M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Macam-Macam Perubahan Warna Air Akuarium dan Penyebabnya

Macam-Macam Perubahan Warna Air Akuarium dan Penyebabnya
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Hal yang paling sering menjadi perhatian dalam merawat ikan hias adalah kondisi air akuarium. Air di akuarium harus selalu diperhatikan karena merupakan tempat tinggal ikan hias. Kesalahan apapun mengenai air akuarium bisa membuat ikan hias mati mendadak.

Sayangnya, meski sudah menjaga air akuarium tetap bersih dengan menggantinya, selang beberapa hari akuarium kembali kotor tanpa Anda sadari. Bahkan, meski tak begitu keruh, air di akuarium berubah warna. Hal ini tentu membingungkan. Namun, ada banyak hal yang menyebabkan ini.

Baca Juga: Ikan Hias Akuarium Ini Ternyata Bisa Berumur Panjang, Loh!

Berwarna Keruh

Ini sangat umum terjadi. Warna keruh ini mirip seperti air susu. Warna ini terbentuk sebagai tanda bakteri berkembang biak yang biasanya terjadi selama proses siklus nitrogen.

Siklus nitrogen adalah proses di mana nitrogen diubah menjadi senyawa organik lain yang kemudian dimanfaatkan oleh tumbuhan dan hewan sebagai makanan. Ini terbentuk melalui hewan dan tumbuhan yang mati, makanan yang tidak dimakan, dan produk limbah lainnya.

Warna keruh juga dapat terbentuk setelah masa penggantian air dan siklus pengobatan. Dengan alasan tersebut, kekeruhan air ini dapat hilang dengan sendirinya. Jadi, tahanlah untuk tidak mengganti air lagi agar tak memperpanjang siklus pertumbuhan bakteri lebih lama. Anda dapat menunggunya selama beberapa waktu hingga semuanya kembali normal.

Berwarna Kuning

Air yang kuning biasanya menjadi pertanda Anda harus mengganti air lagi untuk beberapa hari. Air kuning merupakan tanda kadar amonia dan nitrit sangat tinggi. Penyebabnya adalah kepadatan ikan di akuarium dan pemberian makanan berlebihan.

Kotoran ikan dan makanan sisa yang terkumpul di dasar akuarium akan menciptakan amonia dan nitrit yang merugikan.

Cara mengatasinya, Anda harus membeli akuarium yang lebih besar untuk menempatkan semua ikan. Jika tidak, Anda dapat memisahkan beberapa jumlah ikan agar akuarium tidak terlalu sesak. Pertimbangkan juga seberapa banyak jumlah makanan ikan yang akan Anda berikan.

Terlalu berlebihan atau terlalu sedikit sama saja ruginya untuk ikan. Berikan secukupnya dan sesuai dengan jumlah ikan di dalam akuarium.

Baca Juga: Baca Juga: Perhatikan Kondisi Air saat Pelihara Ikan di Akuarium

Berwarna Cokelat

Warna cokelat yang kekuningan dapat menjadi tanda bahwa air akuarium sedang tidak baik. Namun, tak semua warna cokelat ini buruk. Dilansir dari Thatpetplace.com, ada beberapa lingkungan yang dikenal sebagai sistem blackwater yang mana ini adalah hal yang baik dan alami. Lingkungan ini banyak ditemui di kawasan hutan tanpa banyak aliran air.

Dalam akuarium, ini biasanya terjadi pada aquascape atau paludarium. Air kecokelatan ini didapat dari daun, kayu, dan bahan organik lainnya di dalam air yang melepaskan zat asam tanat. Beberapa ikan sangat cocok dengan zat ini.

Namun, jika jenis ikan Anda tidak cocok dengan zat ini, Anda dapat menghilangkan sumber warnanya dengan menyingkirkan hal-hal organik seperti hiasan batang pohon. Lainnya, Anda dapat meletakkan karbon dalam filter yang akan membantu menghilangkan warna dan bahan organik dari air.

Berwarna Hijau

Air akuarium yang berwarna hijau merupakan tanda mekarnya ganggang dalam akuarium. Ganggang biasanya berbentuk sel tunggal, tersuspensi di dalam air. Penyebab gangga ini tumbuh karena tingginya kadar fosfat yang berasal dari sumber air.

Misalnya, Anda menggunakan air sumur. Air sumur mungkin telah terkontaminasi fosfat melalui tanah atau melalui perkebunan terdekat di mana pupuk telah memasuki air tanah.

Tingkat fosfat ini mungkin tidak membahayakan manusia, tetapi di akuarium mereka dapat menyebabkan masalah pada ikan dan invertebrate yang sensitif. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan media filter untuk membantu menguranginya.

Penyebab air akuarium berwarna hijau lainnya bisa jadi karena pencahayaan berlebihan. Lampu akuarium yang menyala terlalu lama lebih dari 8-10 jam per hari, akan memberi makan alga secara alami di dalam air. Kurangilah durasi lampu untuk mengatasinya.

Selanjutnya: Khasiat Daun Ketapang Sebagai Obat Alami untuk Ikan Hias

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perdalam Iman Paskah Lewat 4 Film Kristiani Kisah Sengsara Yesus

Rekomendasi 4 film Paskah ini akan membawa Anda merasakan haru dan pengorbanan Yesus Kristus. Klik untuk daftar lengkapnya.

Jadwal Timnas Futsal Indonesia di AFF 2026, Langkah Garuda Pertahankan Gelar

Berikut ini jadwal Timnas Futsal Indonesia di AFF 2026, lengkap dengan lawan, jam tanding, dan peluang lolos fase gugur.​

Tren Tirai Lemari Dapur 2026 Bisa Bikin Dapur Rapi, Estetik, dan Lebih Hidup

Yuk, simak tren tirai lemari dapur yang bikin tampilan rapi, estetik, dan praktis tanpa harus selalu menata isi kabinet.​

Realme P4 Lite: Baterai 6300 mAh, Tawarkan Daya Tahan Ekstrem hingga 6 Tahun

Realme P4 Lite hadir dengan sistem pendingin VC 5.300+ mm² untuk performa maksimal. Lihat bagaimana fitur ini mengubah pengalaman gaming Anda.

Promo Wingstop April: Nikmati Ayam Lezat Hanya Rp 24 Ribuan, Hemat Maksimal

Bingung cari makan siang praktis dan ramah kantong? Wingstop punya solusinya. Dapatkan paket ayam komplit hanya Rp 24 ribuan.

Kesehatan Miss V Terancam, Cek 6 Makanan Pemicu Keputihan Ini

Kesehatan area intim perempuan sangat dipengaruhi asupan harian. Ketahui 6 makanan penyebab keputihan berikut ini.

Promo HokBen HUT ke-41 dengan GrabGood, GoFood, & ShopeeFood Diskon Spesial

Makan enak di HokBen lebih hemat. HUT ke-41 hadirkan promo spesial di GoFood, GrabFood, ShopeeFood. Temukan menu favoritmu dengan harga terbaik!

Anak Kecanduan Gadget? Ini 6 Solusi Ampuh yang Wajib Orang Tua Coba Terapkan

Membimbing anak di era digital memang menantang. Kini ada 6 cara efektif agar si kecil tak lagi kecanduan gadget dan tumbuh cerdas.

4 Manfaat Bawang Putih untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Ada beberapa manfaat bawang putih untuk menjaga kesehatan tubuh yang luar biasa. Cek di sini selengkapnya!  

Rahasia Upgrade Eksterior Rumah Tradisional Jadi Lebih Modern dan Estetik

Cek inspirasi berikut untuk upgrade eksterior rumah tradisional jadi lebih modern, estetik, dan nyaman tanpa renovasi besar.​