M O M S M O N E Y I D
Santai

Masa Berlaku Frequent Whoosher Card Diubah, Jadi 30 Hari Sejak Tanggal Pembelian

Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID -  Frequent Whooser Card telah mendapatkan sambutan yang positif di masyarakat. Kartu berlangganan yang baru diluncurkan sejak 1 Juni ini pun sudah terjual lebih dari 200 kartu. Karenanya, KCIC terus melakukan inovasi guna meningkatkan manfaat dari kartu berlangganan tersebut.

Salah satu hal yang diubah dalam Frequent Whoosher Card ini adalah masa berlakunya. Bila sebelumnya masa berlaku Frequent Whoosher Card hanya dapat digunakan di bulan yang sama saat kartu tersebut dibeli atau bulan berjalan. Kini, masa berlaku Frequent Whoosher Card menjadi hingga 30 hari sejak tanggal pembelian.

"Dengan perubahan masa berlaku kartu, fleksibilitas penggunaan kartu dapat lebih dirasakan oleh penumpang," ujar GM Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa dalam keterangan tertulis, Kamis (27/6).

Pembelian Frequent Whoosher Card dapat dilakukan di Stasiun Halim, Padalarang dan Tegalluar setiap hari mulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Harga Emas Spot Stagnan di US$ 2.300

Adapun, Frequent Whoosher Card merupakan bentuk apresiasi kepada para penumpang yang secara rutin menggunakan Whoosh. Dengan menggunakan kartu ini, penumpang bisa menikmati 10 perjalanan Whoosh kelas Premium Economy dengan tarif flat meskipun perjalanan dilakukan di jam sibuk atau di hari libur maupun akhir pekan.

Hanya dengan membayar Rp 1.750.000 penumpang dapat menikmati 10 perjalanan Whoosh kelas Premium Economy. Setiap akan memanfaatkan kartu Frequent Whoosher, penumpang wajib melakukan penukaran atau redeem tiket di Stasiun. Penukaran dilayani pada hari kerja di loket Stasiun Halim, Padalarang, dan Tegalluar pada pukul 09.00 sampai dengan 17.00 WIB.

Frequent Whoosher Card hanya bisa digunakan oleh satu orang dan tidak bisa dipindah tangankan. Jika masa berlaku kartu sudah habis, maka sisa kuota perjalanan tidak dapat digunakan atau diuangkan.

Melihat makin banyak masyarakat yang menggunakan Whoosh untuk perjalanan Jakarta - Bandung, kehadiran kartu berlangganan Frequent Whoosher diharapkan dapat mempermudah dan meningkatkan minat masyarakat untuk terus menggunakan transportasi publik ramah lingkungan dalam beraktifitas khususnya kereta Whoosh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​