M O M S M O N E Y I D
AturUang

Menabung Atau Melunasi Utang Duluan? Ini Strategi Keuangan Bijak di Tahun 2025

Menabung Atau Melunasi Utang Duluan? Ini Strategi Keuangan Bijak di Tahun 2025
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak strategi antara menabung atau melunasi utang dengan bijak di tahun 2025, agar Anda dapat menemukan pilihan yang tepat dalam urusan finansial.

Di tengah naiknya harga kebutuhan dan tekanan hidup yang makin terasa, banyak orang bertanya tentang haruskah saya menabung dulu atau melunasi utang? 

Keduanya penting, tapi strategi yang seimbang bisa memberi jalan keluar yang lebih realistis. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah cerdas agar Anda bisa menabung tanpa mengabaikan pelunasan utang, strategi keuangan jangka panjang yang makin relevan di tahun 2025.

Mulailah dengan dana darurat meskipun masih punya utang

Melansir Nerd Wallet, menabung dan melunasi utang bukan dua hal yang harus dipilih salah satunya, Anda bisa lakukan keduanya. Memiliki dana darurat meski kecil, misalnya Rp500 ribu hingga Rp2 juta, bisa jadi penolong saat pengeluaran tak terduga muncul.

Tanpa tabungan cadangan, Anda berisiko kembali berutang saat ada krisis mendadak. Maka dari itu, prioritaskan dana darurat untuk jaga stabilitas keuangan sebelum fokus penuh ke utang.

Baca Juga: Cara Menyimpan Mata Uang Asing di Tabungan Valas yang Aman dan Untung

Gunakan metode 50/30/20 untuk atur utang dan tabungan

Metode penganggaran 50/30/20 masih relevan di tahun 2025 sebagai strategi seimbang. Alokasikan 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan serta pembayaran utang.

Jika beban utang cukup besar, Anda bisa menyesuaikan dengan memangkas porsi keinginan dan memperbesar alokasi untuk pelunasan. Dengan metode ini, Anda tetap punya arah jelas dalam mengelola keuangan.

Tabungan berbunga tinggi bisa jadi solusi cerdas

Tak perlu menunggu utang lunas untuk membuka rekening tabungan berbunga tinggi. Rekening jenis ini bisa mempercepat pertumbuhan dana darurat meski Anda menabung dalam jumlah kecil.

Agar lebih konsisten, Anda bisa pakai sistem autodebit dari gaji ke rekening tabungan. Ini bagian dari metode "bayar diri sendiri dulu" yang makin populer digunakan oleh generasi muda saat ini.

Baca Juga: Berhenti Bekerja Demi Uang: Cara Baru Membangun Kekayaan Menurut Robert Kiyosaki

Jangan lewatkan dana pensiun dari tempat kerja Anda

Dana pensiun sering kali diabaikan saat seseorang sibuk melunasi utang. Padahal, jika perusahaan Anda menyediakan program pensiun dengan kontribusi tambahan, itu uang gratis yang sayang dilewatkan.

Semakin awal Anda menyisihkan dana pensiun, semakin besar manfaatnya karena efek bunga majemuk dalam jangka panjang. Ingat, Anda tidak bisa menebus waktu yang hilang dalam menabung untuk hari tua.

Prioritaskan melunasi utang dengan bunga tinggi

Setelah dana darurat terbentuk, fokus utama harus beralih ke utang berbunga tinggi. Ini termasuk kartu kredit dengan bunga di atas 15%, pinjaman online, atau cicilan sewa beli.

Utang seperti ini bisa membuat Anda terjebak dalam lingkaran tak berujung jika tak segera ditangani. Gunakan metode bola salju atau longsor untuk melunasinya sesuai gaya Anda.

Baca Juga: 7 Perbedaan Tabungan dan Deposito yang Wajib Diketahui Sebelum Menyimpan Uang

Seimbangkan tabungan jangka panjang dan pelunasan sisa utang

Begitu utang beracun mulai berkurang, waktunya fokus membangun kekuatan keuangan jangka panjang. Tingkatkan porsi tabungan pensiun hingga 15% dari penghasilan jika memungkinkan.

Utang yang lebih ringan seperti pinjaman mahasiswa atau kredit kendaraan bisa diselesaikan sambil menabung. Anda juga bisa mempercepat prosesnya dengan memangkas pengeluaran, kerja sampingan, atau konsolidasi.

Menabung atau melunasi utang? Kuncinya ada di keseimbangan

Menabung atau melunasi utang tak perlu jadi pilihan yang saling mengorbankan. Di tahun 2025, strategi keuangan terbaik adalah menemukan keseimbangan antara keduanya. 

Dengan membangun dana darurat, memanfaatkan dana pensiun, dan melunasi utang berbunga tinggi terlebih dahulu, Anda bisa menciptakan masa depan keuangan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​