MOMSMONEY.ID - Penumpukan lemak di hati perlu diwaspadai karena dapat berkembang menjadi peradangan, kerusakan sel, hingga sirosis. Kondisi ini juga berkaitan dengan gangguan metabolisme, termasuk obesitas dan diabetes tipe 2.
Salah satu kondisi yang berkaitan dengan penumpukan lemak dan peradangan hati adalah metabolic dysfunction-associated steatohepatiti (MASH). Jika terus berkembang, penyakit ini dapat menyebabkan jaringan parut pada hati.
Terkait hal tersebut, analisis tambahan studi STEP UP menemukan penurunan kadar lemak hati pada sebagian peserta obesitas yang menggunakan semaglutide. Obat untuk pengelolaan berat badan ini dipasarkan oleh Novo Nordisk dengan merek Wegovy.
Mengutip Medical Daily, sebanyak 23 dari 26 peserta yang memiliki kadar lemak hati berlebih pada awal penelitian mencapai kadar di bawah 5% setelah 72 minggu. Rata-rata kadar lemak hati kelompok tersebut juga turun dari 8,8% menjadi 3,1%.
Baca Juga: Cuka Apel Pangkas Kolesterol LDL: Trigliserida Naik, Cegah Penumpukan Lemak Hati
“Analisis ini menunjukkan bahwa semaglutide menurunkan lemak hati dan berkaitan dengan kesehatan hati secara keseluruhan yang lebih baik pada orang dewasa dengan obesitas,” kata Dr. Eric Lawitz dari Texas Liver Institute dan University of Texas Health San Antonio dalam siaran pers, Rabu (21/10).
Meski demikian, hasil tersebut belum membuktikan bahwa semaglutide dapat menyembuhkan penyakit hati. Analisis ini melibatkan jumlah peserta yang terbatas dan tidak secara khusus menilai pemulihan peradangan maupun kerusakan jaringan hati.
Yang perlu diingat, penangan lemak hati perlu disesuaikan dengan kondisi setiap orang. Pengelolaan berat badan dan gangguan metabolisme menjadi hal yang perlu diperhatikan, sedangkan pemeriksaan serta penggunaan obat sebaiknya dilakukan berdasarkan rekomendasi tenaga medis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News