus bagi investor agresif dan long-term untuk membeli reksadana saham hingga tahun depan." 

Di samping itu, dia juga menyarankan reksadana pendapatan tetap berbasis obligasi korporasi untuk menjaga stabilitas portofolio sembari menunggu The Fed atau BI akan mengumumkan untuk memangkas suku bunga.

Terakhir, investor konservatif atau yang mengutamakan likuiditas disarankan untuk menaruh asetnya di reksadana pasar uang. 

Bareksa data
Bareksa data

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Anak Jadi Tumpuan Orang Tua? Dampak Jangka Panjang Generasi Sandwich

Membantu keluarga bisa jadi jebakan finansial. Ketahui ciri-ciri generasi sandwich dan cara lepas dari jeratan pengeluaran ganda sekarang!

18 Rekomendasi Makanan untuk Menurunkan Tekanan Darah yang Tinggi

Ini dia rekomendasi makanan untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi. Intip selengkapnya di sini, yuk!

Cara Daftar NPWP Online 2026 yang Praktis untuk Pribadi dan Usaha

Cek panduan terbaru cara daftar NPWP online 2026 yang praktis, legal, dan tanpa ribet. Simak fungsi dan manfaatnya di sini!​

17 Makanan Diet agar Berat Badan Turun yang Bikin Kenyang Lebih Lama

Intip beberapa makanan diet agar berat badan turun yang bikin kenyang lebih lama di sini, yuk!      

18 Cara Diet agar Berat Badan Turun Cepat Tanpa Olahraga, Mau Coba?

Ada beberapa cara diet agar berat badan turun cepat tanpa olahraga. Penasaran? Cek di sini!         

Hindari Boros! Money Parenting Lindungi Anak dari Jebakan Utang

Membentuk anak cerdas finansial kini jadi keharusan. Panduan money parenting ini ajarkan konsep uang sejak dini. Ketahui cara praktisnya di sini!

5 Pilihan Sofa yang Sebaiknya Dihindari untuk Ruang Tamu Rumah Modern

Banyak sofa terlihat estetik tapi bikin ruang tamu terasa ketinggalan zaman. Cek panduan sofa yang sebaiknya dihindari untuk rumah modern Anda.

Inspirasi Warna Cat Rumah Elegan yang Tenang dan Tahan Tren

Ingin rumah terlihat elegan dan menenangkan? Yuk cek inspirasi warna cat yang bikin hunian terasa mewah tanpa terlihat berlebihan.  

7 Kesalahan Desain yang Bisa Membuat Dapur Kecil Terasa Makin Sempit

Dapur kecil terasa sumpek dan tidak nyaman? Cek kesalahan desain berikut dan temukan solusi cerdas agar ruang Anda terasa lebih lega.  

Jadi Pasangan Idaman, Ini 4 Zodiak Paling Green Flag

Ingin hubungan tanpa drama? Kenali 4 zodiak paling green flag yang dikenal stabil dan pengertian. Cari tahu apakah pasangan Anda termasuk!