MOMSMONEY.ID - Teknologi kecerdasan artifisial atau AI dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai pekerjaan, mulai dari membuat video kreatif hingga menyusun materi pembelajaran.
Salah satu platform yang menawarkan layanan tersebut adalah Pemuda.ai yang resmi diluncurkan pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.
Pemuda.ai memperkenalkan Asmuni (Asisten Pemuda Terkini), asisten AI yang dirancang untuk membantu pengguna, terutama kreator, sutradara, dan pengembang, dalam bertukar ide, berkolaborasi, hingga membuat video.
"Asmuni hadir sebagai rekan kerja virtual bagi para kreator, sutradara, hingga developer untuk memfasilitasi tools kolaborasi, brainstorming, dan kreasi video," kata CEO & Co-Founder Pemuda.ai Djoko Setyanto dalam siaran pers Rabu (29/10).
Ke depan, Asmuni juga direncanakan membantu berbagai kebutuhan di luar industri kreatif.
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat memanfaatkannya untuk merancang strategi penjualan, sedangkan tenaga pendidik bisa menggunakannya untuk menyusun materi ajar yang interaktif.
Baca Juga: Tak Hanya Jawab Keluhan, Begini Perkembangan AI untuk Layanan Pelanggan
Teknologi ini juga diharapkan membantu petani dan pedagang kecil mengoptimalkan kegiatan sehari-hari.
"Kehadiran Asmuni bukan sekadar peluncuran asisten AI biasa, melainkan sebuah bentuk semangat nyata bahwa talenta lokal Indonesia siap melesat lebih jauh dengan dukungan teknologi modern yang dirancang khusus sehingga dapat memenuhi kebutuhan mereka," ujar President Director Prominence Group Edi Sugianto.
Selain Asmuni, Pemuda.ai memiliki layanan Pemuda Studio untuk produksi video berbasis AI, Pemuda Token yang menyediakan akses ke beragam model AI bagi pengembang dan korporasi, serta Pemuda Satria untuk layanan keamanan siber terkelola bagi perusahaan.
Pemanfaatan teknologi tersebut ditunjukkan melalui video remake Sumpah Pemuda yang diproduksi menggunakan Pemuda Studio dan teknologi Pemuda.ai, mulai dari desain visual, pembuatan video, hingga aransemen musik pendukung.
Peluncuran ini juga melibatkan musisi Joshua Matulessy atau JFlow yang menciptakan lagu berjudul “Pemoeda” sebagai lagu tema platform tersebut.
Melalui pengembangan ekosistem AI lokal, Pemuda.ai menargetkan teknologi ini dapat semakin mudah diakses dan dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, termasuk kreator independen, tenaga pendidik, dan pelaku UMKM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News