M O M S M O N E Y I D
Bugar

Macam-macam Penyebab Menumpuknya Lemak Perut yang Sering Diabaikan

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ketahui beberapa penyebab menumpuknya lemak perut yang sering diabaikan di sini, yuk!

Menumpuknya lemak perut bukan hanya masalah penampilan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan serius.

Banyak faktor yang berkontribusi pada penumpukan lemak di area perut, dan beberapa di antaranya sering kali diabaikan.

Melansir dari laman Healthline, berikut ini adalah penyebab menumpuknnya lemak perut yang sering diabaikan:

1. Pola Makan

Makanan sangat mempengaruhi berat badan dan lemak tubuh. Kebiasaan makan berlebihan, mengonsumsi makanan cepat saji yang tinggi gula dan lemak, serta kebiasaan makan ketika sedang stres dapat menambah berat badan, termasuk lemak di perut.

Konsumsi alkohol dan minuman manis juga menyumbang penumpukan lemak. Anda dapat menerapkan pola makan sehat untuk mencegah penumpukan lemak di perut.

Baca Juga: Makan Buah Apa agar Kolesterol Cepat Turun? Ini Dia Daftarnya!

2. Gaya Hidup yang Tidak Aktif

Kurangnya aktivitas fisik dan gaya hidup yang cenderung diam, seperti duduk terlalu lama, dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan lemak tubuh.

Disarankan untuk melakukan aerobik intensitas sedang hingga tinggi selama 150-300 menit per minggu, ditambah latihan ketahanan dua kali seminggu.

Bergerak secara rutin dapat membantu mengurangi lemak perut Anda.

3. Stres

Stres kronis meningkatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol ini dapat memicu nafsu makan tinggi, khususnya untuk makanan berkalori tinggi, sehingga menambah lemak di perut.

Stres juga bisa mengganggu kualitas tidur dan mengurangi motivasi untuk berolahraga, yang semuanya berkontribusi pada penambahan berat badan.

Baca Juga: Mengenal Manfaat Dark Chocolate untuk Diet Menurunkan Berat Badan

4. Kurang Tidur

Tidur yang cukup, yaitu 7-9 jam setiap malam, penting untuk mengatur berat badan. Kurang tidur dapat membuat kita cenderung makan lebih banyak di malam hari dan memilih makanan berkalori tinggi.

Pola tidur yang buruk juga memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan, sehingga membuat kita mudah lapar dan berpotensi menambah berat badan.

5. Menopause

Pada wanita, menopause menyebabkan penurunan kadar estrogen yang bisa memicu penumpukan lemak di perut.

Meskipun menopause adalah bagian dari proses penuaan, beberapa intervensi seperti terapi hormon mungkin membantu mengurangi risiko penyimpanan lemak berlebih di area perut.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Buruk yang Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung, Cek di Sini

6. Bakteri Usus Tidak Seimbang

Mikrobioma atau flora usus yang tidak seimbang juga dapat mempengaruhi berat badan dan penumpukan lemak di perut.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi probiotik dapat membantu mengurangi lemak visceral, tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan hubungan ini.

7. Faktor Genetik

Genetik juga mempengaruhi di mana lemak disimpan dalam tubuh, termasuk kecenderungan menumpuknya di area perut.

Beberapa gen mengatur nafsu makan dan pengaturan berat badan, sehingga orang dengan gen tertentu mungkin lebih berisiko memiliki lemak berlebih di perut.

Nah, itulah beberapa penyebab menumpuknya lemak perut yang sering diabaikan. Mengatur pola makan sehat, cukup berolahraga, mengelola stres, dan menjaga kualitas tidur adalah langkah penting untuk mengurangi risiko penumpukan lemak di area perut. Semoga bermanfaat.

Tonton: 6 Aturan Diet ala Orang Jepang Tanpa Menyiksa Tubuh, Penuh Gizi dan Tak Bikin Lapar

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Volatil Jelang Rebalancing MSCI, Ini 3 Rekomendasi Saham Sepekan dari IPOT

Volatilitas IHSG tetap tinggi, terutama pada sesi closing auction yang biasanya menjadi titik utama penyesuaian portofolio passive funds global.

Skincare Sulit Meresap? Ini 4 Tanda Kulit Wajah Butuh Peeling yang Wajib Anda Tahu

Serum mahal tak meresap? Jangan salahkan produknya! Bisa jadi, ini adalah salah satu tanda kulit wajah butuh peeling.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (19/5), Suhu Panas Mencapai 34 Derajat

Udara kabur mendominasi cuaca Jawa Timur besok, Selasa (19/5), diselingi hujan ringan di sejumlah wilayah.

Ingat Bawa Payung, Ini Prakiraan Cuaca Besok (19/5) dan Lusa di Banten

BMKG menayangkan informasi prakiraan cuaca besok, Selasa (19/5) dan lusa untuk wilayah Banten. Berikut ulasannya. 

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (19/5) dan Lusa, Hujan Turun di Daerah Ini

BMKG menayangkan informasi prakiraan cuaca besok, Selasa (19/5) dan lusa untuk wilayah DKI Jakarta. Berikut ulasannya! 

Harga Emas Relatif Stabil di dekat US$ 4.540, Setelah Ambles 4% Pekan Lalu

Kondisi Selat Hormuz yang bergejolak membuat kekhawatiran inflasi tetap tinggi, sehingga meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (19/5), Hujan Turun di Wilayah Ini

Hujan ringan dominasi cuaca Jawa Tengah besok Selasa (19/5), sementara sejumlah wilayah cerah dan berawan.

Promo Indomaret Serba Gratis 14-27 Mei 2026, Beli 1 Gratis 1 Rexona-Kilau Nipis

Cek Promo Indomaret Serba Gratis periode 14-27 Mei 2026 di sini, ada Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Minat Work from Bali Tinggi, Rukita Luncurkan Rukita Mahina Living Kuta Bali

Rukita, salah satu perusahaan proptech di Indonesia, kembali meluncurkan Rukita Mahina Living Kuta Bali. 

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Hari Selasa (19/5) Hujan Disertai Petir

Hujan ringan hingga petir diprakirakan mengguyur sebagian kota dan kabupaten di Jawa Barat besok, Selasa (19/5)