MOMSMONEY.ID - Libur sekolah sering menjadi tantangan bagi orang tua. Di satu sisi, anak punya banyak waktu luang. Namun di sisi lain, mereka juga berisiko menghabiskan lebih banyak waktu di depan gawai dan menjadi kurang aktif bergerak.
Psikolog Anak dari Tiga Generasi Saskhya Aulia Prima mengatakan, masa liburan justru bisa dimanfaatkan untuk memberi anak ruang bereksplorasi melalui aktivitas di luar ruangan. Menurutnya, tidak semua waktu libur perlu diisi dengan les atau kegiatan terjadwal.
"Yang paling dibutuhkan anak di masa libur sekolah adalah ruang untuk bergerak bebas lewat adventurous play. Ini adalah jenis permainan yang sedikit menantang dan seru, seperti berlari bebas atau memanjat, namun tetap dalam kendali," ujar Saskhya dalam keterangan resmi Selasa (23/5).
Ia menjelaskan, aktivitas tersebut dapat membantu anak belajar menghadapi tantangan, mengambil keputusan, hingga membangun rasa percaya diri.
Baca Juga: Anak Bisa Main Gratis di LEGO Playground Grand Indonesia, Pas Buat Libur Sekolah
Bahkan, rasa bosan yang kerap muncul saat liburan juga bisa menjadi pemicu kreativitas anak.
Menurut Saskhya, orang tua tidak perlu terus-menerus mengawasi dari jarak dekat. Sebaliknya, berikan kepercayaan sambil tetap memastikan anak dapat menjangkau orang tua saat membutuhkan bantuan.
"Ketenangan ibu itu menular dan sangat krusial. Kalau kita terlalu mudah cemas atau sedikit-sedikit melarang, anak justru akan menyembunyikan rasa sakit atau lelahnya karena takut disuruh berhenti bermain," jelasnya.
Selain memberi kebebasan bermain, orang tua juga perlu peka terhadap kondisi fisik anak. Saskhya mengingatkan, anak sering kali tidak menyadari dirinya sudah lelah atau kekurangan cairan karena terlalu asyik bermain.
Karena itu, perubahan sikap seperti mendadak rewel, mudah marah, atau terlihat lesu sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai perilaku nakal.
Baca Juga: Cara Hemat Menyiapkan Kebutuhan Sekolah Anak Saat Libur
Kondisi tersebut bisa menjadi tanda awal bahwa anak membutuhkan waktu istirahat dan asupan cairan yang cukup.
Menurut Senior Brand Manager Cap Kaki Tiga Anak Jesica Christianty, banyak orang tua ingin anak lebih aktif selama liburan, tetapi masih dibayangi kekhawatiran terkait cuaca dan kondisi kesehatan anak.
"Kami sangat mengerti dilema yang dihadapi para ibu saat liburan sekolah tiba. Para ibu sadar betul anaknya butuh jeda dari gadget dan ingin mereka aktif bereksplorasi di luar ruangan," katanya.
"Namun, pada saat yang sama, kekhawatiran bahwa anak akan drop atau jatuh sakit akibat cuaca yang tidak menentu kerap kali menghantui," tambah dia.
Karena itu, menurutnya, orang tua perlu menyiapkan kebutuhan anak dengan baik agar mereka bisa menikmati waktu bermain di luar ruangan dengan nyaman selama liburan sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News